Well, kalo diinget-inget lagi sekarang, sebenarnya dulu saya pernah beli en main game ori. Inget banget waktu itu, tahun 1997, pas keluarga lagi jalan-jalan di Jakarta (tepatnya lagi di toko Gramedia), ada stan yang jual bundel kompilasi beberapa game ori. Kalau gak salah waktu itu isinya ada Fantasy General, Magic Carpet, ama Chaos Overlord (masing-masing 1 CD). Karena merengek minta dibeliin ke ortu, akhirnya kompilasi game seharga Rp 50.000an (!!) itu kebeli juga.
Memang semua game-game itu berkesan bagi saya, tapi yang paling berkesan adalah game strategi fantasi yang berjudul Fantasy General buatan Strategy Simulation Inc.
Game ini merupakan game Turn-based strategy berbasis hex. Ada tiga mode permainan utama disini, Arena (satu peta, highly customizable), Scenario (beberapa misi dengan prakondisi/unit tertentu untuk mencapai tujuan), serta Campaign (cerita utama).
Di campaign, kita bisa memilih satu dari empat tokoh utama, Lord Marcus, Knight Marshall Calis, Archmage Krell dan Sorceress Mordra (si seksi favorit saya

). Masing-masing hero memiliki spesifikasi dan bakat khusus yang membantu dalam penyusunan strategi kita, seperti Lord Marcus yang unit2nya bakalan heal tiap turn dan mendapat diskon untuk pasukan Cavalry, ato Mordra yang pada awal permainan mendapat bonus dua pasukan dan juga bisa merekrut unit tipe Beast.
Setidaknya ada 120 lebih unit yang terbagi atas banyak Class seperti Infantry (Heavy & Light), Archer, Skirmisher, Cavalry(Heavy & Light), Sky Hunter, Bombardier, Siege Engine dan Spell Casters. Selain itu, unit-unit ini terbagi atas empat tipe makhluk, mortal, magical, beast dan mechanical. Tiap unit pada tiap hex memiliki jumlah pasukan maksimal 15, dan terkadang untuk tipe Hero atau Mechanical, pada satu hexnya hanya ada satu makhluk saja.
Apapun jagoan utama yang kamu pilih, kamu harus mengelola mereka dengan baik karena cakupan pertempuran dalam campaign cukup panjang (mencapai 5 continent) untuk melawan Shadowlord dan keempat Shadow General-nya.
Salah satu yang lucu diinget itu pas malam-malam, pas pertama kali namatin satu continent dalam campaign, gamenya langsung memperlihatkan ilustrasi pahlawan kita dan daerah taklukan yang keren, serta lagu Haleluya yang dinyanyikan keras-keras (volume maksimum). Karena panik, akhirnya langsung di CTRL+ALT+DEL deh
Baru sekarang, pada saat ngeliat-liat game kayak Fantasy Wars, saya jadi teringat kembali dengan game ini dan mencari tahu lebih banyak mengenai latar belakangnya. SSI, perusahaan dibelakang Fantasy General, ternyata termasuk veteran dibidangnya dan sudah merilis banyak game strategi sejak 1979, termasuk karya besar mereka, Panzer General. Dan setelah cek and ricek, Panzer General memang sumber inspirasi utama (dan sumber engine) dari Fantasy General, dengan perbedaan lingkup dari militer ke unit2 fantasi. Karya terakhir mereka, Panzer General III: Scorched Earth keluar pada tahun 2000. Dan sejak diambil alih oleh Ubisoft, nama SSI terhapus dari muka bumi.
CD ori saya waktu itu sudah hilang

, tapi thanks to the wonderful internet, saya bisa mendapatkan kembali game ini dalam waktu singkat
Game-game turn-based-strategy yang ada saat ini, bila dihilangkan semua efek-efek grafis yang wah, jatuhnya akan menjadi seperti game Fantasy General ini. Variasi unit, grafis yang manis, spesifikasi terrain, dan tingkat kedalaman strategi yang cukup dalam tapi mudah dicerna, menjadikan game ini selalu menjadi tambatan di hati saya

Game ini juga lebih memberi kebebasan kepada pemain untuk lebih fokus pada strategi pertempuran, serta mengurangi kompleksitas pengelolaan sumber daya yang terkadang membuat game RTS jauh lebih rumit dari yang seharusnya (IMO, stylenya cukup mirip dengan seri Advance Wars). Pokoknya fun deh...
Ada yang udah mainin game sejenis ini juga dan mau sharing pengalaman?