Gamexeon.com : Situs, Portal dan Forum Komunitas PC, Online, Handheld, dan Video Games Indonesia home
Gamexeon.com : Situs, Portal dan Forum Komunitas PC, Online, Handheld, dan Video Games Indonesia Logo


Free Chatz Ngobrol apa aja, tp yang sopan lho !!


Selamat datang di Gamexeon Forum !

Saat ini kamu sepertinya masih menjadi tamu saja yang hanya dapat memanfaatkan situs ini secara terbatas. Dengan bergabung bersama kami, kamu dapat menanyakan semuanya mulai dari panduan sebuah game sampai utak atik game dan hardware. Banyak fitur lain seperti blogging, fasilitas realtime feeds, video post, poll dan lain sebagainya sebagai sarana diskusi juga disertakan dan siap digunakan oleh siapapun. Registrasinya cepet dan gampang kok, nggak bertele tele, makanya itu daftar sekarang!

Kalo ada masalah mengenai pendaftaran dan lain sebagainya, hubungi kami segera.
Kalau mau lihat index forum aktif yang sedang melakukan diskusi, kamu bisa klik disini .
Kalau mau tau apa saja yang sedang berlangsung di GX secara realtime, kamu bisa klik Newpost. Nggak usah di tutup lagi, nanti dia update sendiri :)

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
Old
  (#1 (permalink))
the_artic_monkey (Offline)
Underground mod
the_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of light
 
the_artic_monkey's Avatar
 
View the_artic_monkey's System
Posts: 5,976
Join Date: Jan 2007
Location: Rumah Monyed q[^,^]p
Rep Power: 48
Points: (Donate)


Status : do it your self before your self di duit-in =))
Points: 99,467, Level: 32
Points: 99,467, Level: 32 Points: 99,467, Level: 32 Points: 99,467, Level: 32
Level up: 56%, 2,783 Points needed
Level up: 56% Level up: 56% Level up: 56%
Activity: 47%
Activity: 47% Activity: 47% Activity: 47%

story : jangan main2 dengan PEREMPUAN!!! - 09-07-08, 03:51

Jangan Main-Main dengan Perempuan!

Cerpen Lan Fang

Malam ini aku sungguh terkejut ketika melihat perempuanku berdiri di depanku. Ia bebas!
"Apa yang kau tulis? Apa kau menulis tentang perempuan lagi?" mendadak saja ia sudah mendelik di depanku.
"Kenapa?" tanyaku acuh tak acuh dengan rasa tidak senang.

Menurutku apa yang akan aku tulis adalah urusanku sendiri. Karena apa yang akan aku tuangkan dalam kata-kata adalah apa yang ada di dalam otak dan kepalaku! Jadi bukan wewenang perempuanku untuk melakukan intervensi terhadap apa yang akan aku tulis.

Jujur saja, aku tidak suka dengan kehadirannya di saat aku menulis. Ia selalu mengusikku dengan segala kenyinyirannya sehingga apa yang aku tulis tidak murni dari jari-jemariku sendiri.

Karena ketidaksukaanku itulah, maka ia kupasung selama lima tahun!
Lima tahun yang lalu, bibirnya yang indah kujahit, gigi geliginya kucabut, dan lidahnya kupotong. Lalu bibirnya yang indah itu, gigi geliginya, dan lidahnya, kusimpan di dalam toples yang berisi air keras. Kuawetkan di dalam toples itu! Tidak hanya itu! Kalau boleh aku meminjam istilah Agatha Christie ketika menggambarkan otak Hercule Poirot adalah "sel-sel kelabu"-nya dan semangatnya kukunci di dalam gudang gelap. Dan rongga matanya yang kerap kali mengeluarkan butir-butir air mata, aku cungkili lalu kubekukan di dalam frezer.

Sehingga dalam lima tahun terakhir ini, perempuanku tidak bisa berkata-kata, tidak mempunyai semangat karena sel-sel kelabu di kepalanya tidak berjalan normal, dan tidak bisa mengeluarkan air mata sama sekali! Ia benar-benar seperti robot. Ia tertawa tetapi tidak bisa menyeringai. Ia menangis tetapi tanpa air mata. Ia tubuh tanpa jiwa. Ia bergerak hanya berdasarkan perintahku ketika aku membutuhkannya untuk menyiapkan segelas kopi untukku. Seluruh roda hidupnya kubuat jalan di tempat.

