Kata Satria Piningit ini selalu muncul pada saat tertentu, kadang muncul ketika rakyat sedang gundah gelisah terhantam badai kehidupan dan redupnya masa depan. Kata itu juga muncul ketika baterai seksesi yang habis. Intinya rakyat mengaharapkan hadirnya satria yang mampu memberikan kesejahteraan "gamah rimpah loh jinawi' di tanah pertiwi. Kendati kata satria piningit itu adalah kosa kata Jawa, namun sudah akarab ditelinga rakyat Indonesia yang sarwa budaya, suku dan bahasa yang beraneka. Kadang orang menghubungkan dengan turunya wahyu yang acap kali diberi nama "pulung", itupun masih dihubungkan lagi dengan beberapa misteri. Buku ini beruasaha memberikan penjelasan dari semuah prediksi/ramalan terkait dengan suksesi kepemimpinan. Sebenarnya buku ini laik hadiri di blog yang membahasa javanologi [mis; Joglo Javanologi], karena kandungan bahasan sangat terkait dengan nafas blog tersebut.
Di Jawa dal;am memilih seorang pemimpin kadangkal masih dikatkab dengan kalkulasi yang penuh renik-renik, dikatkan dengan tanggal lahir, pasaran [istilah di penanggalan Jawa], mangsa atau lainnya. Ada juga yang meneropong dari sisi lain yakni menggunkan prediksi Jaya Baya [ Jangka Jaya Baya], ada pula dicermati dengan ramalan Rangga Wasita.
Buku ini membahas suksesi dari ranah itu, dan membaginya dalam kategori sebagai berikut:

  • Satrio kinunjoro Murwo Kuncoro

  • Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar

  • Satrio Jinumput Sumelo Atur

  • Satrio Lelono Topo Ngrame

  • Satrio Piningit Hamong Tuwuh

  • Satrio Boyong Pambukaning Gapuro

  • Satrio Pindandito Sinisihan Wahyu


Selanjutnya kategori ini di konversikan dengan keadaan yang telah terjadi dikaitkan dengan jati diri presiden yang ada di negeri ini.

SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO
Tokoh pemipin yang akrab dengan penjara [Kinunjoro], yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan akan kemudian menjadi tokoh pemipin yang sangat kuat tersohor diseluruh jagad. Tokoh yang dimaksud Soekarno.

SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR
Tokoh pemimpin yang berharta dunia [mukti] juga berwibawa/ditakuti [wibowo], namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan/ kesalahan [kesandung Kesampar]. Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto.

SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR
Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut [jinumput] akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja [Sumela Atur]. Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Bacharuddin Jusuf Habibie.

SATRIO LELONO TAPA NGRAME
Tokoh pemimpin yang suka mengembara/keliling dunia [Lelono] akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang bercukup/Rohanian [Tapa Ngrame]. Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH Abdurrahman Wahid.

SATRIO PININGIT HAMON TUWUH
Tokoh pemimpin yang tersembunyi/terasing [piningit] yang muncul tiba-tiba atau tak disangka-sangka dan membawa kharisma keturunan dari moyangnya [Hamong Tuwuh]. Tokoh yang dimaksud Megawati soekarno Puteri.

SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO
Tokoh pemimpin yang berpindah tempat [Boyong] dan akan menjadi peletak dasar juga sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya Zaman keemasan [pembukaning Gapuro]. Banyak pihak yang meyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyuno. Presiden Keenam dan Ketujuh Republik Indonesia berkuasa tahun 2004-2014.

SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU
Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan [Pinanto] dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum/petunjuk Allah SWT [SinisihanWahyu]. Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati. Satria inilah yang dibahas buku ini.

BUKU INI MEMPREDIKSI RI-1 UNTUK PERIODE 2014.
Menurut buku ini banyak tokoh muda yang mungkin masuk dalam wilayah jabatan presidentahun 2014, tentunya seorang-orang yang usianya masih muda, sehingga mencapai usia matang ketika tahun 2014. Ada lima tokoh yang dinilai memiliki reputasi untuk tampil RI 1. Tokoh itu adalah:

1. Agus Harimurti Yudhoyono--Suami Annisa Pohan
2. Edhie Baskoro Yudhoyono
3. Puan Maharani Soekarnoputeri
4. Ahmad Muntaz Rais
5. Zanuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid
6. Dede Yusuf.

Catatan: Kendati dalam buku ini dituliskan lima tokoh, ternyata yang dibahas buku ini 6 tokoh dengan tambahan "Dede Yusuf". Buku ini rupanya memberikan ruang istimewa pada Dede Yusuf, pertama dari deretan tokoh muda yang dibahas memang memiliki darah politik dan pejabat negara seperti Yeni Wahid [Gus Dur], Edhei Baskoro dan Agus Hari Murti [SBY], Ahmad Muntaz [Amien Rais], Puan [mbak Mega]. Sedangkan Dede Yusuf dari kalangan seniman artis. Kedua yang istemewa untuk Dede, dibahas lebih banyak oleh buku ini, bahkan merupakan Bab tersendiri hingga mencapi tujuh halaman pembahasan.

Data buku :
JUDUL: Wahyu Soekarno Titisan Soeharto Muncul 2014
PENERBIT: Pustaka Solomon. Jl. Malioboro 167 Yogyakarta