Merupakan serial ketiga dari Brothers in Arms series yang dibuat oleh Gearbox Software.
Kali ini mengambil setting pada saat berlangsungnya pembukaan Operation Market Garden di Belanda pada tahun 1944. Operasi ini menerjunkan dua divisi lintas udara milik AS dan satu milik Inggris. AS diwakilkan oleh 82nd Airborne Division dan 101st Airborne Division sedangkan Inggris dengan 1st Airborne Division-nya. Operasi ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu,
Market: Pasukan lintas udara pimpinan Jenderal Brereton akan menguasai jembatan-jembatan dan instalasi penting lainnya dibawah pimpinan lapangan Letjen Browning.
Garden: Pasukan induk yang datang setelah jalur dibuka oleh pasukan lintas udara merupakan pasukan induk dari divisi 2nd Army. Mereka akan bergerak ke Utara untuk menjadi ujung tombak kedua dalam operasi ini. 2nd Army ini diwakilkan oleh XXX Corps dibawah pimpinan lapangan Letjen Brian Horrocks.
Di Belanda kala itu diperkirakan bercokol kekuatan Jerman sebesar 20.000 prajurit. Awalnya keseluruhan berada dibawah pimpinan Jenderal Gerd von Rundstedt, namun karena beberapa masalah dan pertimbangan akhirnya komando tertinggi jatuh ketangan Jenderal Walter Model.
Operasi Market Garden awalnya merupakan operasi kilat yang sukses dengan cara menerjunkan pasukan lintas udara langsung ke jantung musuh. Namun akibat dari ketidak cermatan perhitungan serangan balasan lawan, kendala logistik dan berbelit-belitnya keputusan pusat (waktu itu terjadi semacam perdebatan antara pihak AS dan Inggris) maka operasi yang seharusnya dapat menggulung Jerman dari Belanda ini gagal total dan menimbulkan korban yang sangat besar di pihak sekutu. Diperkirakan hampir 18.000 lebih nyawa prajurit sekutu tewas salam operasi ini.
Judul dari game ini terinspirasi dari nama julukan rute yang harus dilalui 101st Airborne Division sepanjang 5 km di Eindhoven.
Sepanjang 5 km itulah, gempuran demi gempuran dari tentara Jerman datang silih berganti. Mulai dari peluru maut milik para sniper yang bersembunyi dirumah-rumah maupun peluru mortir yang datang tak terduga dan jatuh tepat ditengah-tengah konvoi divisi 101st Airborne yang malang itu. Rute itu terkenal dengan julukan Hell's Highway.
Berikut peta jalannya Operasi Market Garden:
Brothers in Arms: Hell's Highway memiliki banyak fitur baru, diantaranya adalah perintah baru untuk memberi komando secara spesifik kepada unit spesialis yang baru seperti team bazooka dan regu senapan mesin. Saat komando dijalankan pemain akan memberikan hand signals kepada unit yang diperintahkannya untuk mengeksekusi perintah. Sama seperti dalam seri-seri terdahulu.
Kali ini pemain juga dapat berlindung dibalik benda-benda yang ada. Sistemnya hampir sama dengan yang ada dalam game Rainbowsix Vegas. Juga perlu diingat bahwa semua benda yang dipakai untuk berlindung memiliki batas ketahanan yang berbeda-beda. Misal ketika kita berlindung dibalik papan kayu, maka dijamin jika lawan menembaki kita dengan senapan berkaliber 7.92x33mm seperti yang dimiliki oleh StG44 kita akan langsung roboh bersimbah darah. Pemain juga akan dihadapkan dengan musuh yang lebih berpengalaman dan berperlengkapan lebih komplit dan mutakhir dari kita. Kali ini, sesuai dikejadian aslinya, kita dihadapkan dengan II SS Panzer Corps.
II SS Panzer Corps merupakan korps elite lapis baja milik Jerman yang sudah teruji kemampuannya dalam Front Timur melawan Soviet.
Dalam serial ketiganya ini, AI juga mendapatkan peningkatan yang signifikan. Mereka akan bertindak sebagaimana mestinya dalam medan pertempuran.
Game ini dibangun dengan basis Unreal Engine 3 yang mengalami peningkatan. Dan juga DirectX 10 telah diimplementasikan dalam game ini. Brothers in Arms: Hell's Highway juga telah membuat tingkat kesadisan pertempuran menjadi semakin real. Yang jelas di seri ketiganya ini akan lebih gory ketimbang sebelum-sebelumnya.
