Kalo suatu saat film ini main disini, atau bumping nemu film ini di internet, it's worth to see.
Doomsday bercerita tentang Inggris dimasa depan, dimana seluruh penduduknya terjangkiti virus mematikan bernama Reaper. Virus ini menulari semua orang yang berada dekat dengannya, dan hanya sedikit saja orang orang yang mampu bertahan menghadapi ganasnya virus ini. Akibat dari virus ini sebagian besar masyarakat Inggris terpecah belah. Mereka yang masih mampu bertahan, membentuk kelompoknya sendiri sendiri, dan membentuk negara negara mereka sendiri. Sampai akhirnya suatu hari diketahui bahwa virus ini mulai muncul lagi, ditugaskanlah si sexy Eden Sinclair ( Rhona Mitra) untuk mencari obat penyembuhnya.
Doomsday mengambil setting post apocalyptic fantasy jadul, lengkap dengan rambut mohawk dan celana cungkring nya. Di dalam berbagai aksi yang ditampilkan, secara keseluruhan sangat menarik. Sudut pandang yang biasa menciptakan stigma karakter super power ditiadakan, nggak ada gerakan gerakan fenomenal atau banyak banyakan CGI. Semuanya terkesan biasa aja dan malah, cenderung jadul. Retro abis lah pokoknya. Sesuai lah sama tema dasarnya.
Doomsday juga menampilkan banyak gore old-skool, yang lebih gila lagi intensitas nya. Sedikit dibawah Rambo 5, tapi dengan kapasitas yang realistis. Dan sudut pengambilang gambar yang bisa dibilang "sarap". Permainan kamera dan gore tadi sebagai sarana untuk sedikit banyak memberikan guyonan kepada para penontonnya, di sela sela aksi yang tak kunjung habis. Makin dalem kedalam film, makin sinting dan ada ada aja ke gilaan nya sutradara dan penulisnya.
Anyway, Rhona Mitra tampil mirip banget sama Kate Beckinsale ( Underworld) disini, yang menurut gw pribadi, jauh lebih atletis dan lebih sexy dari pada Kate Beckinsale. Paduan gaya nya emang pas banget buat tabok tabokan, dan jangan lupa kalo dia adalah mantan official Tomb Raider model. Gw lebih suka Mitra yang jadi Lara Croft ketimbang miss bibir, Angelina Jolie. Sayangnya, walaupun rated R, nggak ada nudity dari Rhona Mitra disini, karena udah diambil alih sepenuhnya sama Craig Conway, musuh utamanya, yang gemar topless dan bergaya brutal.
Kesan akhir :
Gw suka gaya serampangan dan main main, kadang kelewat iseng yang diambil sebagai sudut pandang kamera. Genre semacam ini juga jarang banget ditemuin, jadi gw rasa cukup worth lah buat ngilangin super-hero-movie-boredomness.
Score 3.5 / 5
