Developer asal Cina, LeTang kembali menghadirkan seri ketiga dari game arcade action mereka King Fighter dan sekali lagi menyuguhkan sebuah petualangan yang dipenuhi dengan pertarungan seru yang tetap menjadikan gamer sebagai seorang jawara beladiri jalanan.
Jika kamu adalah penikmat salah satu game dari SNK Playmore, pasti akan langsung menyadari dan menemukan adanya kemiripan. Masih ingat KOF atau King of Fighters? Namanya hampir sama bukan? Penampilan karakter utama juga mengingatkan kita kepada Kyo Kusanagi, hanya saja rambutnya bewarna putih dan memakai kostum yang berbeda.

Disini kita berperan sebagai A-Long yang harus menyudahi rencana libur panjangnya lebih cepat karena mendapat misi untuk membongkar jaringan perdagangan narkoba. Sialnya saat melakukan penangkapan ia terkena jebakan licik sang gembong narkoba dan harus merelakan dirinya terkena ledakan dari sebuah paket yang diduga sebagai narkoba.
Tak disangka peristiwa tersebut memberinya sebuah kekuatan aneh yang mampu mengubahnya menjadi lebih kuat dalam kondisi “berserk”. Sehingga membuat aroma balas dendam sekaligus untuk menyelesaikan misinya semakin panas. Tak hanya disitu saja, dalam usahanya yang kedua, A-Long kali ini ditemani seorang partner cantik yang juga telah menyelamatkannya pada misi pertama.

Sama seperti game arcade dari LeTang lain, sistem kontrol King Fighter memiliki 4 tombol pergerakan (d-pad) dan tombol hit untuk mengeluarkan seluruh jurus maut yang dimiliki. Sayang konsep virtual d-pad sedikit cukup mengecewakan, dimana kadang tidak responsif meski menekannya berulang kali. Hal ini tentu membuat kita frustasi melakukan setiap pergerakan apalagi ketika menyelaraskan karakter ke arah musuh untuk memukul mereka. Kita juga tidak diberikan gerakan pertahanan, hanya dapat menghindari serangan saja.
Namun kekurangan tersebut dapat tertutupi dari sisi gameplay. Disetiap chapter menyuguhkan banyak pertarungan dengan jurus-jurus pukulan dan tendangan ampuh dari karakter utama. Selain itu juga kita dapat mengeluarkan berbagai combo hanya dengan menekan satu tombol saja dan semakin lebih perkasa lagi saat berada dalam kondisi berserk, setiap serangan akan lebih mematikan meski masih rentan terhadap serangan musuh.

Entah bagaimana penilaian kamu, tapi saya sangat suka dengan gaya grafis yang dibawa game ini, mengingatkan saya pada era pertengahan tahun 80-an hingga awal tahun 90-an. Ya, game bergaya 2D side scrolling berjaya kala itu. Jangan meremehkan atau merasa bahwa era keemasannya telah habis, buktinya banyak pihak merindukan sensasi memainkannya kembali di masa kekuasaan game 3D. Well, mari kita bernostalgia!
Dari segi atwork tidak terlalu buruk, mengingat grafis 2D yang dibawanya. Sentuhan animasi serta efek ditampilkan baik setiap pergerakan atau serangan yang dikeluarkan, meski kita akan melihatnya berulang kali tanpa perbedaan. Tapi tak apalah, namanya juga game fighting, tanpa dihasi efek tersebut tentu grafis game akan totally garing.

Titik lemah dari game ini adalah sound. Seluruh pukulan dan tendangan setiap serangan yang mendarat ke tubuh masing-masing pihak memiliki efek suara yang berbeda atau suara teriakan saat karakter terluka, yah itu biasa. Backsoundnya pun terdengar payah dan terlalu monoton, membosankan. Setidaknya pengembang mampu memberikan sentuhan akhir lebih.
Sementara itu mode game yang ditawarkan tidak hanya terpaku pada menghabiskan setiap chapter saja, disini kita juga bisa memilih tantangan timing mode atau endless mode. Dimana pada mode ini kita bisa bermain menantang waktu atau seberapa kuat kita mempertahankan nyawa yang dimiliki. Ini menjadi salah satu nilai tambah dalam game ini.

Berbicara pada teks sebagai dialog antar karakter, pengembang menguasai bahasa Inggris terlalu bagus sehingga kita akan sering menemukan ejaan dan tata bahasa. Well, secara keseluruhan, King Fighters III termasuk dalam kategori permainan yang cukup menyenangkan terutama melalui suguhan pertempuran dalam petualangan dengan banyak pertunjukan keterampilan seni bela diri.
GX Scorecard

Banyak combo, Berserk mode, Game gratis, 2D side scrolling!
D-pad virtual tidak responsif, Tidak sepenuhnya ide baru, Tidak bisa menangkis serangan












![Gran Turismo 6 720p60.mp4_snapshot_02.09_[2013.05.19_11.14.28]](http://i1.wp.com/gamexeon.com/wp-content/uploads/2013/05/Gran-Turismo-6-720p60.mp4_snapshot_02.09_2013.05.19_11.14.28.jpg?resize=300%2C170)


