Saat ini kamu sepertinya masih menjadi tamu saja yang hanya dapat memanfaatkan situs ini secara terbatas. Dengan bergabung bersama kami, kamu dapat menanyakan semuanya mulai dari panduan sebuah game sampai utak atik game dan hardware. Banyak fitur lain seperti blogging, fasilitas realtime feeds, video post, poll dan lain sebagainya sebagai sarana diskusi juga disertakan dan siap digunakan oleh siapapun. Registrasinya cepet dan gampang kok, nggak bertele tele, makanya itu daftar sekarang!
Kalo ada masalah mengenai pendaftaran dan lain sebagainya, hubungi kami segera.
Kalau mau lihat index forum aktif yang sedang melakukan diskusi, kamu bisa klik disini .
Kalau mau tau apa saja yang sedang berlangsung di GX secara realtime, kamu bisa klik Newpost. Nggak usah di tutup lagi, nanti dia update sendiri :)
Sebuah game adventure kembali dihadirkan, Evil Days of Luckless John, demikianlah judul game tersebut. Game ini menganut sistem permainan “klasik” point-and-click. Hanya saja, dalam game ini, sedikit dikombinasikan dengan unsur-unsur action real time, sehingga kamu sedikit membutuhkan kecekatan dalam memainkan keyboard dan mouse. Well, akhir-akhir ini banyak sekali game-game adventure point-and-click yang menyedihkan, apakah Evil Days of Luckless John lebih baik? Berikut akan coba saya ulas.
Gangster Period…
Game ini di-setting pada jaman klasik, era tahun 1930-an, masa jayanya para gangster dan mafia. Sesuai dengan settingnya, intro pada game ini pun diberikan nuansa klasik, hitam putih, so bukan monitormu yang rusak, memang intro game-nya yang tidak berwarna. Tetapi jangan kuatir, ketika kamu masuk ke dalam main menu, dan selama kamu bermain game, warna-warni yang cerah akan kembali tampak, demikian pula dengan FMV sepanjang permainan, semuanya berwarna. Entah mengapa hanya intro saja yang hitam putih…
Sesuai dengan judulnya, kamu akan bermain sebagai Johnny. Pada awalnya, Johnny hanyalah seorang sales biasa. Bekerja keras menawarkan barang dari rumah ke rumah, alias sales door-to-door. Kemudian, secara tiba-tiba, ada berita bahwa dia mewarisi sebuah kasino besar peninggalan pamannya, Leopold. Kehidupan Johnny mulai berubah, tampaknya keberuntungan berpihak padanya, not luckless anymore.
Jangan salah, bukan itu yang terjadi, justru kasino inilah yang menjadi biang kesialan Johnny. Seorang bos mafia bernama aneh, Don Macaroni, berambisi menguasai seluruh kasino di kota tersebut. Dia sudah memiliki beberapa kasino, dan kini giliran kasino Johnny yang hendak direbut. Tanpa basa-basi dia mengirimkan anak buahnya dan menghancurkan kasino Johnny. Adventure begins here…
What A Mess???
Kamu akan memulai dengan kisah melarikan diri yang menyedihkan. Bukan jalan ceritanya yang menyedihkan, tetapi apa yang akan kamu alami yang menyedihkan. Untuk melarikan diri dari para gangster yang menginginkan nyawamu, kamu harus memecahkan berbagai puzzle. Akan tiba pada saat kamu memasuki kantormu, dan mengunci pintu untuk menghambat para gangster. Kemudian, kamu mencari cara untuk membuka pintu belakang, yang secara kebetulan terkunci dan kuncinya disembunyikan di dalam brankas, yang mana kamu tidak tahu nomor sandinya. Lengkap penderitaanmu bukan? Masih belum cukup, kamu perlu menelepon pegawaimu dan menanyakan kunci sandi brankas tersebut, dan selagi kamu membuang waktu di dalam, para gangster menggedor-gedor pintu, berteriak hendak memangsamu.
Si pegawai kemudian akan memberikan tidak langsung kunci sandinya, tetapi puzzle yang tidak jelas. Ada serangkaian catatan yang ditempel di papan, yang mana mengandung angka-angka untuk membuka brankas tersebut. Nah, setibanya di papan tersebut, kamu akan termangu melihat banyak sekali catatan tanpa ada petunjuk yang lebih detil. Alhasil, hanya ada satu jalan, mencoba-coba semua kombinasi yang mencapai puluhan bahkan ratusan, kecuali kamu men-download walkthrough. Setelah gagal berkali-kali memasukkan kunci yang benar (karena memang susah menemukan jawabannya), Johnny akan tiba-tiba mengataimu, ini adalah hal mudah, kemudian dia akan mengajarimu cara memecahkan puzzle dan menunjukkan jawabannya. What a strange game??! Di sini terlihat tidak masuk akal, gangster memukul pintu kayu yang tidak bisa rusak, selagi kamu berlama-lama memecahkan sandi dalam game ini.