Karakter yang kita gunakan dalam game ini juga masih sama seperti sebelumnya, yaitu Staff Sergeant Matthew Baker. Pemain-pemain yang lain seperti Staff Sergeant Joe Hartsock, Corporal Sam Corrion, Pfc Gary Jasper juga akan hadir kembali dalam game ini.
Berikut beberapa profil singkat mereka:
Sergeant Matthew Baker
Umur: 25, Hometown: St. Louis, Missouri, Senjata Favorit: M1 Garand.
Dengan pengalaman bertempurnya di Normandy, Baker siap menerima tanggung jawab penuh atas keselamatan dan keberhasilan misinya yang baru di Belanda. Bagaimana pun juga kehilangan sebagian besar anggota pertamanya dalam pertempuran Normandy masih menyisakan kesedihan mendalam dalam dirinya.
Staff Sergeant Joe Hartsock
Umur: 26, Hometown: Laramie, Wyoming, Senjata Favorit: M1A1 Thompson.
Staff Sergeant yang berjulukan Red ini tadinya merupakan Kopral ketika terjun dalam misi di Normandy. Serelah pertempuran dahsyat di Carentan, pangkatnya dinaikkan menjadi Staff Sergeant. Joe merupakan sahabat dekat Matt. Dalam waktu senggang mereka berdua sering membicarakan hal-hal yang kiranya nanti mereka lakukan setelah perang usai.
Corporal Sam Corrion
Umur: 27, Hometown: N/A, Senjata Favorit: M1A1 Thompson.
Corrion berpangkat Kopral sebelum ia terjun ke medan Normandy. Karena tabiatnya yang sangat berbahaya ketika berada di medan perang (ia selalu beraksi layaknya orang gila membawa SMG) maka tak heran jika ia tetap dijadikan sebagai Kopral.
Senjata-senjata yang akan hadir dalam Brothers in Arms: Hell's Highway kali ini adalah:
American
- M1 Carbine
- M1 Garand
- M1A1 SMG
- M3A1 SMG
- M9A1 Bazooka
- M1911 Pistol
- M1918 BAR
- M1919 Browning MG
- M1928 SMG (Tommy Gun with drum magazine)
German
- G43 with telescope
- MG42
- MP40 SMG
- Panzerschreck
- StG44 Assault Rifle
- Walther P38 Pistol
Disini kita juga akan bertempur bersama para buddies kita dari Inggris, 1st Airborne Division. Teknik flank pun juga dapat kita lakukan disini. Brothers in Arms: Hell's Highway adalah game yang menuntut kita untuk bertindak secara beregu, dengan kata lain bermain team adalah hal yang sangat utama. Jika kita ingin lolos dari maut dan pulang ke rumah dengan keadaan utuh maka berpikir dan bertindaklah sesuai taktik-taktik dan strategi yang matang serta jitu. Mungkin bagi pemain yang sudah sering atau terlanjur jatuh cinta dengan teknik-teknik Rambo yang hadir dalam Medal of Honor series ataupun Call of Duty series harus lebih banyak memperdalam cara bermain dalam game ini nanti.
Sang developer ingin membuat Brothers in Arms: Hell's Highway ini menjadi lebih real ketimbang serial sebelumnya. Berbekal pengalaman dan riset-riset yang bersangkutan dengan Operation Market Garden, Gearbox Software yakin kalau gamenya ini akan menjadi sesuatu yang bernilai untuk dimiliki para pecinta virtual wargames simulation.
Brothers in Arms: Hell's Highway dirilis untuk Microsoft Windows, Xbox 360 dan PlayStation 3 pada 23 September nanti. Ini merupakan keputusan akhir pihak publisher, Ubisoft, setelah sebelumnya sempat mengalami pengunduran waktu perilisan.
Ubisoft dan Gearbox Software juga mengumunkan akan merilis edisi khusus yang berisi 6 inch figure Sergeant Matt Baker dengan 13 accessories yang dikemas dalam blister pack, 32 halaman komik Brothers In Arms edisi perdana, peta replika full colour Operation Market Garden, dan yang terakhir 2 buah playable multiplayer characters.
(Update) Screenshots Down Here
