Gw baru aja nonton film ini semalem. Dan, walau tidak ingin membuat review tentang film ini, tapi sebagai pengikut setia James Bond, kecuali gamenya, paling enggak ini ada sedikit kata kata dari gw buat ngasih impresi akan film ini.
Batman Begin's versi 007
Film ini bermaksud untuk me reset storyline James Bond kembali ke awal. Kembali dimana era agen 00 belum dimulai. Disini James Bond baru akan dilantik menjadi agen 00. Yang mana berarti ini misi pertamanya sebagai agen 00. Yang ternyata tidak disukai cara kerjanya oleh MI6. Apakah misinya akan sukses seperti yang dia harapkan ?
Seperti tipikal Bond era Roger Moore, Bond kali ini juga punya kelas yang sama. Sedikit gadget canggih, lebih cenderung ke penokohan daripada action, lebih banyak emosi, nggak seperti era Pierce Brosnan yang cenderung bikin ngantuk.
Banyak sekali bagi mereka yang fans James Bond hal hal berbeda yang mungkin mengundang kritik atau malah applause pada seri James Bond ke 21 ini.
Hal hal mendasar yang diubah pada Casino Royale
- Judi Dench, yang pada era Pierce Brosnan adalah penerus dari M pria, sekarang menjadi M era pertama.
- Walther P99 menggantikan Walther PPK yang menjadi senjata langganan Bond.
- Felix Leiter, teman CIA Bond yang sering nongol di era jadul, sekarang diperkenalkan lagi pada Casino Royale sebagai anggota CIA pertama yang dikenal Bond.
- Felix Leiter dulu berkulit putih. Sekarang kulit hitam. ( bukan maksud rasis )
- Q belum di perkenalkan.
- Miss Moneypenny belum di perkenalkan.
- Sudah tidak mirip film kartun. Paling enggak gw lebih suka model dewasa gini
- Aston Martin, kembali digunakan sebagai Mobil Bond. Supercar buatan Aston Martin yang digunakan adalah Aston Martin DBS V12.
- Sebagai intermezzo, Aston Martin DB5 lawas yang dulu dipakai Bond era Roger Moore, juga di sertakan.
- Non Smoking Bond.
- Vodka Martini, stirr/shake nya masih terserah bartender. Minuman Bond biasanya "Vodka martini. Shaken, not stirred".
Komentar tentang rebranding James Bond

Bond asli versi illustrasi
Dipilihnya Daniel Craig sebagai pemeran James Bond, pada awal kemunculannya benar benar membuat gw merasa geram. Gimana enggak ? Akting yang buruk, sedikit demam kamera dan penegasan tokoh yang tidak tegas pada 10-20 menit awal bikin gw segera mencap buruk Daniel Craig. Tapi nampaknya gw tergesa gesa menilai

Walau kadang gw juga ngerasa kalau dugaan itu benar
Akting buruk itu untungnya segera berlanjut pada adegan action yang "kita nggak perlu memikirkan tentang tokohnya, James Bond atau Teletubbies, whatever". Setelah adegan action yang lumayan keren ( bikin inget sama Yamakasi ), baru deh akting Daniel Craig terlihat lebih matang secara tiba tiba. Berarti kemungkinannya kesan canggung tadi memang disengaja oleh sutradara. Entah sengaja atau tidak, good.
( pake "saya" aja ah, lebih berasa review

