Hari Senin 30/6 gw nonton Gala Premier "Liburan Seru" yang diputar di Planet Hollywood KC, film ini diproduksi oleh Alenia Enterteinment bekerjasama dengan Dancow. Nyampe di KC jam 18.30 kemudian menukarkan undangan dgn 'goody bag' yang isinya box-box Dancow dan dgn tiket nonton. Setelah selesai makan malam (disediakan panitia), pada 19.20 penonton dipersilakan masuk theatre film.
Ini adalah spoilernya karena I'm sure most of u don't have interest to see this film. Tapi buat yg mo nonton mendingan tdk baca thread ini
Setelah menunggu lama karena banyak iklan dan gangguan teknis akhirnya film dimulai. Tokoh utama film ini berkisar pada 5 anak, Nala yg suka fotografi, Tama (adiknya), kakak angkat mereka Momo (anak Papua yg ukurannya besar-pendek), Reno yg belajar magic trick (sepupu mereka), dan Inka (adik Reno). Karena liburan sekolah sudah tiba mereka akan pergi ke rumah Tante Canda yang merupakan sebuah peternakan dan perkebunan di Semarang. Mereka diantar orang tua mereka ke stasiun gambir dan atas prakarsa mereka, mereka tidak mau ditemani oleh para ortu saat akan naik kereta (ortunya plg- WTF kg peduli ama anak gitu? pdhl msh pada kecil-kecil). Ketika akan naik kereta, tiket yg dipegang kak Momo hilang sehingga batal-lah utk pergi dari Gambir, dan mereka memutuskan untuk pergi ke stasiun Kota utk naik kereta ekonomi ke Semarang (emgny di Gambir ngga ada krt ekonomi ya???) Di loket tiket , petugas loketnya sangat ramahhhh dan sopan (susah ditemui di khdpn nyata). Tiket sdh didapat dan berangkatlah ke Semarang.
Sampai di Semarang mereka dijemput tante Canda dan diantar ke peternakan. Sampainya disana, kita diperkenalkan dgn Baja (anak salah satu pekerja di peternakan) yg sudah lama menjadi teman mrk ber-5. Malam harinya, ada dua orang penjahat yg mengendap-ngendap di sekitar peternakan yaitu Oji dan Eki (tipe penjahat komikal Home Alone 1&2, remember Joe Pesci and his Pal?) mereka sedang mencari sebuah peta harta karun yg diyakini ada di sekitar kediaman tante Canda. Namun malam itu mereka tidak menemukannya dan menunda pencarian.
Paginya anak-anak pergi ke
camping ground yang ada dekat peternakan . Di sana, Baja memberikan sebuah peta kpd Nala,
peta yg dibungkus plastik itu ditemukannya di bwah semak2 . Saat dibuka Nala, Tama mengatakan bhw kelihtannya peta itu
hanya setengah dari originalny . Kedua penjahat yang mengetahui hal itu memutuskan akan merebut peta tersebut (gw lp bgmn mrk bisa tau-soalnya rada ngantuk sih

), ketika anak-anak sdg beristirahat , mereka menawarkan untuk membantu mmbawa tas anak-anak . Tawaran tsbt ditolak dan anak-anak pergi ke jalanan, lewatlah sebuah jip Landrover merah yang supirnya (belakangan diketahui sbg Om Harun) menawarkan utk mengantar plg Nala dkk. Tawaran tsbt kembali ditolaknya dan mrk pergi ke camping ground.
Malamnya, Inka pergi berkeliling perkemahan namun diculik kedua penjahat. Nala dan yg lain stlh mengetahui Inka hilang memutuskan utk mencarinya dgn menelusuri jejak kaki kedua pnjahat (pdhl mlm itu gelap bgt dan mrk tidak tau posisi terakhir Inka ada dimana). Stlh dgn gampangnya mengikuti jejak sampailah mrk di sebuah gua tempat Inka disekap. Nala dkk membuat sebuah peta palsu yang ditukar dgn Inka (di luar gulungan ditulis 'ini peta asli' dan dalamnya ditulis' anda tlh tertipu') , setelah menyadari ditipu, para penjahat mengejar para bocah.
Baja yang membawa peta asli disuruh Nala pergi ke arah lain sdkn Nala dkk ke arah berlawanan. Baja berhasil kabur dan plg ke Tante Canda sdgkn Nala dkk dlm pelariannya ketemu Om Harun dan ikut mobilnya utk melapor ke polisi. Ternyata Om Harun lah dalang semua ini (I'm not to surprised with that) dan kelima anak disandra. Om harun menelpon Tante Canda utk melakukan barter di sebuas reruntuhan pemukiman jaman Hindu. Setelah mendapatkan peta, om Harun pergi mencari harta tsbt, yg dikejar oleh anak-anak dan tante Canda.
Akhir cerita, harta yg berupa Bokor (semacam mangkuk emas) ditemukan dan para penjahat ditangkap polisi (yg sebelumnya sdh ditelpon Tante Canda) dan the end.
Hal-hal yg janggal dan menggangu dlm film ini:
1. Bgmn peta itu bisa dibungkus plastik di tengah utan?????? Dan siapa yg naruh disitu??? sampai akhir film tidak ada penjelasannya
2. Katanya peta itu hanya setngah tapi saat mencari harta, om harun hanya memegang peta itu saja tanpa menggunakan yg setengah lagi

dan tdk ada penjelasan ttg sejarah peta tsbt
3. Produk Dancow tiga kali muncul dgn shot yg telalu dipaksakan, cth: saat anak-anak dan tante Canda sdg berbincang-bincang di meja makan tiba-tiba kamera beralih ke seorang pembantu yg sdg menyiapkan susu, lngkp dgn box dancow!
4. nyanyian dlm film ini durasinya terlalu pendek (terkesan tanggung) dan banyak pengulangan kata-kata, koreografinya juga trksan kaku.
5. dialognya terlalu tekstual dan kurang luwes.
Namun yg bisa dipuji dari film ini adalah:
1. Akting para pemainnya tergolong bagus
2. Pesan moral , utk tdk percaya pd org asing.
3. Film yg simpel dan menghibur utk target anak-anak.
Demikian review saya ttg film musikal "Liburan Seru" yg akan segera diputar di bioskop Indonesia. Mohon maaf kalo sdh menyinggung pihak-pihak ttt dan jika ada kesalahan dalm cerita (gw nonton sambil trngantuk-ngantuk).