Share
625 Views
45 Replies
Bocah berumur 15 tahun dari Rumania membunuh ibu angkatnya setelah sang ibu menolak membayar tagihan internet. Ionut Silviu Savin, yang dikenal kecanduan game, menusuk ibu malang itu hingga 17 kali sebelum pergi ke warnet setempat, main counter strike.
[CUT]Ibu Savin memutuskan, satu-satunya solusi agar Inout tidak menghabiskan waktu sedemikian banyaknya di depan komputer adalah dengan berhenti membayar biaya internet. Keputusan yang berakhir tragis.
Tragedi itu terjadi pada hari Rabu lalu. Hanya tiga jam setelah menusuk ibunya, Ionut terlihat berada di warnet favoritnya, di mana dia memainkan counter strike selama 4 jam. Polisi kemudian mendapati bocah itu telah mengambil semua uang yang ada di rumah.
Jasad sang ibu ditemukan suaminya, ketika dia pulang dari kerja. Dia segera menghubungi polisi. Tapi, Ionut menyerahkan diri sendiri, dengan tenang berkata, "Saya yang kalian cari."
Bocah itu kecanduan game dan internet. Dia jarang sekali keluar rumah dan bermain dengan teman-temannya. Bahkan bolos dari sekolah hingga 200 kali.
Penjaga warnet mengaku Ionut sering datang dan memainkan Counter Strike sendirian, dengan tudung jaket menutupi kepalanya. Dia tidak berteriak-teriak layaknya kebanyakan gamer ketika kalah, juga tidak pernah marah. Dia jarang sekali berbicara.
Guru Ionut pun menyebutnya sebagai anak yang pendiam dan introvert. Itu sebabnya, aksi pembunuhan itu mengejutkan semua orang yang mengenal Ionut.
Senjata yang digunakannya untuk membunuh sang ibu ditemukan di tempat pembuangan sampah terdekat.
Ionut saat ini dirawat di rumah sakit jiwa. Psikiater memeriksanya, untuk mendapati apakah bocah itu mengalami gangguan kejiwaan saat melakukan pembunuhan. Bila terbukti bersalah, dia menghadapi ancaman penjara 12 tahun.
source: Gaming addict kills mother then plays Counter-Strike - Multiformat - AllAboutTheGames.co.uk - Stabbed her 17 times[/CUT]