Pendahuluan
Game taktikal shooter ini kembali ke PC lagi, masih mengusung nama besar, novelis ternama dari Amerika Serikat, Tom Clancy. Serial ini dimunculkan juga dalam versi konsol xbox 360, sehingga gameplay-nya lebih ke action non stop, sama seperti prekuel Vegas 2, yakni Rainbow Six Vegas 1.
Ceritanya
Jalan cerita Vegas 2 melanjutkan seri dari Vegas 1, dimana sang provokator kerusuhan di Las Vegas, ternyata mantan anggota Rainbow Six. Ia kembali menyerbu kasino-kasino dan hotel-hotel mewah di kota judi terkenal di Amerika, Las Vegas dengan bantuan ratusan teroris eh tentara bayaran. Tim Rainbow Six bersiap menyerang balik gerombolan pengacau di Las vegas tersebut, berhasilkah mereka???
Penggarapan alur ceritanya kurang rapi, mundur-maju, gak ada subtitle, penulis masih belum paham kenapa sang provokator mau saja kembali membuat rusuh di Las Vegas dimana ia akan berhadapan sekali lagi dengan mantan koleganya dari Tim Rainbow Six.
Gameplay
Vegas 2 ini muncul dalam 2 mode gameplay, yang pertama mode cerita dan yang kedua adalah mode terorist hunt. Mode cerita ya berkisah perjuangan Tim Rainbow Six dalam menghadapi segerombolan pengacau keamanan yang terbagi dalam 7 level yang linear+close ended gameplay. Gamer harus menghabisi setiap musuh yang ada dalam satu level tertentu untuk bisa meneruskan perjalanan selanjutnya. 7 level yang ada di Vegas 2, tak jauh beda dengan Vegas 1, berkisah seputar indoor dan outdoor pada gedung-gedung di kota Las Vegas, pinggiran kotanya, dsb.
Mode terorist hunts adalah mode dimana gamer bisa mencoba melawan musuh-musuh dengan segala macam strategi, baik itu memilih bertempur sendirian atau bersama 2 rekan Tim saja, semuanya bebas dari adanya alur cerita. Jumlah AI team hanya 2, masih sama dengan di Vegas 1 dimana pengendalian anak buah semakin dipermudah. Embel-embel taktikal masih diusung oleh game ini. Benarkah demikian? Sama sekali tidak, unsur "taktisnya" hanya menambah variasi dalam strategi bertempur. Fitur autosave seperti game-game aksi ala konsol masih dipertahankan.
Mengapa fitur taktisnya benar-benar hilang? ya sebabnya tak mungkin lagi secara taktis menyerbu sebuah ruangan yang dipenuhi oleh belasan musuh hanya bertiga saja, ini sih sama saja mendatangkan satu gamer dengan dua orang temannya yang suka menembak ala RAMbo. Mode Taktis yang keliatan jelas ya shoot, take cover, shoot again, hide to regenerated health, etc. Yes, system health nya sama dengan di COD 4 dan GOW.

Setiap senjata memiliki statistik tersendiri, tapi begitu ditembakkan ke arah musuh hal itu tak penting lagi dipersoalkan. Jika salah satu atau seluruh AI team terkena tembakan dan lumpuh maka gamer harus cepat-cepat menyembuhkannya dengan suntikan doping agar mereka kembali bangkit. Mau tak mau gamer akan lebih memperhatikan kesehatan anak buahnya daripada dirinya sendiri, merepotkan sekali.
Gameplay pada Vegas 1 dan 2, terdapat perbedaan mencolok. Pada Vegas 1, di tingkat kesulitan realistis, musuh yang datang semakin bertambah banyak dan taktik yang diusung oleh para musuh umumnya suka dengan menghujani gamer dengan granat asap. Benar, ibarat pertunjukan musik kolosal, yang diiringi oleh semburan asap. Di Vegas 1 ini memang seperti itu.... benar-benar payah dan menjengkelkan....tapi pada game Vegas 2.... tak ada lagi taktik hujan granat asap, jumlah musuh nya juga dikurangi sehingga jumlahnya tak sebanyak yang ada di Vegas 1. Sama seperti Vegas 1, jika gamer kehabisan peluru ya ambil saja senjata baru yang tergeletak di tanah, biasanya senjata-senjata itu ditinggalkan oleh musuh-musuh yang mati terbunuh. Bisa juga, gamer mengambil dari kotak peluru/senjata yang ada pada tempat-tempat tertentu.
Selama pertempuran berlangsung, ada suatu keanehan sih.... kenapa musuh suka turun dari lantai atas kebawah memakai tali hanya untuk membunuh gamer?? kenapa gak menembak dari atas saja ya??
