Wong Iseng series: Simple Breathtaking Beam Light (3D)
Buat kamu yang pernah liat tembakan laser utamanya Macross, atau Ideon Gun, hampir pasti terkagum-kagum dengan kedahsyatan daya penghancur dan cahayanya. Dalam tutorial kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara pembuatan Beam sederhana seperti itu.
Pertama-tama, bukalah 3D Studio Max milik anda (kalo bisa versi 6 keatas). Belum punya? Beli dulu sana, yang original ya
Di bagian kanan layar, secara default, terdapat panel Geometry. Buka list box yang menunjukkan tulisan 'Standard Primitives', dan ganti menjadi 'Extended Primitives'.
Pilih Capsule, lalu bentuk secara sembarang di layar. Sebagai patokan, saya memakai radius 10 dan Height 25. Parameter yang lain tidak saya ubah.
Buka Material Editor (shortcut M), lalu pilih satu bola material kosong sembarang. Ubah namanya jadi Beam. Ubahlah kotak warna Diffuse jadi warna merah menyala. Centang box Color pada tab Self-Illumination, lalu ubah warnanya menjadi warna cahaya beam kesukaan anda, tapi untuk standar tutorial, saya pakai oranye. Terakhir, pilih Material ID Channel dan ubah nilainya jadi 1 (posisinya silahkan lihat di gambar berikut).
Bila sudah, pakaikan Material tersebut dengan cara Drag-and-Drop ke model capsule yang sudah kita buat sebelumnya. Anda bisa mencoba melihat hasil Rendernya dengan cara menekan Shift+Q .
Hasilnya jauh dari memuaskan? Sabar dulu, kita masih separuh jalan
Selanjutnya buka kotak dialog Video Post, melalui tab Rendering->Video Post.
Pilih Add Scene Event, lalu pilih Perspective dari list box paling atas. Selanjutnya centang Scene Motion Blur. Tekan OK.
Pilih Add Image Filter Event, lalu pilih Lens Effects Glow dari list box paling atas. Tekan tombol Setup. Pada layar dialog Lens Effect Glow, matikan check box Object ID, dan centang check box Effects ID (yang nilainya 1, ingat, tadi materialnya kita kasih ID 1 juga kan?). Tekan OK.
Terakhir, pilih Add Image Output Event. Tekan tombol files, lalu pilih format gambar akan dirender, nama filenya, dan lokasi savenya. Saya memakai format JPG dengan nama file Beam, lokasi terserah anda menentukan sendiri tempatnya. Tekan Save, lalu OK.
Anda sudah selesai! Untuk melihat hasilnya, tekan tombol Execute Sequence (yang gambarnya orang berlari) untuk melihat hasil cahaya beam. Pada bagian Time Output, pilih single saja karena kita cuma ingin me-render 1 gambar. Ukuran gambar terserah anda. Bila sudah, silahkan di Render.
Btw, harap diingat kalau render biasa (Shift+Q) tidak akan menghasilkan effect beam yang diinginkan. Untuk melihatnya, anda harus selalu melalui Execute Sequence yang ada di Video Post.
Voila, udah jadi bola bercahaya!!!
"....bola bercahaya?! So what gitu loh??"
Err, mungkin kalo baru bola bercahaya kurang keren ya? Kutambahin dikit deh.
Tekan tombol Auto Key yang ada di bagian bawah (dekat gambar Kunci), setelah aktif, tekan tombol bergambar Kunci sekali. Geser slider waktu ke angka 20, lalu tekan tombol Kunci sekali lagi. Sekarang anda pergi ke Modify Panel di kanan atas, lalu ubah Heightnya jadi 250.
Kembali ke layar Video Post, klik beam.jpg (Image Event Output yang anda buat tadi), lalu ganti tipe Files yang disimpan menjadi .avi, format kompresinya terserah anda.
Tekan Execute Sequence lagi. Sekarang pada Time Output, pilih Range, lalu ubah nilai yang 0 dan 100 menjadi 0 dan 20. Pilih Render. Mungkin butuh waktu sebentar sampai semua render selesai.
Voila, jadilah tembakan beam yang memanjang!!!
"...that's it?! Apa gunanya gambar gak jelas gitu?"
Hmm, bener juga sih. Silahkan gabungin beam tersebut dengan model robot atau pesawat angkasa kesukaan anda. Jadi begini...
"What the?! Jadi keren!!"
Yup. Kalo anda mau, gabungin juga dengan
tutorial Cast Off dari om ArYA untuk menggambarkan tanahnya yang terkena efek beam

Jadi begini...
What next?
Ini baru dasar yang simpel buat bikin Beam effect. Banyak sekali parameter yang bisa teman-teman coba diutak-atik untuk menghasilkan efek yang lebih unik dan menarik. Selamat mencoba!