url yang dibaca ".$url."
01_Keep Calm and HD Gaming

Gamer, Nostalgia, dan Game Remaster

Jika membaca judul di atas, apa yang terlintas di pikiranmu? Kembali memainkan koleksi game lawas, atau terjebak dalam keinginan untuk melihat game favorit ke dalam versi tampilan yang lebih baik, atau lebih sering kita kenal sebagai versi remaster? Keduanya sama-sama benar. Seringkali kita jumpai sebuah sekuel dari judul game yang awalnya menarik, namun seri berikutnya tidak sesuai dengan harapan. Banyak faktor yang menjadi penyebab hal ini. Bisa jadi memang kualitas game baru yang ditawarkan tidak mampu memenuhi keinginan gamer saat ini. Atau bisa saja konsep yang ditawarkan dianggap sudah usang.

Hal yang demikian membuat developer menjadi berpikir keras dan bahkan terkadang ragu untuk membuat game dengan konsep yang masih segar dan baru. Terlalu riskan bagi mereka karena target pasar belum teruji apakah gamer sekarang benar-benar menginginkan konsep game yang demikian. Otomatis dari keadaan yang seperti itu salah satu jalan keluar yang dimiliki oleh developer dan publisher adalah membuat versi remaster dari sebuah game. Mungkin kalian lebih familiar dengan istilah “HD Collection”.

02 Pong HD Remastered Comic Gamer, Nostalgia, dan Game Remaster

Seperti biasa, terdapat dua pandangan akan hal ini, pro dan kontra. HD Collection bisa jadi hal positif sekaligus menjadi bumerang baik dari sisi developer/publisher maupun dari sisi gamer itu sendiri. Bagaimana bisa?

PANDANGAN DEVELOPER

03 Okami HD Remastered Gamer, Nostalgia, dan Game Remaster

Dari sisi developer, langkah ini menjadi salah satu pilihan yang harus diambil kalau ingin membuat dapur tetap “ngebul”, karena untuk membuat sebuah IP game baru memang butuh dana yang besar. Jika developer pernah trauma untuk membuat game dengan konsep baru karena kurang laku di pasaran, maka merilis game versi remaster tentunya menjadi solusi “iseng-iseng berhadiah”. Dengan mencoba merilis kembali game yang pernah laris di masanya ke dalam versi remaster, maka developer dan publisher pun dapat sekaligus melakukan survey pasar. Jika ternyata game remaster mereka laris manis di pasaran, lalu mengapa tidak mereka jadikan sebagai lahan alternatif baru untuk memperjualbelikan game remaster? Toh banyak juga gamer yang membeli.

Namun apa akibatnya jika rasio game remaster yang dirilis tidak sebanding atau lebih banyak dibandingkan game baru? Tentunya hal ini akan mempengaruhi reputasi dari developer dan publisher yang bersangkutan. Publisher memang menuntut developer untuk memproduksi judul game yang mampu menjual, sesuatu yang memiliki kekuatan merk. Memang hal yang lumrah. Lalu yang jadi pertanyaan sekarang adalah: “Mengapa kita juga tetap membeli game remaster?”

PANDANGAN GAMER

04 The ICO and Shadow of the Colossus HD Remastered Gamer, Nostalgia, dan Game Remaster

Karena dengan masih banyaknya minat gamer akan game HD remaster, kita secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa game yang pernah terkenal dengan judul menjual lebih banyak terjual dibanding game dengan konsep ide yang masih segar yang belum tentu menjamin akan laris di pasaran. Bagi gamer kolektor maupun hardcore fans, mereka punya pendapat tersendiri. Memang menyenangkan melihat game favorit dengan grafis berkualitas standar dirilis kembali ke dalam resolusi HD dan dapat dimainkan pada konsol terbaru yang kita miliki. Sebut saja seperti seri Metal Gear Solid, Devil May Cry, atau The ICO and Shadow of the Colossus. Fans mana yang tidak akan membeli versi HD remaster game tersebut?

Sebetulnya budaya ini tidak murni dipengaruhi dari dunia game saja. Mungkin masih ingat beberapa kartun klasik atau acara TV jaman dulu yang kembali dikemas dalam format HD? Terlebih jaman sekarang segala sesuatu yang berbau retro kembali populer, maka tidak heran budaya ini juga menjangkiti dunia game. Kembali pertanyaan terbersit dalam benak: “Apakah budaya yang kita lakukan ini buruk?”

Membeli game remaster tidak ada bedanya seperti membeli versi Blu-ray dari film favorit kita. Apa salahnya membeli versi remaster game favorit kita dan kembali bernostalgia akan serunya bermain game tersebut dengan kualitas yang lebih baik? Tidak ada yang bisa melarang gamer untuk terus membeli game remaster, begitu juga kita juga tidak bisa menyalahkan developer untuk menjual game-game tersebut.

TIDAK ADA YANG SALAH DENGAN NOSTALGIA

05 Zone of The Enders PS3 360 HD Gamer, Nostalgia, dan Game Remaster

Tidak ada salahnya mencoba kembali bernostalgia dengan game favorit yang pernah jaya di masanya. Yang salah adalah jika nostalgia kita dirusak oleh game remaster yang justru merusak ciri khas dan memiliki kualitas yang lebih buruk dibanding versi originalnya. Kalaupun kita melewatkan game baru yang bagus karena lebih sering memainkan game remaster, mungkin kita akan beruntung untuk memainkan versi remaster game tersebut pada konsol generasi berikutnya. Kalau kamu diberi kesempatan untuk memilih, game apa yang kamu harapkan untuk dibuat remasternya?

1195
Author: Denny Aryadi
Denny Aryadi a.k.a. simplydenny is Gamexeon author and member. Have special interest in video game development. Keep up with pictures of the latest Gran Turismo 5's car photography he’s been taken by following him on Twitter or Facebook. Keep calm and happy gaming!
url yang dibaca ".$url."
SUDAH ADA 10 COMMENT. TAMBAHKAN COMMENTMU DISINI
url yang dibaca ".$url."
url yang dibaca ".$url."

Switch to our mobile site

79 q 0.907