Sejak Vegas 1, game ini juga memiliki unsur EXP Points ala genre RPG, namun tak seperti prekuelnya, unsur EXP ini turut diaplikasikan ke dalam mode offline, bukan lagi khusus untuk bermain online semata. Hasilnya lebih menggairahkan gamer untuk tetap terus bermain, terutama di mode Terorist Hunts ataupun di mode online. Persyaratan naik level, semakin tinggi semakin berat.
Setiap naik level gamer akan di berikan bonus berupa unlock senjata dan armor suit. Aneka ragam jumlah senjata dan armor suitnya sedikit lebih banyak daripada prekuelnya. Tipe armor suitnya ada 3 macam, light, medium dan heavy armor. Kualitas armor mempengaruhi pergerakan gamer dan daya tahan tubuh terhadap tembakan senjata api. Vegas 2 adalah action shooter 1st ps, jadi apapun armor yang dipakai oleh gamer takkan terlihat dalam IN Gameplay, tapi hanya bisa dinikmati di menu utama saja.
Oh ya, jika dalam game Lockdown tim RB6 masih berhadapan dengan ratusan "teroris", karena mereka berpakaian sipil tapi bersenjata api. Pada RB6 Vegas ini, bukan lagi melawan teroris tapi ratusan tentara bayaran alias mercenary, sebab musuh menggunakan seragam militer lengkap dengan rompi atau jaket anti peluru beserta senjata-senjata api model terbaru. Hal itu sangat cocok dengan latar belakang karakter dari sang biang kerok kerusuhan di Las Vegas, mantan anggota tentara khusus.
Grafis
Keindahan grafisnya terlihat cantik dengan memakai teknologi UE 3. Padahal untuk seri Vegas 1, meskipun game itu sudah ditambal dengan versi terbaru tapi grafisnya masih kedodoran, frame rate suka anjlok gak jelas padahal resolusi sudah memakai 1024x768. Pada seri Vegas 2 ini, grafisnya sudah kembali OK, begitu ditambal dengan versi 1.02, game ini semakin cantik pada resolusi 1280x1024, frame rate lebih stabil. Tapi desainnya tak terlihat sesuatu yang menarik, karena kebanyakan iklan produk.
Sound
Variasi suara senjata terdengar biasa saja malah agak bermasalah dengan kartu suara creative audigy, meskipun driver creative sudah diperbaharui. Penulis menjumpai masalah ini, hampir pada setiap game pc terbaru dari UBisoft. Voice acting yang tak terlihat istimewa, musik latar nya yang gak menarik. Efek-efek suara yang lainnya terdengar standar.
Penutup
Game ini ibarat sekelompok 3 orang yang merasa pantas mengatasnamakan dirinya sendiri sebagai bagian dari tim RB6, padahal aslinya mereka adalah para pemuja berat dari action movie ala Rambo. Tetap saja hal itu tak merubah fakta, bahwa adegan baku tembaknya termasuk sangat seru.
System Requirements
Minimum Configuration :
CPU: 3 GHz Pentium 4 Hyper Threading or AMD Athlon 3000
Operating System: Windows Vista/Windows XP SP2 (only)
Memory: 1024MB for Windows XP / 2048MB for Windows Vista
Drive Space: 7 GB
Graphics Card: geforce 6600 GT/radeon X1600 128 MB DirectX, Shader 3.0–enabled video card
Sound Card: DirectX–compliant sound card
DirectX version: DirectX 9.0c (included on disc)
Recommended & Preferred Configuration:
CPU: Intel and AMD processors 3.2 GHz
Operating System: Windows Vista/Windows XP SP2 (only)
Memory: 2048MB
Drive Space: 7 GB
Graphics Card: 256 MB DirectX –compliant, Shader 3.0–enabled video card
Sound Card: DirectX–compliant sound card
DirectX version: DirectX 9.0c (included on disc)
Total Disc : 2 DVD
Developer : Ubisoft
Publisher : Ubisoft
Storyline----> 5
Si provokator mau balas dendam kedua kalinya pada tim RB6 di kota Las Vegas.
Gameplay-----> 7
AI team dan musuh lumayan menantang!
Graphics-----> 8
Warna warni lampu di kota Las Vegas memang bagus.
Sound--------> 6
Bermasalah dengan creative audigy.
Replayability----> 9
Setiap naik level membuka bonus senjata dan armor baru.
Total Skor = 7
(+) :
- Unsur RPG berlaku untuk offline
- koleksi senjata dan armor lebih banyak
(-) :
- 3 Rambo menjadi satu
- Kebanyakan iklan
- gak ada teks subtitle sama skali