
Tokoh utamanya 'hanya' si Kane!
Pembuka
Setahun lalu, RTS Command & Conquer 3 : Tiberium Wars (C&C3 TW) dirilis di pc. Game itu mendapat sambutan hangat dari banyak reviewer dan gamer, sebuah game RTS klasik ala gathering+building+attack. Disertai gameplay+storyline+grafik yang mantap, maka tak heran C&C3 TW, pantas mendapat skor 9. Game yang bersetting bumi di masa depan yang hancur akibat perang sesama ras manusia dalam memperebutkan sumber daya Tiberium, antara pihak GDI dan NOD, lalu ditambahi faksi baru yakni SCrin, membuat RTS itu semakin lebih berwarna. Cerita antar ke3 faksi yang berbeda itu ditampilan dari sudut pandang masing-masing pihak, namun dari ke3 faksi tersebut, hanya faksi NOD, yang dipimpin oleh sang legendaris, Kane, memiliki ending yang menggantung.

New Unit, OK deh.
Awal April tahun ini, EA, publisher+developer game itu kembali merilis sekuel RTS C&C3 TW, yang kini berjudul C&C3 Kane's WRath {C&C3 KW}. SEsuai judul utamanya, cerita utama atau mode Kampanye di game ini hanya berpusat pada sang teroris karismatik, Kane. Apakah C&C3 KW ini mampu menyamai bahkan melebihi kualitas C&C 3 TW, pendahulunya? We'll see that.... later....
Ceritanya
Berbeda dengan alur cerita yang dibuat di C&C3 TW terdahulu, yang dituturkan dengan kronologis yang pas. Pada C&C3 KW, kronologi cerita kejadiannya malah maju-mundur-maju. YUp, kampanye utama yang terdiri dari 13 level peta ini, yang benar-benar pas sebagai cerita sekuel hanya 3 level terakhir.... wtf....! Sisanya, 6 level peta awal, menceritakan kebangkitan si Kane dari "kematiannya" dari seri C&C2, atau pra cerita utama dari C&C3 TW... 4 level peta selanjutnya bercerita sampingan di tengah-tengah kampanye utama di C&C3 TW. Oh yeah....asyik toh.... sekuel cerita itu juga tak banyak berarti yang pantas disebut sebagai cerita sekuel.

Si Kovach, ama siapa tuh.... cewek pengkhianat???
Penggambaran cerita-cerita yang maju-mundur-maju itu sempat membuat penulis merasa tersesat, game ini mau menceritakan yang mana sih??? Apalagi penambahan unit dan bangunan baru sempat mengecoh penulis jika ceritanya benar-benar sebuah sekuel. Hebat sekali.... mengaburkan cerita sekuel dengan pra skuel serta cerita masa kini. Tokoh baru, Abbes KOvac, bawahan si Kane yang cantik, semakin mempersulit penulis memahami cerita utama game ini. Intinya, si Kane berniat merebut serta membangun kembali semua kekuatan dan kekuasaannya yang telah direbut oleh GDI, sebelumnya, dengan segala cara. Berhasilkah ambisinya si Kane??? Itu semua tergantung usaha gamer sendiri...
Gameplay
EA, selaku salah satu perusahaan game terbesar di dunia, publisher+developer game-game pc pada tahun-tahun ini, turut serta memberikan suatu inovasi baru tiada henti. Terutama kepada game-game pc yang telah berseri panjang. Misalnya;
- MOH Pacific Assault dirombak total menjadi lebih menawan dalam MOH Airborne.
- Battlefield 2 di permak sedikit menarik menjadi Battlefield 2142.
- NFS Carbon, semakin diperindah sedemikian rupa bentuknya menjadi NFS Pro Street.
- Sim City 4, sebelumnya adalah seri 'real simulasi city', yang sekarang disederhanakan isinya dengan tampilan supercantik menjadi SimCity Societies, yang semi simulasi!
- Kini mereka benar-benar sukses mempermanis kembali C&C3 TW menjadi exp. C&C3 KW.

Nice job, EA... and many thanks to you, EA... !!!
Selain mode kampanye standar RTS, EA juga membuat mode gameplay baru tapi tak baru, yakni Global Conquest. Prinsip utama game adalah gameplay yang mirip dengan seri game strategi TOtal WAr dari jaman bahula. Mode peta dunia itu berupa Turn Base System {TBS}, jika ketemu unit musuh, ada 2 opsi saja, auto resolve atau melakukan peperangan secara manual alias menjadi Real Time Strategi {RTS} seperti biasanya. Jika selesai berperang, mode RTS akan kembali lagi ke mode TBS, yakni balik ke mode peta dunia. Gamer kembali melanjutkan pembangunan unit/building sambil menambang Tiberium demi menambah keuangan faksinya. Satu keunikan saja, dari fitur Global Conquest ini, ialah jika gamer secepatnya mampu membangun Ion Canon di daerah kekuasaannya sendiri, maka di Turn berikutnya, gamer bisa mengebom markas musuh yang terletak di benua lain.

