Share
3077 Views
200 Replies
Cinta yang tersembunyi…
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Ketika kita menangis ?
Ketika kita membayangkan ?
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan yang dinamakan CINTA.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan, tapi melepaskan bukan akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru, kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang tengah mencari, dan mereka yang telah mencoba. Karena merekalah yang dapat menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata “Aku turut berbahagia untukmu”.
Apabila cinta tidak bertemu, bebaskanlah dirimu, biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi. Kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan CINTA dan kehilangannya. Tapi, ketika CINTA itu mati, kamu tidak perlu mati bersama CINTA itu.
Orang yang berbahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya , melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh,.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa “penyesalan ” tidak harus
ada, CINTAMU AKAN TETAP ADA DI HATINYA, sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah kau buat.
Teman sejati mengerti ketika kamu berkata “Aku lupa”.
Menunggu selamanya ketika kamu berkata “Tunggu sebentar”.
Tetap tinggal ketika kamu berkata “Tinggalkan aku sendiri”.
Dan tetap menantimu ketika kamu berusaha menghindari dan
meninggalkannya .
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata “Bolehkan saya masuk? ”
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan
karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.