Dari permulaan buruk tersebut, pastilah kamu akan mendapati sebuah pandangan, betapa game ini akan mengecewakan di kemudian waktu. Berhasil keluar, sebuah puzzle antik kembali muncul. Ada game seperti “maze” di mana kamu harus mencari jalan keluar dan di ujung lorong tertentu ada para gangster yang menodongkan senjatanya, kamu harus menghindari rute berbahaya tersebut. Antiknya, gangster di lorong A, B, C, semuanya sama, orang yang sama, penampilan sama, wajah sama, what the hell…
Setelah berhasil keluar dari gang sempit, kamu akan menghadapi sebuah dinding tinggi. Kali ini kamu perlu mengatur balok-balok kayu untuk bisa memanjat dinding. Sembari menggeser-geser balok kayu ke tempat yang pas, kamu akan mendapati teriakan para gangster yang mencari-carimu. Walaupun kamu menghabiskan waktu 1 jam untuk menggeser balok-balok tersebut, gangster akan tetap mencarimu sambil meneriakkan kalimat-kalimat yang sama serupa, sangat repetitif, padahal suara mereka terdengar dekat di lorong belakangmu. Weird game huh?? Pada kesempatan ini, kamu akan mulai merasa pegal-pegal, dicampur emosi yang agak meninggi. Kontrol game yang sulit akan memperlambat penyelesaian puzzle, ditambah lagi kamera yang berputar pada sudut-sudut yang tidak pas dan cenderung menyulitkan. Tombol panah pada keyboard dan arah mouse bekerja tidak efektif, kamera berubah menyesuaikan dengan posisi karaktermu berada. Saat kamu menggeser mouse, bukan kamera yang berputar, melainkan karaktermu akan membalikkan badan, sehingga perlu waktu untuk membiasakan diri.
Setelah berhasil lolos, kamu akan bertemu dengan seorang polisi, dan sialnya lagi, polisi ini adalah polisi korup, mereka bersekongkol dengan para mafia, so akhirnya kamu dipenjara. Inilah awal dari kesialan si Johnny. Selanjutnya, misi berlanjut untuk melarikan diri dari penjara dan menegakkan keadilan. Di sini kamu akan mulai semakin bingung dan bahkan malas bermain game ini lagi. Tekan tombol “Tab”, maka akan muncul point-of-interest yang bisa diklik pada layar tersebut. Ketika kamu bercakap-cakap dengan napi di ruang sebelah, atau menggedor pintu, atau menyiramkan air pada toilet, akan datang petugas yang mengatakan “Jangan ribut”. Buruknya, kata-katanya sama terus, sangat repetitif dan membosankan. Kamu akan menyangka game ini buntu, kamu melakukan tindakan yang salah atau sama terus menerus. Ternyata tidak, lakukanlah berbagai kegaduhan, setelah 5 sampai 10 kali, polisi akan berhenti menghentikan kalimat repetitifnya, dan berbicara mengenai hal lain. Barulah level bisa berlanjut. Cara yang sangat menyebalkan, membingungkan, dan tidak menarik.
Kemudian, kamu berhasil keluar dari kamar penjara, dan ada puzzle baru menantimu. Kamu harus berjalan keluar, di mana di lorong-lorong penjara ada petugas yang berkeliaran. Kamu harus memperhatikan gerakan dan rute para penjaga. Kalau perlu, segeralah bersembunyi, bergelantungan di pagar, masuk ke saluran air, atau apapun yang bisa digunakan untuk bersembunyi. Gerakan yang berulang-ulang membuat puzzle seolah seperti mini-games yang membosankan, tambahan lagi kontrol sulit yang akan menghambatmu, karena sekali gagal, kamu akan kembali ke tempat awal. This game is a clear massive disappointment.
Kelak, kamu akan menemui banyak mini games di dalamnya, seperti menembak sasaran, baik dengan batu, atau dengan senjata di level berikutnya, mengendarai kendaraan, dan lain sebagainya, yang juga tidak terlalu menarik dan cenderung terasa hambar. dan lagi-lagi, kontrol yang payah kembali menjadi salah satu masalah yang utama.
Fun 3D Cartoon, Standard Sound
Kualitas grafisnya tidaklah istimewa. Desain karakter dan lingkungan permainan dalam dunia animasi kartun 3D yang lucu. Hanya saja, desain dengan kualitas begini, tidak begitu maksimal pada jaman seperti sekarang ini. Dan engine-nya relatif berat untuk kualitas grafis sekelas ini. Apalagi, gerakan yang kaku dan terlihat repetitif, hal ini akan membuatmu semakin kecewa.
Untuk segi suara, ada musik latar yang itu-itu saja, tidak ada yang istimewa, hanya saja intonasi dialog cukup baik, dibumbui gaya humor yang cukup baik. Tetapi, ketika mendengarkan kalimat repetitif dan sound effect yang serupa terus menerus, kamu akan mulai merasa tidak terlalu enjoy dengan game ini.
Another Disappointing Point-and-Click Based Adventure
Sebuah game yang mengecewakan. Mungkin judulnya perlu ditambah, Evil Days of Luckless John, and Even Luckless Gamer. Tampaknya John memang sial, tapi gamer yang memainkannya akan lebih sial lagi, membuang waktu untuk puzzle suepr tidak jelas dan membuang uang untuk game yang tidak berguna. So, sebelum membeli game ini, perlu semedi 40 hari 40 malam untuk benar-benar menyatukan keteguhan hati, pantaskah game ini dimainkan?
uda tamat
sbenernya, kmaren install ini juga karena bener2 lagi kekeringan game, mnurutku buat ngisi waktu luang n puzzle ngga gitu berat, lumayan laah..
buat pecinta grafis, tolong, jangan main game ini.
daripada ngga ada sama sekali, pamer kota aja dah
please click > indische < my minicity
thanks a lot