Hoii... petanya mirip BSOD {black screen of death}!
Sebelum memasuki peta dunia, Gamer harus memilih 1 dari 3 faksi yang berbeda terlebih dahulu, yakni GDI/NOD/Scrin, dalam usahanya menguasai peta dunia... eh bukan.... tapi memenangkan peperangan, tak jadi soal siapa yang menguasai dunia, toh sekuel C&C3 KW kan ada lagi, entah itu berbentuk expansion/booster pack atau sebuah stand alone expansion.
Setelah memilih satu faksi yang diinginkan, gamer akan dibawa ke sebuah peta dunia yang luas, lalu seperti biasa, gamer membangun bangunan inti lalu membuat satu pasukan penyerang {strike forces} yang akan dikirimkan kemanapun di dunia. Setiap benua atau daratan yang terlihat, dibagi-bagi menjadi sub wilayah atau semacam batas negara. Gaya memenangkan pertempuran di Global Conquest itu, memiliki perbedaan dari setiap faksi yang ada.

Hah??? peta Asia Tenggara kok gak ada???
Mode gameplay dalam Global Conquest itu terlihat sangat sederhana bila dibandingkan dengan mode peta dunia ala Total WAr series. Gabungan RTS+TBS itu terkesan asal dibuat demi menambah-nambahkan variasi atau inovasi unit-unit dan bangunan-bangunan baru di C&C3 KW.
Penambahan unit dan bangunan baru itu dikarenakan adanya 2 sub faksi terbaru dari tiap 3 faksi sebelumnya. Misalnya faksi GDI, memiliki sub faksi Steel Talons dan ZOCOM, faksi NOD mempunyai sub faksi Black Hand dan Marked of Kane, faksi Scrin dengan sub faksi Reaper 17 dan Traveler 59 {seperti nama sebuah agen perjalanan wisata!}. Tiap faksi yang ada, memiliki satu unit super besar+kuat+unik, dari GDI dan kawan-kawan, disebut MARV {Mammtoh Armed Reclamation Vehicle}, dari faksi NOD dan variannya, disebut Redeemer. Faksi Scrin dan kelompoknya, disebut Megalithic Scrin. Unit super besar itu hanya bisa dibuat satu, layaknya unit komando tapi dengan gerakan yang sangat lambat, harga pembuatannya muahal.

Nice BIG.... MARV.

Woaa... Redeemer.
Selain unit super besar, juga ada unit-unit baru lainnya tapi semuanya hanya mencakup unit darat dan udara. Di game ini tak ada atau belum ada unit laut yang bisa dimainkan. Memang diperlihatkan adanya unit laut, misalnya NOD dan GDI, desain kapal perangnya besar dan keren, sayangnya hanya sebagai suatu unit hiasan dalam sebuah peta. Bangunan-bangunan baru di tiap faksi juga ada tapi, semua faksi, yakni sub faksi juga memiliki bangunan baru yang sama dengan sub faksi lainya yang masih satu kelompok. Misalnya faksi Black Hand, bisa membangun pabrik Redeemer, tapi faksi Marked of Kane dan NOD juga bisa sama-sama membuatnya. Bentuknya dan isinya juga sama, hanya variasi unit-unit yang lain yang dihasilkannya sedikit berbeda. Sisanya sama semua dengan unit-unit atau bangunan-bangunan yang ada di C&C3 TW, sebelumnya.

Kapal-kapal perang yang mantap tapi tak bisa dimainkan.
Mode permainan secara umum masih standar RTS klasik, yaitu kumpulkan sumber daya alam sebanyak-banyaknya yakni tiberium, setelah itu... secepat mungkin membangun pabrik+unit-unit militer, setelah terkumpul banyak uang dan tentara, lalu secara ramai-ramai menyerang markas musuh. Serangan dan permainannya masih semenarik seperti dahulu, meskipun mode Global Conquest itu terlihat tak nyaman dilihat. Oh iya, sebagian misi pada mode kampanye di game ini, dari segi kualitas terlihat menurun... sebagian isi objektifnya malah menjengkelkan.
Tentu saja, penulis lebih memerhatikan mode skirmishnya, selain ada 9 faksi baru yang tak serupa tapi sama itu, banyaknya level peta yang baru menambah gairah memenangkan pertempuran lawan AI musuh, secara offline tentunya.
Grafik
Kualitas dan kuantitas gfx engine game ini masih secantik yang dahulu, tak banyak perubahan yang berarti. Ada sedikit glitch, tapi secara umum semuanya sudah sangat bagus. Penulis bisa memainkan dengan nyaman di resolusi 1280x1024, all opsi gfx=high, FSAA = OFF. Cpu high end lebih dibutuhkan ketika terdapat lebih dari 500 unit yang ada dalam satu level peta. Hanya saja efek cermin di air tak terlihat, tapi apa gunanya jika pertempuran 99% berada di darat. Efek-efek partikel debu beterbangan dari pergerakan unit-unit hovercraft milik GDI atau smburan angin dari baling-baling helikopter milik GDI terlihat detil dan jelas, animasi gerakan unit infantri yang luwes juga nyaman dilihat. Airnya, meskipun kurang jelas efek cerminnya namun tetap jernih terlihat.

