Pendahuluan
3 negara yang menjadi musuh bebuyutannya negara Amrik, paling enak dijadikan ajang sasaran tembak yang empuk dalam sebuah tema game pc. Pada game Marine Sharpshooter 4 ini, justru game itu sendirilah yang menjadi target empuk dari sebutan pembodohan dalam sebuah game pc.
Ceritanya
Seorang penembak jitu dari USMC, Sersan Mayor {Serma} Hathcock dan seorang spotter, rekannya yang bernama Serma Cole, ditugaskan oleh atasannya untuk memburu dan mengambil alih sebuah hulu ledak nuklir yang dicuri oleh sekelompok militan asal Iran. Perburuannya itu melintasi berbagai wilayah di negara Iran, Rusia Timur serta Korut.
Gameplay
Di awal permainan, gamer akan disuguhi briefing menu berupa setting misi dan macam-macam objektif misi. Kemudian, gamer dihadapkan pada menu pemilihan senjata, dimana gamer akan dibatasi untuk membawa dua jenis senjata. Senjata utamanya ialah berbagai jenis senjata sniper dan marksman, yang berasal dari negara Amrik. Senjata kedua ialah gamer bisa memilih macam-macam pistol, dan senapan serbu berbagai jenis. Khusus untuk senjata pistol saja, bisa dikasih opsi mengenakan peredam suara.
Senjata terakhir ialah sebuah pisau militer, dan gamer tak memiliki opsi untuk membawa beberapa buah granat, karena memang tak ada granat. Bahkan jika gamer memilih senjata M4 203, walaupun ada peluncur granat yang menempel di M4, tapi tak ada isinya sama sekali. Mungkin, pihak developer sengaja membuatnya demikian karena tau senjata granat itu bisa meledak sendiri di tangan gamer. Mungkin lho....
Begitu gamer selesai memilih 2 jenis senjata yang diinginkan, gamer akan diterjunkan langsung ke medan perang. Mode gameplaynya berupa close ended+linear storyline, adalah sebuah game aksi tembak menembak yang sangat sederhana dengan tempo bermainnya yang terlalu pendek. Bunuh semua musuh yang ada untuk melanjutkan ke level berikutnya. Total level di adalam game ini ada 10 buah. System HUD nya standar khas game action shooter, ada minimap yang fleksibel jadi gamer akan selalu tahu mau pergi kearah kemana, takkan tersesat.
Di atas kertas, gameplay mengenai tugas seorang penembak jitu seperti itu ialah menjalankan misi secara diam-diam. Kenyataanya ialah, gameplaynya itu berupa frontal assault ala RAmbo. Tak ada namanya merayap diam-diam mendekati musuh dari jarak jauh. Sebab kontrol merayap saja gak ada, malah posisi untuk membungkukkan badan atau berjongkok juga takada, apalgi posisi tubuh miring ke kiri atau ke kanan. Ketiga posisi terpenting tersebut dalam sebuah gameplay seorang penembak jitu, benar-benar ditiadakan oleh developernya.
Sesuai judulnya, Marine Sharpshooter 4, setiap menjalankan misi-misi yang ada, gamer akan ditemani oleh seorang prajurit yang secara teori berfungsi sebagai spotter, atau sebagai penentu target-target yang akan dituju oleh gamer. Sang spotter itu selalu bergerak sendiri atau secara otomatis slalu mengikuti gamer kemanapun gamer pergi. Si spotter itu hanya diam saja sama sekali tak bicara sepatah kata pun, ia juga tak bisa diperintahkan secara manual, karena memang tak ada opsi kontrolnya. Begitu si spotter melihat musuh, kadangkala ia akan menembak duluan tanpa babibu, mau tak mau gamer harus menembak ke musuh juga. Tembakan brutal dari AI spotter itu seringkali hanya menembak ke arah angin alias takada satupun yang kena sasaran.
Bodohnya tingkat kepintaran AI spotter ternyata juga menulari semua prajurit musuh yang kan dihadapi dan ditemui oleh gamer. Semua AI musuh seolah-olah tak memiliki otak lagi, mungkin otak-otaknya dicuci terlalu besih oleh developer game ini jadi sudah tak berfungsi lagi secara normal. Bayangkan saja, seringkali gamer menembak seorang musuh sampai mati, temannya yang ada di dekatnya biasa baru tersadar sekian detik dan baru membalasnya. Itupun jika mereka sadar, seringkali mereka tak sadar akan hal itu. Semua musuh juga menembak sambil posisi berdiri, persis seperti yang gamer dan sang spotter lakukan juga ketika menembak. AI musuh hobinya suka maju terus pantang mundur sambil menembaki gamer.
