Minggu lalu salah satu game bergenre puzzle buatan Plastic, developer Polandia berjudul Datura telah muncul eksklusif untuk PSN. Setelah sebelumnya mereka juga pernah membuat game dengan gameplay yang cukup aneh berjudul Linger in Shadows 4 tahun yang lalu, kini mereka kembali dengan game yang sebenarnya bisa dibilang tidak sepenuhnya aneh. Konsep ceritanya sedikit unik dan.. masih dengan gameplay yang aneh. Lalu pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh developer game ini melalui cerita atau gameplay yang ditawarkan? Lebih lengkapnya yuk simak ulasannya berikut ini.
STORYLINE
Jika menilik dari judulnya, Datura sebenarnya merupakan sebuah nama tanaman yang cukup berbahaya jika sampai terkonsumsi oleh makhluk hidup, terutama manusia. Datura sendiri memiliki kandungan zat yang beracun yang mampu membuat korbannya mengalami halusinasi sehingga tanaman ini dikelompokkan ke dalam tanaman sejenis halusinogen. Lalu apa perannya dalam game dengan judul serupa?
Dimulai dari dalam sebuah mobil ambulans, kamu melihat dirimu sedang terbaring lemah, dengan alat detektor detak jantung di dada ditemani oleh seorang suster yang sedang sibuk memeriksa peralatan medis untuk memonitor kondisimu. Setelah kamu berusaha melepas alat detektor, alat detektor detak jantung pun bereaksi dan membuat suster mengira jantungmu melemah. Ia pun menggunakan defibrillator dan menyuntikkan suatu serum ke dadamu hingga pada akhirnya dirimu terperanjat dan terbangun di sebuah hutan (atau taman?) yang emm… bisa dibilang cukup menyeramkan.
Hutan tempatmu berada dipenuhi oleh daun-daun yang berguguran dengan sedikit kabut dan musik yang seram. Kamu bingung berada di mana dan apa yang harus kamu lakukan. Kamu berjalan tertatih ke depan sambil memandang suasana sekeliling yang dipenuhi lautan daun berwarna kecoklatan, ranting-ranting pohon seolah-olah ingin mencolek tubuhmu. Sesekali kamu melihat tanaman bunga Datura sepanjang jalan di tengah hutan yang kian lama kian menyeramkan.
GAMEPLAY
Terdapat berbagai macam puzzle yang nantinya akan kamu pecahkan. Tiap objek puzzle akan ditandai dengan kerumunan lalat, kupu-kupu, atau ngengat, yang menunjukkan bahwa kamu dapat berinterksi dengan objek-objek tersebut. Setiap puzzle seketika itu juga akan membawamu ke tempat yang sungguh berbeda dari tempatmu berpijak sekarang. Seolah-olah kamu sedang mengalami halusinasi dan mulai mengalami berbagai hal yang ganjil. Dalam setiap pengalamanmu “melayang” itu akan selalu ada dua pilihan, apakah kamu akan melakukan tindakan moral yang baik atau buruk? Itu semua tergantung pada keputusanmu. Memilih jalan yang baik akan berdampak pada situasi hutan yang lebih cerah dan makin dipenuhi dengan kupu-kupu. Sedangkan sebaliknya, pilihan berbuat buruk akan berdampak pada dipenuhinya hutan oleh lalat dan kabut tebal yang semakin membuat kabur perjalananmu.
Selain itu game ini memiliki isu yang cukup serius dengan masalah kendali. Selain menggunakan tombol biasa pada gamepad, game ini juga memanfaatkun fitur sixaxis sebagai fitur kendali untuk memecahkan beberapa puzzle. Game ini juga mendukung PS Move, namun banyak yang mengeluhkan masalah kontrol meskipun telah melakukan kalibrasi berulang kali, pengendalian tangan belum dapat bekerja secara maksimal.
