
Quick Time Event, atau yang biasa dikenal sebagai QTE mengijinkan developer menyajikan adegan-adegan spektakuler pada gamer tanpa sepenuhnya mengisolasi gamer dari unsur gameplay. Teknik penyajian QTE yang baik dapat membuat game menjadi semakin menarik (seri Uncharted) dan bila disalah gunakan dapat mengganggu kenikmatan bermain game (Ninja Blade).
Asura’s Wrath merupakan game yang sepenuhnya berdasarkan pada QTE, bagaikan tayangan anime yang interaktif.
Story
Asura’s Wrath mengisahkan perjalanan hidup seorang Demigod bernama Asura yang tergabung dalam Delapan Jendral Pelindung dan bertugas untuk melindungi Gaea (planet dimana manusia hidup) dari kekuatan jahat yang dikenal dengan Gohma. Perjuangannya tidaklah mudah karena dia sampai di fitnah, kehilangan istri dan anak, serta terpendam dalam neraka selama 12 ribu tahun.
Kemurkaan Asura terus meningkat, dan bersamaan dengan itu dia pun semakin kehilangan arah. Lupa apa yang menjadi penyebab amarahnya.
Plot yang kamu hadapi akan terus berpusat pada kemurkaan Asura yang dikemas dalam paket yang membuat pemain peduli dan ikut merasakan amarah Asura. Berbagai kisah moral mengenai “Apakah ada yang namanya kebenaran absolut”, kasih sayang, dan dilema yang dihadapi ketika seseorang memutuskan untuk mengotori diri demi berjuang menyelamatkan dunia menjadi pendorong plot untuk terus maju.

Presentasi
Asura’s Warth disajikan selayaknya seri Anime yang dibagi dalam beberapa episode yang ditayangkan dalam beberapa season. Tiap selesai episode akan ada tulisan “bersambung” dan dilengkapi dengan tayangan “preview” untuk episode selanjutnya. Pada akhir season akan ada “ending” yang dilanjutkan pada episode di season berikutnya. Seperti Anime, Asura’s Wrath juga memiliki “fan service” untuk cuci-mata lengkap dengan Achievement/Trophy.
Pemilihan CyberConnect2 untuk menggunakan presentasi seperti tayangan Anime sangat tepat untuk Asura’s Wrath. Unsur gameplay yang dipenuhi QTE menjadi terasa sesuai dan cerita yang sangat-amat-lebay menjadi dapat diterima dengan baik. Buang pemahamanmu mengenai fakta dan logika yang ada di duna nyata dan terimalah apa yang disajikan Asura’s Wrath untuk menikmati game ”anime interaktif” yang sangat-amat-lebay ini.

Gameplay
Istilah “Anime Interaktif” mungkin membuatmu skeptis dengan gameplay yang ditawarkan Asura’s Wrath dan bertanya-tanya apakah mungkin dapat menyajikan gameplay berbobot yang memuaskan. Kabar baik, karena ternyata Asura’s Wrath memiliki gameplay yang memuaskan dan variatif meski repetitif.
Secara umum sisi gameplay Asura’s Wrath terbagi dalam sisi “game aksi” dan “anime interaktif”. Disini CyberConnect2 berhasil membuat adanya hubungan harmonis antara sisi game dengan tayangan anime. Kamu akan bertarung secara konvensional dengan mengendalikan Asura (nanti ada karakter lain), melompat, memukul, dan mengumpulkan meteran Burst untuk serangan maut yang dapat langsung terhubung dengan pertarungan berbentuk QTE dan “mini cutscene interaktif” keren. Ketika dalam “cutscene interaktif” akan disajikan QTE yang ketika tombol ditekan akan memberikan tayangan yang sesuai dan efek yang memuaskan. Kemudian ada gameplay lain seperti tembak-tembakan sambil terbang dan naik motor di luar angkasa. Berbagai variasi gameplay ini akan berkali-kali digunakan dalam berbagai episode dan season, agak membuat bosan tetapi eksekusinya selalu bagus sehingga tetap memuaskan.
Sisi gameplay dan cutscene terhubung dengan baik sehingga tiap bagian tidak terasa sebagai sesuatu hal yang lepas, tetapi menjadi satu kesatuan gameplay. Seperti ketika sedang seri bertarung tiba-tiba ada adegan musuh melakukan monolog, menjelaskan rencana jahatnya bla bla bla bla bla. Kamu bosan mendengarnya? Tekan (B) untuk langsung mengeluarkan pukulan maut dan membuatnya terpental.

