Hmmm...

...baru saja main demonya...begitu main pertama kali terlihat bahwa kontrolnya sudah jauh disederhanakan daripada waktu masih menjadi Combat Mission. GUI-nya sudah jauh user friendly layaknya RTS standar, nggak menyeramkan seperti Combat Mission

.
Feature yang bikin otak mendidih di Combat Mission seperti "Turn Based hybrid Real Time" sudah dihilangkan dan sekarang sudah 100% RTS murni. Begitu juga feature "delay", sudah hilang total. Delaynya sekarang seperti di game Close Combat

. Artilerry sekarang nunggunya sudah nggak selangit, tinggal klik dan jalan, tapi bukan artilerry Off Map sih. Unik, karena sekarang artilerry seperti Hummel atau Wespe bisa dipakai di sini sebagai artilerry mobile dan bukan Off Map artilerry. Daya hancurnya pun realistik...dahsyat dan kurang akurat, tidak seperti di Faces of War maupun Company of Heroes yang dahsyat dan sangat tepat seperti ada pengendalinya di pelurunya

.
Tetapi kualitas permainannya seperti di Combat Mission, peta yang luas dengan tingkat realitas yang tinggi masih sangat kerasa. One Shot One Kill bukan hal yang tidak mungkin, bahkan di jarak yang ratusan meter tidak 50-an meter. Iklan ToW yang menjanjikan tank battle di jarak 2 KM kelihatannya bukan hanya hype, tetapi memang bisa terjadi. Karena "normal engagement" tank di demo ini gwe liat-liat sekitar 300-1000 Meter (petanya cuman satu sih ^^;; ). Sangat jarang tank bisa mendekati di bawah 300 meter karena biasanya salah satu sudah ada yang hancur di jarak 300-500 meter. Apalagi kalau tanknya beda kelas, dari jarak di atas 500 meter tidak jarang sudah hancur duluan.
Dari demonya, Jerman yang memakai tank seperti Jagdpanther, Jagdtiger, Panther, Panzer IV, StugIV, dst disuruh bertahan melawan serbuan Rusia yang make T34-85 dan IS2. Keliatan sekali kelas tanknya di sini. Panther jelas gampang ngancurin T34-85 tetapi bukan tandingan IS2. Jagdtiger memang punya daya hancur yang dahsyat, tetapi reloadingnya sangat lama. IS2 juga bisa hancur hanya dengan memakai Panzerfaust dari samping, dst.
Kualitas grafik sih so-so aja

. Nggak ada yang istimewa, engine Il-2 Sturmovik. yang menarik perhatian kalau tank hancur maka ada animasi kepingan-kepingan baja pada jatuh berantakan. Kualitas suara yang cukup bagus, walaupun entah kenapa suara burung tetap dilestarikan di game seperti ini

. Belum nyoba make spiker yang ada bass-nya, nyoba tadi make spiker portable

.
Gamenya lumayan berat karena harus render jarak yang jauh. Lumayan bisa buat GiFos Go7700 dan Core 2 Duo 2 Ghz di G1 gwe ngos2-an ^^;; Dari demonya, masih playable tetapi jangan harap framerate bisa selalu di atas 30. Bisa 25 aja sudah bagus. Framerate-nya mirip-mirip seperti main Black & White 2.
Oh ye, kameranya nggak nyaman

...agak rumit memakainya. Walaupun nggak masalah karena gamenya temponya lambat.
