Perkembangan dunia video games tentu tak lepas dari peran serta media massa, majalah merupakan media favorite yang paling jitu dalam mem-blow up segala macam informasi seputar dunia video games. Didalam sebuah majalah game pada umumnya dilengkapi dengan berbagai fitur content yang diburu para gamer misalnya : News, Preview, Review, Walktrough, guide serta artikel-artikel menarik lainnya. Tidak mengherankan jika majalah game masih sanggup bertahan hingga saat ini.
Seiring perjalanan waktu, kemajuan teknologi, khususnya dibidang internet ikut membawa dampak terhadap industri majalah game. Informasi tiada batas begitu mudah diakses. Apapun informasi yang kita inginkan, dalam hal ini informasi seputar dunia video game bisa didapatkan dengan sangat mudah. Situs-situs games tumbuh dan berkembang bagaikan jamur di musim hujan. Majalah-majalah game luar negeri pun semakin mudah didapatkan dengan cara mendownload versi scan PDF file pada situs-situs torrent maupun situs-situs sharing. Hal semacam ini tentu sedikit banyak akan mempengaruhi perkembangan industri majalah games dan memberi dampak buruk kepadanya.
Di Indonesia sendiri perkembangan majalah game pernah berjaya pada masanya. Sekitar awal tahun 2000, bermunculan berbagai macam majalah game. Majalah majalah ini ada yang terbit 2 (dua) mingguan, 3 (tiga) mingguan dan satu bulan sekali. Dengan harga Rp. 10.000,- hingga Rp. 15.000,- pada waktu itu. Namun dampak krisis ekonomi yang menghantam tanah air membuat industri ini terpaksa menaikan harga jual karena pengaruh kenaikan bahan kertas dunia. Satu persatu majalah-majalah ini tidak turun cetak lagi, namun hingga saat ini masih ada beberapa yang masih sanggup bertahan.
Saat ini di Indonesia, majalah-majalah game dijual pada kisaran harga Rp. 30.000,- an. Harga yang lumayan mahal bagi sebagian gamer berkantong pas-pas-an dinegeri ini. Ditambah derasnya dan mudahnya mengakses arus informasi di Internet membuat industri majalah di Indonesia mengalami kelesuan. Hingga saat ini majalah game yang beredar tinggal sekitar 5 (lima) jenis saja. Itupun mereka harus berjuang untuk bertahan terhadap kenaikan harga disaat krisis ekonomi global melanda dunia saat ini. Beberapa majalah bahkan telah mempertipis halamannya untuk mengatasi hal ini.
Target pasar majalah juga mengalami perubahan, jika awalnya ditujukan untuk semua kalangan gamer kini dibagi menjadi dua kelompok, untuk gamer konsol maupun gamer PC. Dan pada umumnya yang masih setia terhadap media ini adalah gamer muda yang tidak atau belum mempunyai jaringan internet dirumahnya. Sementara kalangan PC gamer dan Online PC gamer tentu lebih menguasai informasi karena dunianya yang tentu dekat dengan internet. Sedangkan bagi gamer konsol dan PC membeli majalah kadang dikarenakan beberapa hal diantaranya :
1. Bonus menarik dari majalah.
2. Malas translate walkthrough atau guide games yang berbahasa inggris.
3. Game-game favoritenya yang dibahas tuntas di majalah.
4. Dan lain sebagainya.
Content atau isi majalah kadang seringkali merupakan hasil translated saja dari sumber informasi yang beredar di situs-situs games mancanegara. Bahkan kadang menjadi terlambat informasi tersebut karena keterbatasan pada jadwal penerbitan sehingga menjadi kurang aktual bagi sebagian kalangan gamer. Hal ini menjadi sisi minus dari media cetak ini. Karena informasi akan menjadi basi apalagi kalau harus menunggu hingga sebulan untuk edisi selanjutnya.
Selain itu kualitas cetak kadang juga mengalami penurunan, sebagian majalah mudah terlepas halamannya. Design cover yang kurang menarik. Para penulis yang kadang kurang profesional dalam memihak suatu platform. Penilaian yang tidak berimbang antara review serta banyaknya content-content yang tidak ada hubungannya dengan dunia video games. Hal-hal ini menyebabkan gamer berpaling kepada media internet yang lebih fokus dan lengkap dalam membahas informasi seputar dunia video games.
Sebagai seorang gamer, apakah kamu masih setia pada media cetak ini, apa hal yang membuat mu tetap setia dan apa yang menyebabkanmu meninggalkan dan behenti membeli majalah games ? Lets talk about it !