Command and Conquer : Red Alert 3
Sirene kembali berbunyi panjang. Tenang, ini bukan menandakan perang beneran terjadi. Tapi perang di Command and Conquer Red Alert 3 tidak lama lagi akan dimulai di PC. Pada seri ketiga ini mengalami perubahan yang cukup drastis dalam hal grafis, mengingat seri sebelumnya masih 2D. Tapi kini pada seri ketiganya, game ini tampil full 3D seperti kakaknya Command and Conquer 3 Tiberium Wars.
Red Alert 3 kini dibuat dengan mengunakan RNA engine. Yang merupakan engine game yang telah diperbaharui dari SAGE engine. Kemudian efek pencahayaan yang tidak kalah jauh dengan CnC 3 Tiberium Wars dan disertai full efek fisik kehancuran juga bakal ditemukan pada game ini.
Story line yang masih sama
Kisah Red Alert 3, dimulai dari belum berakhirnya perang dingin dan penelitian serta penemuan teknologi fiksi yang super canggih menjadi kenyataan. Para negara adidaya tersebut berlomba – lomba meluncurkan mesin perang yang super canggih hingga senjata super mematikan dengan satu tujuan untuk menjadi yang terkuat. Kesan yang diberikan pada game ini, sungguh menjauh dari kesan real dan lebih mendekat pada kesan fiksi.
Gameplay
Red Alert 3 memiliki gameplay yang mirip dengan Command & Conquer 3 : Tiberium Wars dan memang kedua game tersebut di produksi dalam satu atap, yakni EA LA. Pada Red Alert 3, game ini menyertakan mode permainan baru, yakni mode kooperatif dalam bermain di mode campaign. Baik itu mengunakan jaringan LAN ataupun internet, pemain dapat bekerjasama dengan pemain lainnya dalam menuntaskan setiap misi yang ada.
Namun, jika pemain tidak memiliki kedua koneksi tersebut, pemain dapat memanfaatkan fasilitas AI komputer yang telah disediakan. Seperti Major Giles, yang merupakan AI komandan dari fraksi Allies. Tiap fraksi bakal memiliki 3 AI komandan yang memiliki style bertempur yang berbeda – beda. Seperti ada yang lebih memusatkan penyerangan dari udara, dsb.
Kemudian dalam bermain bersama AI komandan yang dikendalikan oleh komputer, kamu dapat memantau pergerakan pasukan mereka di layar kecil sebelah kiri atas dan kamu dapat memberi beberapa perintah yang telah disediakan, yakni menyerang atau bertahan pada salahsatu unit atau lokasi, stop beraksi, dan bantu saya. Dan jika, kamu tidak memberikan perintah, mereka akan bertempur sesuai dengan stylenya.
Bagi pemain yang bermain dengan pemain lain dalam kooperatif mode akan memiliki gameplay yang jauh lebih mendalam lagi, seperti dapat berkoordinasi via VoIP, mengunakan APV dari pemain lain untuk menumpang, menumpang Air Field dan bangunan reparasi dari pemain lain, dsb.
Selain itu, game ini juga menyediakan mode permainan multiplayer dan Skirmish, bagi pemain yang ingin mengadu dengan pemain lain ataupun dengan AI komputer. Seperti kakaknya, Command & Conquer 3, campaign yang dimiliki oleh Red Alert 3 juga bakal di kemas dengan full motion video cut scene yang diaktori oleh orang-orang yang real, bukan mengunakan animasi komputer.
Fraksi Baru dan Unit Baru
Pada Red Alert 2 hanya memperadukan dua negara adidaya saja, yakni Soviet dan Allies, tetapi pada Red Alert 3 akan menghadirkan sebuah fraksi baru yang tidak kalah kuatnya, yakni The Empire of Rising Sun (alias Jepang). Dari ketiga fraksi ini semuanya didesain dengan balance. Masing – masing unit memiliki kelebihan dan kelemahannya.