GRAPHIC
Meskipun berkarakter gambar kartun, sebenarnya kualitas grafis lingkungan hutan di game Datura digarap dengan cukup apik. Tidak hanya itu situasi tempat dimana kamu mengalami halusinasimu pun juga cukup detil. Hampir semua lokasi dirancang dengan kesan suram dan gelap, sehingga mampu menambah kengerian dan kebingungan dalam memainkan game ini. Hanya saja meski memiliki grafis yang cukup bagus, game ini mengalami penurunan framerate di beberapa tempat dan adegan. Yang terasa lebih aneh lagi tak lain adalah salah satu tangan yang kamu gerakkan adalah tangan tanpa tubuh atau terpisah dengan badan. Hal ini sendiri membuat gue bingung apakah karakter gue ini manusia? Hantu? Atau manusia yang sedang berhalusinasi sehingga apa saja mungkin terjadi (bahkan potongan tangan yang bisa melayang)?
SOUND
Komposisi musik dan efek suara yang pas dan tepat mampu membuat gue sedikit bergidik ngeri ketika harus menjelajahi hutan dengan lautan daun yang berguguran ditemani oleh ngengat-ngengat dan burung-burung gagak yang hinggap kesana-kemari. Selalu terbersit apa yang nantinya mendadak muncul dan bikin kaget jantung sampai-sampai nantinya gue harus ketemu dengan suster di dalam ambulans betulan lagi. Haha.
REPLAYABILITY
Jangan terlalu berharap untuk dapat memainkan game ini berulang kali. Pengalaman bermain yang diberikan tidak terlalu banyak. Di samping untuk mendapatkan trophy, hanya ada dua akibat dengan memainkan game ini dengan dua jalur berbeda seperti yang pernah disinggung di atas, memilih untuk berada di jalur perbuatan baik atau sebaliknya. Hanya itu saja, tidak lebih. Lama permainannya sendiri tergolong pendek memang. Mungkin akan lebih baik jika game ini dimainkan oleh lebih dari dua orang, setidaknya permainan akan terasa berjalan lebih lambat dan nikmat jika ada teman yang menemani kita bermain, karena pastinya akan terpotong dengan bermacam obrolan dan pertimbangan ini-itu sebelum melanjutkan permainan :p
CONCLUSION
Datura memiliki pesan moral yang cukup unik meskipun tetap sederhana, yaitu berbuat baik atau buruk. Namun yang berbeda kali ini apakah kita mampu memilih salah satu dari kedua pilihan tersebut ketika kita sedang berada dalam kondisi berhalusinasi. Bisa saja yang kita anggap baik ternyata percuma karena ini hanya sebuah halusinasi, jadi berbuat buruk pun tak apa. Namun bagaimana jika kita memilih untuk berbuat buruk dan ternyata perilaku tersebut berdampak pada orang lain dan diri sendiri di kehidupan sebenarnya? Apakah kita akan menyesal karena telah memilih untuk tidak berbuat baik?
Lalu apakah sebenarnya artikel ini nyata atau tidak? Atau gue yang menulis dan kalian yang membaca hanyalah sedang berhalusinasi? Hanya satu hal yang pasti, saldo gue di PSN telah berkurang $7,99 (berhubung gue member PS+) atau kalian juga mau ikut “menyumbangkan” $9,99 bagi kalian member PS biasa untuk permainan yang kurang begitu berarti? Baik buruknya semua terserah pada kalian, karena ini adalah D-A-T-U-R-A.
GX Scorecard

Grafis cukup bagus | Komposisi musik dan efek suara yang pas
Framerate drop | Masalah kontrol yang sulit | Puzzle terlalu mudah | Cerita terlalu pendek & kurang maksimal | Terlalu mahal dibanding dengan kualitas game secara keseluruhan



























saya suka game puzzle, nanti klo ada kesempatan mungkin mau coba ah..
eniwei,
"Yang terasa lebih aneh lagi tak lain adalah salah satu tangan yang kamu
gerakkan adalah tangan tanpa tubuh atau terpisah dengan badan. Hal ini
sendiri membuat gue bingung apakah karakter gue ini manusia? Hantu? Atau
manusia yang sedang berhalusinasi sehingga apa saja mungkin terjadi
(bahkan potongan tangan yang bisa melayang)?"
Asli, ngakak banged =))
Mau coba pake gamepad atau PS Move nih? Haha.
Hati-hati, nanti kalau main game ini jadi bingung membedakan mana realita dan halusinasi. :p
jelek yah… gak wajib beli ini.
)
Iya, harganya ngga sebanding dengan kualitas gameplay. Saldo PSN bisa dialihkan ke game lain yang lebih bagus.