Itu helikopter ya? bukan... itu.... hanya numpang lewat kok...!
Entah kenapa, option gfx 'V-sync' tak bisa dimatikan, masih sama seperti C&C3 TW. Sehingga maximal fps {frame/2nd} harus dibatasi di angka 30, tak bisa lebih dari itu, hal ini tentunya membuat kinerja kartu vga yang sesungguhnya tak bisa diukur. Selain itu, penulis merasa lebih nyaman melihat fps diatas 30-an.
Desain peta dunia di mode Global Conquest itu, menurut penulis juga kurang memperlihatkan suatu hasil karya dari salah satu perusahaan game terbesar di dunia. Desain "Global Conquest" di game Universe AT War : Earth Assault terlihat lebih menarik, karena lebih berwarna. Penulis bisa memahami jika Global Conquest itu di dominasi warna hitam merah karena sesuai dengan faksi NOD. Apakah EA tak bisa membuat suatu inovasi sehingga warnanya tak harus sesaui dengan warna faksi NOD???
Oh ya, desain unit khusus yang berbentuk mecha, dari faksi Steel Talons, kok menyerupai salah satu mecha tank dalam game Battlefield 2142.
Sound
Kualitas musik latar masih sebagus seperti C&C3 TW, sebelumnya. Ledakan bombardir unit tukang granat ke arah musuhnya, suara baling-baling helikopter milik GDI yang meraung-raung di atas tanah. Tembak-tembakan antara unit infantri dengan unit kavaleri atau pasukan Helikopter yang menembaki unit dan bangunan di darat, benar-benar enak didengar. Voice acting si Kane ya lumayan bagus, hanya voice acting si Kovac yang kurang bagus.
Penutup
Terlepas dari buruknya cerita utama dan mode kampanyenya disertai jeleknya mode Global Conquest, secara umum mode skirmishnya jauh lebih menarik, lebih enak dimainkan terus menerus, apalgi jika bermain lewat ONline sesama gamer manusia. Pastinya ada nilai lebih daripada melawan AI non human saja. Secara teknis grafis dan suara, tak berkurang, masih seindah seperti dahulu kala.

3 faksi utama yang saling berbeda tujuan.
NB: Gamer harus menginstal C&C3 TW terlebih dahulu, berapapun versi updatenya, jika tidak diinstal dahulu, walau bisa diinstal dengan lancar C&C3 KW tetap menolak dimainkan!
================================================== ================
System Requirements
================================================== ================
Command & Conquer 3: Kane's Wrath requires DirectX 9.0c. You can
install DirectX 9.0c by following the onscreen prompts during the
game's installation process.
REQUIRED SYSTEM SPECIFICATIONS:
キ OS: Windows XP, Windows Vista (32-bit; 64-bit versions of
Windows Vista are not supported)
キ CPU (Single Core): Intel P4 2.0 GHz or AMD Athlon 2000+ for
Windows XP / Intel P4 2.2 GHz or AMD Athlon 2200+ for Windows
Vista
キ RAM: 512 MB for Windows XP / 1 GB for Windows Vista
キ Disk Drive: 8X or faster DVD-ROM drive
キ Hard Drive: 6 GB or more of free space {belum termasuk C&C3 TW!}
キ Video: DirectX 9.0c, NVIDIA GeForce 4+ or ATI Radeon 8500+
for Windows XP / NVIDIA GeForce 6100+ or ATI Radeon 9500+ for
Vista (Note: ATI Radeon 9200 and 9250 PCI, NVIDIA GeForce 4 MX
cards not supported)
キ Sound: DirectX 9.0c compatible sound card* (Note: For Creative
Sound Blaster Audigy cards running under Windows Vista, Intel
P4 2.6 GHz CPU or equivalent, or multi-core CPU, required)
*Yamaha Xwave-512 is not supported
キ Multiplayer: 2 to 8 players with optional voice support,
network or Internet connection required (Cable, DSL, or faster
connection)
EA LINK
Total Disc : 2 DVD
Developer : EA
Publisher : EA
Storyline----> 6
Walau masih nyambung sedikit, jalan cerita utamanya tetap terlihat berantakan.
Gameplay-----> 8
Andai mode Global Conquest dihapus saja.
Graphics-----> 8
System V-sync = ON, masih tak bisa di OFF.
Sound--------> 8
Tak banyak berubah, masih enak di dengar.
Replaybility----> 9
9 faksi yang bertikai di mode skirmish memang menambah keasyikan tersendiri.
Total Skor = 7,8
(+) :
- C&C3 = RTS klasik.
- ada faksi+unit+bangunan yang lebih baru.
(-) :
- Buruk rupa Global Conquest.
- Gak jelas ceritanya mau apa sih!?
- Unit laut hanya pajangan semata.
- Membatasi fps secara otomatis.