Presentation & Gameplay
Lintasan track adalah Italy, USA, Aussie, Japan, Spain, UK dan France, dengan mobil beragam. Selain WRC yang hukumnya wajib, kita juga bertemu SUV, buggy dan bahkan Trcuk! Masing-masing mobil nanti akan dilombakan pada event-event tertentu.
DiRT
offline mode menyajikan 3 opsi yaitu Career, Championship dan Rally World.
Career
Ada 11 tier yang perlu diselesaikan untuk unlock track dan car. Setiap tier memiliki beberapa event race yang perlu diikuti. Tentu dengan track dan kelas mobil yang dilombakan. Setiap mengakhiri event, kita akan mendapat poin guna menuju ke event berikutnya, dan hadiah berupa uang dalam mata uang Euro untuk bekal meng-unlock mobil di event selanjutnya. Event-event tersebut bias berupa:
- CORR, lintasan lap dengan mobil buggy
- Crossover, lintasan lap dengan mobil WRC (FWD, 4WD, Classic)
- Hill Climb, lintasan sprint di pegunungan dengan mobil hill climb
- Rally, lintasan sprint best time denga mobil WRC
- Rally Raid, lintasan lap dengan mobil “besar”
- Rally Cross, lintasan lap dengan mobil WRC
Semakin tinggi tingkat kesulitan, semakin besar pula hadiahnya
Championship
Tak ada bedanya dengan tipe Chamionship Colin McRae terdahulu. Di sini yang dilombakan adalah “karir” Rally. Perjalanan panjang, dan akan diberi waktu beristirahat setiap 2 ss. Hal yang paling penting tentu adalah memperbaiki kerusakan mobil pada 2 ss sebelumnya, sebelum berangkat ke 2 ss selanjutnya. Rally akan ditutup dengan Crossover, yaitu adu cepat antara posisi 1 dan 2 di klasemen kumulatif waktu.
Rally World
Ajang balap bebas, tempat untuk belajar dan memeperbaiki best time.
Pada DiRT
online cukup simple dan menarik. Lebih tepatnya menantang. Setelah account kita berhasil sign, maka kita akan bertemu dengan DiRT-er dari berbagai tempat. Codemaster akan menawarkan beberapa track dengan mobil yang sudah ditentukan. Lalu kita yang ada di room segera melakukan voting track. Tak lama kemudian kita akan load ke track dengan poll tertinggi. Dan, siap-siap untuk memacu mobil melawan mereka, dengan time update real time. Seru sekali.

Conrtol di DiRT sedikit lebih arcade daripada Colin McRae 2005, bahkan Colin McRae 2000 yang bagi reviewer adalah game rally dengan control sangat simulatif. Walau sedikit arcade, tapi anda tak bisa menganggap remeh. Grip mobil acapkali sedikit ringan, itu akan menyulitkan anda berlari di track macam UK dan Aussie –jalan gravel yang bergelombang. “Press and Jump” … ikuti saja navigator yang cerewet, “injak rem, awas”, salah-salah bisa terbang dan mendarat di pepohonan.
AI di DiRT akan berasa hingar bingar pada tingkat kesulitan (minim) ProAM dan tentu saja Pro. Dengan tingkat car level damage Very High serta Opponent skill Very Hard akan cukup menyibukkanmu dibelakang kemudi. Pada mode Career, di Tier 5 ke atas, Opponent pada difficulty Pro nampak seperti “setan”

Cepat sekali mereka memacu mobil, dan bahkan sering membuat kita tanpa sengaja membabat World Record pada track tertentu, akibat bertarung dengan mereka.
DiRT mempunyai physic car damage yang realistis. Berapa speed saat mobil terbentur akan menjadi faktor yang paling menarik dalam menciptakan destruction. Sensor damage pada mobil benar adanya, dari body penyok, kaca pecah hingga ban lepas. Car damage sangat mempengaruhi gameplay, katakanlah ban kiri menghajar pohon, maka selamat menikmati wheel drive dan steering anda yang akan oleng dan berat ke kiri, sampai finish. Kadang berlanjut ke sesi berikutnya sebelum anda menjumapi Service Centre untuk memperbaiki kerusakan.
Sound
Sound di DiRT kurang lebih sama dengan game rally keluarga Colin McRae. Suara khas sang navigator mungkin pernah anda jumpai sebelumnya. Default “as it is” sound adalah 48Khz dengan support DirectSound, EAX5 dan OpenAL. Jantan sekali kedengarannya, dengan deru mobil m eraung dari throttle, atau decitan skid mark ban dan contrast pada saat brake serta acoustic dari mobil terasa detil sekali. Anda juga akan mendengar kicauan burung di sini.
Graphic

Secara umum; grafis di DiRT sungguh eksotis. Blend antara artistik dan
lite photorealistic. Particle yg advance, lighting yg dramatis serta environtment yang indah sekali. DiRT menggunakan DX9 - Shader Model 3.0 dan termasuk Shader-heavy game. Post-process, motion blur, depth of field denghan high quality shadow-map 4096x4096 via Ultra detail benar-benar memeras tenaga dari sebuah kartu grafis. Codemaster sendiri menyediakan preset dari Low, Medium, High dan Ultra detail + advance/custom setting untuk memanjakan penikmat grafis. Namun hati-hati dengan performa yang musti dibayar. Reviewer menyarankan memakai Medium detail untuk High-end DX9 GPU (Radeon X1900s / GeForce 7900s). Untuk Mid-end dan Low-end DX9 GPU seyogyanya memakai Low detail dan bijaksana dalam memakai Antialiasing.