Beberapa unit baru yang akan tampak di game ini, adalah unit Mecha Tengu yang merupakan unit dari Empire of Rising Sun, dimana bentuk unit ini menyerupai robot dari anime Macross, karena robot ini dapat berubah bentuk menjadi pesawat jet, Amored Bear, King Oni, Sickle, APC Bullfrog, Tankbuster, Shinobi ninjas, Yuriko (unit komando dari fraksi Empire of Rising Sun), dan sebagainya. Bahkan beberapa unit pada seri sebelumnya, seperti Tanya, Dogs dari fraksi Allies dan Kirov Airship dari Soviet, dsb juga bakal kembali hadir.
Masih dengan konsep gameplay yang sama, yang menyajikan pertempuran super cepat, dengan merekrut sumber daya, membangun markas dan meningkatkan pertahanan, kemudian membuat pasukan sebanyak mungkin untuk menyerang musuh. Tapi, yang cukup membuat Red Alert 3 lebih menonjol dibandingkan kakaknya Command & Conquer 3 adalah pertempuran game ini juga berlangsung di air, selain di darat dan di udara.
Pertempuran di air, kini tidak luput dari perhatian sang developer game. Hampir seluruh peta yang akan dikemas dalam game ini semuanya memiliki unsur air. Karena kini kamu dapat membangun markasmu di lautan, baik itu Construction Yard (MCV bakal dapat bergerak di air dengan mengunakan water jet), Power Plant, Ore Refinery, dsb. Bangunan tersebut akan berdiri di struktur yang dapat mengapung di atas air, tapi untuk Barrack, Amored Vechile, Air Field, dsb tidak dirancang memiliki struktur untuk mengapung di atas air.
Seperti di seri sebelumnya, game ini juga akan menghadirkan tech level yang dapat anda buka dengan tiap fraksi akan memiliki tiga Power yang berbeda dengan lima baris abiliti yang jika ditotalkan semuanya, game ini memiliki 45 abiliti. Dan untuk dapat mengunakannya, kamu mesti mengumpulkan sejumlah points hingga akhirnya dapat membuka abiliti – abiliti tersebut, seperti Nuklir misil, Balloon Bombs, dsb.
Pada Red Alert 3 , pemain tidak hanya bemain dalam style pertempuran super cepat saja, tapi juga memungkinkan untuk menerapkan strategi dalam bermain – main dengan lingkungan yang ada di peta. Seperti penempatan posisi pasukan kamu berada di dataran yang lebih tinggi dari musuh, akan membuat musuh tidak akan melihat dan kalaupun menembak, pelurunya tidak bakal mengenai unit kamu. Jikapun mengenai, jumlah damage yang dihasilkan akan sedikit sekali. Kemudian beberapa unit akan memiliki primary dan secondary senjata yang dapat kamu set sesuai kondisi pertempuran yang dihadapi.
Disamping itu, kamu juga dapat mengexplore peta untuk menemukan bangunan yang dapat mendukung pertempuranmu, seperti gedung – gedung yang dapat dijadikan sebagai tempat pertahanan dan perlindungan, Oil Refineries yang dapat membantu meningkatkan keuanganmu, Radio Tower yang dapat membuka peta dari fog, atau beberapa kotak bonus yang dapat berupa unit tempur ataupun uang.
Dengan hadirnya nuasa baru, seperti unit baru, fraksi baru, grafis full 3D, yang dikemas dalam konsep gameplay yang masih klasik, Red Alert 3 bakal menjadi game RTS yang patut kita tunggu. Disamping itu, EA LA juga turut merilis game ini ke platform Playstation 3 dan Xbox 360. kita tunggu saja tanggal perilisannya.
Command & Conquer: Red Alert 3
Published by: Electronic Arts
Developed by: EA Los Angeles
Genre: Strategy
Platform: PC
release date: TBA