Graphics
CyberConnect2 memilih untuk menampilkan Asura’s Wrath dengan gaya tampilan seperti animasi 3D lebay yang dilengkapi dengan garis-garis keras seperti gambaran tangan. Cowok dengan otot sangat besar, cewek dengan… ehm, pokoknya besar-besar deh sampai ada musuh yang sebesar planet.
Secara keseluruhan kualitas gambar yang disajikan konsisten bagus dengan minim tearing dan frame-rate stabil di 30fps. Tetapi tetap ada beberapa area yang sepanjang layar terlihat memiliki resolusi rendah dengan karakter yang detil berdiri diatasnya, sangat mencolok. Kemudian ketika dalam mode permainan aksi klasik selalu tampil adanya sobekan (tearing) yang untungnya tidak mencolok karena palet warna Asura’s Wrath yang tidak mencolok.
Berbagai efek visual dan animasi yang disajikan seperti efek jurus, “mantra”, dan animasi wajah maupun animasi karakter bisa mengimbangi ke-lebayan yang diusung Asura’s Wrath.
Audio
Asura’s Wrath memiliki suara karakter dalam bahasa Jepang dan Inggris yang sama-sama bagus sehingga suara apapun yang dipilih akan tetap sesuai dengan keseluruhan presentasi meskipun akan ada perbedaan kesan yang diberikan dari suara bahasa Inggris dan Jepang. Seperti pada anaknya Asura, suara Inggris memberikan kesan karakter cewek yang kuat dan lembut sedangkan pada suara Jepang (Kugimia Rie) dia berkesan imut dan berani. Sangat disayangkan untuk suara Jepang tidak disajikan dengan gerakan mulut yang sesuai, meskipun bila sudah terbiasa tidak terasa mengganggu karena gaya presentasi “anime” yang disajikan.
Perhatian kualitas juga dicurahkan pada sisi musik dan efek suara. Sepanjang permainan akan muncul berbagai efek suara dari aksimu yang diiringi oleh berbagai musik atmospheric yang mudah dilupakan tetapi membawa berbagai emosi seperti kesedihan seorang ayah yang kehilangan anak dan istrinya, dan keangkuhan makhluk ketika memiliki kekuatan besar. Buat yang suka musik ikonik juga dimanjakan karena Asura’s Wrath memiliki musik seperti Wild West dan Star Wars.
Replayability
Biasanya orang setelah selesai menonton film, anime, bioskop maka sekali tamat maka sudahlah tamat, bila menonton lagi mungkin karena diajak teman atau untuk “nostalgia” saja. Lalu bagaimana cara CyberConnect2 membangun replayability pada Asura’s Wrath yang memiliki penyajian seperti anime?
Cheat. Yups, CyberConnect2 menggunakan cara curang untuk menambah Replayability yaitu dengan menutup ENDING asli dari game dan baru terbuka setelah mendapatkan 5 ranking S di episode sebelumnya.
Selain Cheat, CyberConnect2 juga menyediakan unlockables seperti gambar-gambar, tayangan-tayangan, dan berbagai pernak-pernik lain yang bisa dibuka dengan mendapatkan peringkat S dan kegiatan tertentu dalam game.

GX Scorecard

Anime interaktif yang keren
Nggak diberikan insentif kuat untuk mengulang episode

















