Hard to be a God
Game yang akan dibahas kali ini adalah game bernama "Hard to be a God"
Yeppp..langsung aja..jalan cerita game ini terinspirasi oleh novel dengan judul sama yaitu "
Hard to be a God" , yang dikarang oleh sastrawan Rusia yaitu
Arkady dan Boris Strugatsky. Yes..Russian name but the game is not about Russia at all..
Story
Game ini menceritakan tentang kehidupan di dua planet yaitu planet Earth dan Arkanar. Earth dan Arkanar dulunya adalah dua planet yang corak kehidupannya mirip satu sama lain. Selama berabad-abad, kedua planet menjalin hubungan pertemanan yang baik, hingga pada suatu saat kedua planet tersebut saling berperang. Akibat dari peperangan itu adalah putusnya hubungan antara kedua planet dan masing-masing hidup sendiri-sendiri. Planet Earth berkembang menjadi planet yang memiliki teknologi yang maju, sedangkan planet Arkanar justru malah stagnan dan masih hidup secara primitif dalam kehidupan jaman pertengahan (medieval).
Untuk mencari tau alasan stagnannya peradaban di Arkanar, planet Earth mengirim agen rahasia/mata-matanya. Agar tidak terlihat mencolok, agen tersebut terpaksa harus tidak menggunakan peralatan canggihnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, orang-orang di Arkanar mulai berpikir kalau si agen tersebut seorang Tuhan (God).
Gameplay
Disini kita akan berperan sebagai seorang fresh graduate sekolah mata-mata jaman pertengahan (medieval). Tugas kita adalah memata-matai dan melaporkan situasi di Kerajaan Arcanar. Diceritakan bahwa karakter kita adalah seorang yang sangat ahli dalam bertarung dan berdiplomasi, dua modal vital yang akan sangat berguna untuk menyelesaikan suatu misi di kemudian hari.
Di awal game kita akan ditugasi sebuah misi latihan untuk mengetes kemampuan kita. Misi tersebut sebenarnya merupakan semacam tutorial tentang apa-apa saja yang dapat dilakukan di game. Mulai dari cara bernavigasi, cara berinteraksi/berkomunikasi dengan karakter-karakter dalam game (Non-Player Character/NPC), hingga cara mengganti kostum dan bertarung.
Walaupun menggunakan perspektif orang ke-3 atau third-person, bernavigasi dalam game ini bisa dikatakan tidak menyenangkan. Kita tidak bebas mengeksplorasi lingkungan game dikarenakan keterbatasan lapangan pandang, ditandai dengan terbatasnya pandangan ke arah vertikal (langit) maupun ke dasar (tanah). Lapangan pandang yang bebas hanyalah ke arah kiri dan kanan saja.
Dalam hal interaksi dengan NPC, kita dapat memilih beberapa alternatif percakapan, misalnya kita dapat berbicara dengan musuh kita apakah kita ingin berdiplomasi atau langsung bertarung. Kedua pilihan berbeda tersebut tentu menghasilkan konsekuensi yang berbeda-beda pula, bila kita memilih diplomasi tentu pertumpahan darah bisa dihindari dan kita memperoleh Diplomacy Points sedangkan bila memilih sebaliknya maka pertumpahan darah akan terjadi dan kita bisa mati atau menang dengan memperoleh Experience Points. Selain itu pilihan percakapan yang berbeda, juga akan menuntun kita pada jalan cerita yang berbeda pula endingnya.
Points tadi bisa kita tukar dengan special skill yang dapat membuat kita lebih kuat/lincah hingga ahli dalam berdiplomasi. Tinggal disesuaikan saja dengan gaya bermain kita.
Pada setiap misi yang berbeda, kita akan diberi akses untuk memakai pakaian dan senjata yang khusus sesuai situasi dan kondisi. Sebagai contoh apabila kita ditugaskan untuk menginfiltrasi markas pencuri, maka kita akan diberi akses untuk memakai jubah dan pakaian pencuri. Dari keterangan yang diberikan oleh developer game ini, dikatakan kalau nanti karakter kita akan mampu menggunakan peralatan-peralatan dan senjata-senjata canggih dari masa depan.
Aksi bertarung dalam demo game ini ada 2 tipe, yaitu bertarung dengan berdiri biasa atau sambil naik kuda. Tentu saja bila sambil naik kuda, maka speed dan attack points kita akan besar juga, namun jangan lupa kalau kuda kita bukan makhluk abadi.
Lingkungan dalam demo game ini cukup dinamis dimana terdapat transisi siang-malam sesuai waktu yang ada, selain itu juga terdapat dua cuaca yaitu cuaca panas dan hujan. Lingkungan yang ada juga cukup luas, sehingga kita dapat berpetualang untuk mencari barang-barang berharga maupun memburu binatang.
Game ini bertipe non-linear RPG dan memiliki multiple ending.
Teknis
Quote:
Minimum System Requirements
Windows® 2000/XP
Pentium®IV 2 Ghz (2,5 GHz recommended)
Sound card compatible DirectX®
512 MB RAM (1024 recommended)
Graphic card 3D 128MB, DirectX 9.0 (graphic card compatible DirectX9.0c with 256 MB recommended)
|
Tidak ada mode multiplayer di game ini.
Kualitas grafis game ini bisa dikatakan tidak istimewa jika dibandingkan dengan game-game genre sejenis yang jauh lebih dahulu rilisnya seperti misalnya The Elder Scrolls IV : Oblivion. Selain itu ada hal yang cukup mengganggu, dimana NPC sangat monoton baik pergerakan maupun AI-nya. Lihat saja gerakan NPC dibawah ini yang terus berlari walaupun ada kuda yang menghalangi jalannya.
Selain grafis, yang menjadi catatan adalah efek suara yang sangat monoton. Baik suara background lingkungan game maupun suara karakter, tidak berhasil membangun mood game.
Quote:
Silakan coba demo game ini.

406 MB
|