Keanehannya lainnya ialah meskipun gamer memilih senjata senapan serbu yang memiliki teleskop, tetap saja tak berfungsi ...karena scope-nya itu sendiri hanya hiasan semata. Scope pada senjata hanya befungsi pada senjata utama, bukan pada senjata kedua. Cadangan peluru-peluru nya yang ada termasuk sedikit sekali, gamer kan slalu kehabisan peluru di tengah misi, mau ambil senjatanya musuh?? takkan bisa karena senjatanya tersebut kan cepat lenyap ditelan oleh tanah berikut mayat-mayat musuh. Recoil setiap senjata=nonsense.
Grafis
Semula, penggunaan grafis UE 2 pada game ini, akan mengobati gameplaynya yang amburadul. Ternyata hasilnya sama saja parahnya. Keindahan grafis Unreal Engine 2 pada game Unreal 2 dan Unreal Tournament 2004 sama sekali tak terlihat dalam Marine Sharpshooter 4. Malah keindahannya lebih mirip ke gfx unreal engine 1, era akhir abad 20. Model-model senjata nya terlihat tajam tapi aneh desain senjatanya. Peta-petanya yang luas dan panjang seharusnya dimaksimalkan menjadi sebuah arena baku tembak yang jauh lebih serius, ternyata tidak. Efek air nya benar-benar seperti game di jaman Dx 7 kebawah. Diperparah oleh cacat grafis, menjelang akhir gamer, penulis suka ditendang ke desktop dengan pesan error tak jelas.
Sound
Semua macam suara yang terdapat pada game ini termasuk di bawah standar. Semua suara senjatanya yang ada tak memenuhi kualitas sebuah efek suara yang OK, lebih mengarah ke menggelikan dan gak enak didengar. Musik latarnya berupa nge-rock semata.
Kesimpulan
Tak mengherankan jika serial game Marine Sharpshooter yang terdahulu tak di kenal secara luas olah para gamer pc action shooter.
Seri terbarunya ini menambah satu alasan lagi bagi gamer pc tuk tak perlu mengingat serial game ini lagi.
Min specs:
Operating System: Windows® 2000/XP/Vista
Processor: Pentium® 4 or AMD® Athlon™ 2.0 GHz processor or faster.
Memory: 256 MB RAM.
Hard Disk Space: 1.5 GB free.
Video: DirectX® 9.0c compatible video card (ATI® Radeon® 9600 or
NVIDIA® GeForce® 4 Ti 4600 with 128 MB RAM) or higher.
Sound: DirectX and Windows®-compatible sound card.
DirectX®: DirectX® version 10 or higher.
CD-ROM: 4x CD-ROM or faster.
Input: Microsoft®-compatible mouse and keyboard.
Recommended specs:
Operating System: Windows® 2000/XP/Vista.
Processor: Pentium® 4 or AMD® equivalent 3.0 GHz processor or faster.
Memory: 512 MB RAM.
Hard Disk Space: 2.0 GB free.
Video: NVIDIA® GeForce® 5,6,7 or ATI® Radeon® X Series with at least 128 MB
of video memory recommended.
Sound: DirectX® Windows®-compatible sound card with Dolby® Digital audio support.
DirectX®: DirectX® version 10 or higher.
CD-ROM: 24X CD-ROM or faster.
Input: Microsoft®-compatible mouse and keyboard.
NOT SUPPORTED
GeForce® 4 MX 420,440 or ATI® Radeon®7500
Intel® 915 chipset (will have graphics and performance issues)
Video Cards without Hardware Transform and Lighting (HW-T&L)
Windows® 95, Windows®98, Windows® Me
ATI® Plain or ATI® 7200
Total Disc : 1 DVD
Developer : Groove Games
Publisher : Groove games
Storyline----> 3
Pencurian hulu ledak nuklir oleh klompok militan dari Iran, Rusia dan Korut.
Gameplay-----> 2
Penembak jitu yg slalu menembaki musuh-musuhnya, sambil berdiri terus.
Graphics-----> 4
Menghancurkan nama besar gfx UE 2.
Sound--------> 4
Suara M16A4 benar2 seperti senjata mainan anak SD buatan RRC.
Replayability----> 3
Ada 3 mode kesulitan bermain yg tak brguna
Total Skor = 3,2
(+) :
- banyak koleksi senjata militer amrik yang terbaru.
(-) :
- semuanya jelek!!!