OUYA, salah satu project ambius dari beberapa developer games, saat ini sudah masuk dalam proses mencari dana, melalui sumbangan via situs Kickstater, situs yang selama ini terkenal membantu para developer mencari sumbangan bagi project mereka.
Lalu apa sebenarnya OUYA tersebut?
Bagi yang belum mengetahui, OUYA merupakan sebuah console yang dikembangkan, berbasiskan OS Android. Hal tersebut berarti para developer tidak perlu membeli lisensi ataupun SDK yang mahal untuk membuat sebuah game. Dan karena menggunakan Android, maka diharapkan sudah cukup familiar dengan para developer, walaupun bukan berarti OUYA merupakan porting dari Android.
Hal menarik lainnya, pihak pengembang mewajibkan, semua game yang ingin hadir dalam console tersebut harus memiliki sebagian free gameplay. Seperti adanya demo dengan pilihan membeli full upgrade untuk mengakses gameplay sisanya, atau bisa juga bersifat freemium, dimana game itu sendiri gratis, namun gamer dapat membeli in-game items.
Console ini sendiri memiliki desain controller yang mirip dengan controller Xbox 360, dan juga direncanakan akan ada touchpad yang mensupport console ini bagi game-game tertentu. Berikut daftar spesifikasi OUYA yang berhasil kami peroleh.
- Tegra3 quad-core processor
- 1GB RAM
- 8GB of internal flash storage
- HDMI connection to the TV, with support for up to 1080p HD
- WiFi 802.11 b/g/n
- Bluetooth LE 4.0
- USB 2.0 (one)
- Wireless controller with standard controls (two analog sticks, d-pad, eight action buttons, a system button), a touchpad
- Android 4.0
Masih kurang tertarik? Jangan kuatir, pihak developer masih mempunyai hal lain yang dapat merayu kalian, dimana mereka berencana akan menjual console ini dengan harga $99! Sangat menggiurkan bukan?
Console ini sendiri dikembangkan oleh Julie Uhrman, mantan staf dari IGN, Ed Fries, yang juga merupakan co-creator dari Xbox, Muffi Ghadiali yang bekerja di Amazon dan turut merilis Kindle, serta Yves Behar, designer dari One Laptop Per Child.
Untuk memulai project ini, mereka membutuhkn dana sekitar $950.000. Dan hingga berita ini ditulis, dana yang terkumpul sudah melebihi $330.000, cukup menakjubkan mengingat project ini baru beberapa saat muncul di Kickstater.















ane udah baca di kickstarter, "Hacker Welcome?!?".
Bro, hacker akan mencoba bikin aplikasi buat games yang berbayar jadi gratiss. Hal ini pasti akan membuat developer game rugi besar.
hm… apakah kamu tau bahwa sebagian besar game android itu geratis ?
maksudnya Hacker pada konteks ini bukan yang membobol games buat jadi games bajakan. Tapi para pembuat Home-brew
Jadi perangkat ini bebas di modif suka suka hehehehe….
Konsol kayak gini tetep bisa laku kok, jaman sekarang bikin game mobile yang sifatnya freemium aja. Jadi gamenya gratis, tapi konten di dalamnya bayar, macam game game mmorpg/facebook gitu.
Secanggih2nya suatu platform, game bayar pasti ujung2nya bisa di bajak, tapi tidak dengan konten2 premiumnya. Minusnya ya harus online terus, gitu aja sih… Jaman udah canggih, online everytime bukan jadi halangan apalagi kalo sekedar buat autentifikasi data game.