)
Setelah melalui beberapa adegan, saya masih melihat keanehan pada Bond satu ini. Ya selain tampang yang keras, garis muka yang cukup melenceng walau tidak semelenceng Pierce Brosnan atau Timothy Dalton, tapi satu hal yang masih tidak nampak,
mata biru Bond. Mata biru nya tidak nampak sampai pada adegan dimana cahaya nya cukup terang, baru matanya terlihat sangat biru muda. Mata biru ini memang diangkat derajatnya oleh Bond era Roger Moore. Mata biru Bond sangat digemari dan setiap penerusnya mustinya juga bermata biru.
Sayangnya, Daniel Craig masih belum bisa menirukan "mata genit" Bond yang dipopulerkan sejak awal oleh Sean Connery. Dan "senyum maut" Roger Moore. Hal ini menjadikan Bond versi baru ini sedikit lebih "gelap" dan "belum" jadi Playboy. Pada versi ini Bond juga diceritakan sangat anti cewek, malah. Sampai akhirnya jatuh cinta pada rekanannya.
Tapi kalau mengacu pada keinginan Sutradara James Bond kali ini yang ingin mereset kontinuitas James Bond, tampang Daniel Craig memang paling mirip dengan sketsa awal James Bond, hanya saja lebih modern penampilannya.
Komentar tentang movienya
Casino Royale tampil lebih kelam dan sedikit lebih glamour dari James Bond sebelumnya. Alur cerita yang di ramu sedemikian rupa untuk memperlihatkan agen 00 rookie yang masih gegayaan, agak belagu, dan mudah frustasi karena tingkat kesulitan pekerjaannya, benar benar dikerjakan dengan manis.
Seperti biasa, perang mulut antara Bond dengan Bond girl selalu ada dalam film Bond. Dan kali ini, dibuat se brutal mungkin level intelejensinya. Bahkan pacar dan pacar orang sebelah saya bertanya hal yang sama "Itu maksudnya apaan sih? Gw ga ngerti.." Oh ya, dan mungkin anak kecil di ujung bioskop juga tanya ke maknya. Yang mungkin maknya juga langsung nelpon suaminya untuk tanya maksudnya..
Beberapa adegan yang mengingatkan pada kisah kisah Bond era lalu juga di sertakan sebagai intermezzo. Lumayan lah buat nostalgia.
Bond kali ini tampil sangat keras. Dibandingkan Bond masa lalu yang lebih senang menjalankan aksinya diam diam, Bond versi Daniel Craig lebih sering bermandikan darah. Kekerasan tampil lebih vokal dan sedikit terlalu keras bagi seorang mata mata. Sekali lagi, mungkin hal ini karena Bond baru saja jadi agen 00.
Karisma Bond sendiri berubah 180' dibandingkan dengan apa yang sudah menjadi image kebanyakan orang tentang James Bond, Bond kali ini lebih mirip penjahat grusa grusu daripada jagoan tampan yang tenang dan meyakinkan.
Eva Green, yang menjadi Bond girl berhasil membawakan sisi lembut Bond yang jarang tampak secara sempurna. Biasanya hanya berkesan bercanda atau sangat percaya diri. Namun pada Bond kali ini, perbedaan itu cukup kentara.
Yang membuat Bond kali ini agak mengecewakan atau paling tidak, mengkhawatirkan, adalah panjangnya film ini. Terlalu panjang 20 menit. Film biasa yang kita saksikan selama 1.5 jam atau 2 jam masih ok. Tapi 2 jam 20 menit, bikin kandung kemih sedikit senut senut. Dan pada akhirnya berujung pada tidak konsen nonton film.
Masih ditambah lagi dengan banyaknya adegan adegan kurang penting yang seharusnya bisa di eliminasi untuk mengurangi 20 menit itu. Beberapa adegan juga nggak benar benar bagus dalam penyutradaraan sehingga kadang kita bingung mengenai hubungannya adegan A dengan adegan B. Karakter yang berubah posisi, bahkan karakter yang nongol lalu hilang lalu nongol.
Dan yang paling parah.. Ending yang anti klimaks.

Saya harap di perbaiki di seri Bonds selanjutnya.
Satu hal yang mungkin bisa benar benar membekas di hati para penonton Casino Royale, yang mungkin akan banyak sekali dirasakan oleh para pria sampai di rumah, adalah adegan penyiksaan Bond yang, terus terang, orisinil.
click to show
Adegan dimana testis Bond di Volley pake bandul cambuk sepertinya adalah adegan penyiksaan yang paling parah, bagi pria. Mendingan langsung dibunuh dari pada harus di tabokin testisnya. Menulis ini saja, sudah terbayang sakitnya..
Awal yang cukup bagus, bagi sebuah sekuel tentunya
Ya Bond memang akan dibuatkan lagi sekuelnya. Sampai sekarang masih berjudul Bond22 dan belum jelas akan mengambil cerita dari Novel yang mana. Dengan aura lebih gelap, pembawaan cerita yang lebih baik dari Bond yang ini, Daniel Craig yang lebih bisa menjiwai Bond di masa depan, mungkin akan membawa sekuelnya melejit ke puncak Box Office.
Walau film ini sedikit mengecewakan dan mungkin bisa menyebabkan batu ginjal, tapi awal dari rebranding James Bond ini bisa dibilang cukup baik dan masih layak tonton bagi penggemar James Bond. Kecuali mereka yang menggemari James Bond hanya karena gadgetnya. Disini nggak akan ditemui lagi invisible car yang konyol itu.
Trivia :
Did u know, setiap pemeran Bond Girl, cuma sedikit yang kemudian masih bertahan di belantika Layar Perak. Sekiranya pun masih dianggap sebagai aktris, maka role nya seringkali tidak penting. Hal ini biasanya karena karakter yang mereka mainkan selalu terbunuh di akhir cerita, sejalan dengan karir mereka yang juga mati. Nah sama dengan biasanya, karakter Vesper di Casino Royale juga terbunuh di akhir cerita.
Akankah Eva Green mampu melanjutkan karirnya setelah menjadi Bond Girl ?