Bersamaan dengan dirilisnya Mass Effect 3 di PC dan Console, EA juga merilis seri pertama mereka di iOS yang diberi judul Mass Effect Infiltrator. Di PC dan Console seri Mass Effect ini memperoleh sukses yang cukup luar biasa, dan beberapa kali masuk sebagai best RPG di berbagai situs. Lalu bagaimana dengan versi iOS dari seri ini?
Berbeda dengan versi PC atau consolenya, disini pihak EA menggandeng IronMonkey Studios, yang merupakan developer dari Dead Space iOS, untuk mengembangkan game ini. Dalam Infitrator ini, kita berperan sebagai seorang karakter bernama Randall Enzo, salah seorang agent dari Cerberus. Suatu ketika, saat Randall kembali ke markas Cerberus, dia mendapati rencana jahat dari sang “director”, yang juga menculik Inari, teman baik dari Randall. Demi menyelamatkan Inari, Randall memberontak dan sekaligus berusaha menggagalkan rencana jahat dari Cerberus.
Ide dari cerita ini sendiri tidak jelek, namun gagal diterapkan dengan baik. Hampir tidak ada cutscene yang dapat “menyentuh” kita selama permainan, dan dialog antar para karakter sangat terasa membosankan. Jadi bagi mereka yang mengharapkan storyline yang dalam ala Mass Effect dapat diharapkan kecewa, karena dalam Infitrator ini pada dasarnya kita hanya maju dan membunuh musuh sampai akhir!
Mass Effect Infiltrator yang bertipe “Third Person Shooter” (TPS) ini awalnya memiliki kontrol aim yang cukup buruk, dimana kita hanya dapat melakukan auto aim dengan touch pada musuh yang ada (mirip dengan game EPOCH). Namun setelah cukup banyak protes dari gamers, pihak EA memberika update dengan menghadirkan pilihan untuk melakukan touch to aim, atau manual aim seperti game-game TPS di iOS lainnya. Disini Randall juga dapat melakukan cover yang mengingatkan kita pada Gears Of Wars series. Aksi Randall saat melakukan cover serta menembak sendiri diperlihatkan dengan cukup seru.
Pihak developer juga memberikan banyak pilihan armor, weapons serta ability yang dapat kita peroleh disini. Mulai dari Assault hingga Beam. Selain dapat melakukan melee, Randall juga memiliki beberapa kemampuan biotics, seperti “pull”, “leash”, “storm” dan “salvo”. Berbagai weapons dan ability tersebut dapat kita upgrade dengan menggunakan credit. Bagaimana caranya memperoleh credit? Setiap menyelesaikan checkpoint, aksi kita akan dinilai berdasarkan, waktu, health yang tersisa serta style. Semakin bagus nilai kita maka semakin banyak credit yang dapat kita peroleh. Atau kalian juga dapat membeli credit di AppStore.
Aksi dalam Mass Effect Infiltrator ini awalnya akan terasa cukup seru, dimana musuh yang dihadapi cukup bervariasi, dan memerlukan taktik serta senjata yang berbeda-beda untuk melawan mereka. Pihak developer juga menyediakan boss battle bagi versi iOS, sayangnya tidak begitu banyak variasi dari boss battle tersebut. Gameplay dari Mass Effect Infitrator ini sendiri tidak begitu rumit, kita hanya perlu melakukan cover dan menembak musuh pada saat yang tepat, dan terkadang kita juga perlu mengeluarkan kemampuan bionic kita untuk melempar musuh, atau menarik mereka mendekat kita.
Untungnya, disini selain disediakan New Game+, kita juga dapat mengulang checkpoint pilihan kita untuk memperoleh nilai yang lebih bagus. Tentunya ini menambah nilai replaybility dari game ini sendiri, namun setelah beberapa lama, harus diakui, Mass Effect Infitrator ini terasa sedikit monoton dan membosankan. Pihak EA sendiri memberikan suatu hal yang cukup unik untuk menghubungkan versi iOS dengan versi PC atau Console tadi, dimana ketika kita menemukan “intel” dalam versi iOS, kita diberikan pilihan untuk mengupload intel tadi di Mass Effect 3 yang berguna untuk membantu kita membuka ending terbaik dalam game tersebut, atau dapat juga kita tukarkan dengan credit.
Hampir tidak ada unsur RPG yang terasa dari versi iOS ini. Lupakan pilihan dialog yang biasa kita temui di Mass Effect series versi PC atau console, satu-satunya pilihan yang dapat kita pilih di game ini hanya pada moment-moment tertentu, dimana kita diberikan pilihan untuk membunuh atau melepaskan musuh. Dan pilihan kita tersebut tidak akan memiliki efek pada storyline game ini, melainkan hanya merubah warna wajah dari Randall! Efek ini sendiri tidak akan terlihat ketika karakter kita menggunakan helm.
Ketika kita sudah menamatkan game ini, kita dapat memainkan bonus mission, dimana kita akan berperan sebagai Turian, yang berusaha meloloskan diri dari kepungan musuh. Saat menjadi karakter Turian ini, kita tidak dapat melakukan bionic seperti saat kita mengontrol Randall, jadi tingkat kesulitan bonus mission ini terasa lebih sulit.
Grafis dari game ini sendiri terlihat sangat baik. Mulai dari karakter yang ada, baik Randall, Inari, maupun musuh-musuh kita terlihat bagus. Enviroment yang ada, baik saat kita berada di luar ruangan maupun dalam ruangan terlihat indah. Demikian juga animasi saat kita sedang berperang. Sayangnya, grafis tersebut tidak diimbangi dengan voice character serta music yang baik. Apabilan soundtrack dari Mass Effect Infiltrator ini cukup standard, voice character dalam game ini dapat dikatakan sangat buruk! Kita akan sulit menjiwai karakter dalam game ini dikarenakan voice character yang sangat monoton dan membosankan.
Terlepas dari berbagai kekurangan tersebut, Mass Effect Infiltrator menjadi game yang wajib dicoba di iDevice kalian, terutama bagi kalian yang menyukai game bertema action dan shooter. Hanya saja jangan berharap dengan nama besar Mass Effect versi PC atau console, karena kalian mungkin akan kecewa. Anggap saja Mass Effect Infiltrator ini merupakan sebuah game shooter yang terlepas dari seri RPG Mass Effect, maka mungkin kalian akan lebih menikmati game seharga $4.99 ini.
Download Mass Effect Infiltrator – AppStore
GX Scorecard

Gameplay yang seru | Grafis yang menawan | Terdapat pilihan New Game+
Storyline yang buruk | Voice character yang monoton | Tidak ada unsur RPG





