Setiap hari perempuanku sibuk dengan dirinya sendiri. Ia sibuk mencari mulut yang memuat lidah, bibir, dan giginya, juga memunguti kristal-kristal air matanya di dalam frezer, atau merenda sel-sel kelabu di dalam kepalanya dan menyulam semangatnya yang hilang.

"Apa kau menulis tentang perempuan lagi?" suara perempuanku mengelegar kali ini.
Aku tengadah karena terkejut. Jari-jemariku berhenti menari di atas keyboard tuts-tuts laptopku. Dan aku terperanjat tidak kepalang tanggung ketika aku menyadari perempuanku berdiri di depanku dengan begitu perkasa! Jahitan di bibirnya sudah rentas. Gigi geliginya sudah menjadi taring semua. Dan…lidahnya berapi!

Astaga!
Aku larikan pandanganku ke toples berisi air keras di mana aku mengawetkan organ-organ mulut perempuanku. Semua masih lengkap di dalam toples itu…

"Bah! Kau kira kau bisa memasung mulutku untuk selamanya?" Ia bertanya dengan ketus.
Aku berlari ke gudang gelap di mana aku menyekap sel-sel kelabu otak dan semangatnya. Semua masih ada di tempatnya.

"Kau pikir aku tidak bisa mendapatkan sel-sel kelabu dan semangat baru?" Ia bertanya dengan nada mencemooh.
Aku berlari lagi membuka frezer. Kulihat butir-butir air matanya yang membeku masih menjadi stalagnit dan stalagtit di sana. Tidak ada yang berubah.

"Kau mau aku tidak bisa tertawa dan menangis untuk selamanya kan? Kau kira semudah itu?" Suaranya terdengar sampai di tempat aku berdiri.
"Lalu apa maumu?" kudengar nada suaraku setengah putus asa.

Aku berjalan gontai dengan bahu lesu kembali ke tempat dudukku. Aku merasa seperti ada sebuah bahaya laten yang mengancamku. Naluriku mengatakan bahwa perempuanku sekarang lebih berbahaya dibanding lima tahun lalu.

"Jangan main-main dengan perempuan!!!" jawabnya cepat dan tegas.
"Apa?!"

"Jangan main-main dengan perempuan!!!" Ia mengulangi kalimatnya.
"Aku tidak mengerti apa maksudmu..."

"Baik. Sekarang giliranmu untuk duduk dan mendengarkan kata-kataku. Tutup laptopmu. Karena aku muak dengan semua tulisanmu yang gentayangan di dunia perempuan. Sekarang aku ingin kamu menulis tentang laki-laki!" perintahnya seperti seorang juragan.

Nah…nah…nah…, inilah salah satu alasan kenapa aku memasungnya lima tahun lalu. Ia benar-benar seperti seorang juragan, seorang boss, seorang atasan, seorang direktur, kalau sudah mengeluarkan kata-kata. Ia perempuan yang bisa membuat kebanyakan orang mengiyakan semua kata-katanya.

Tetapi, tidak aku!
Justru aku adalah orang yang membuatnya mati dari kata-kata. Memasungnya mati dari emosi. Membuatnya tidak peduli dengan dunia sekitarnya. Kusibukkan ia dengan mencari mulut, sel-sel kelabu, semangat, dan air matanya.

Perempuanku mengambil posisi duduk di depanku. Ia pandangi aku dengan matanya yang berapi. Lalu mulai bicara lagi dengan lidahnya yang berapi pula.

"Aku ingin kamu menulis tentang laki-laki!" Ia mengulangi kata-katanya.
"Aku tidak bisa..."

"Harus bisa!" potongnya cepat. "Sudah terlalu banyak dan sudah terlalu lama perempuan dipermainkan dari segala segi. Coba kamu lihat semua iklan di televisi, mulai makanan, sabun, elektronik, pakaian dalam, obat datang bulan sampai obat panu kadas dan kurap, semua memakai perempuan," ia mulai nyerocos dengan intonasi suara yang semakin lama semakin tinggi.

"Itu namanya perempuan mempunyai nilai jual karena indah dan menarik."
"Bah! Perempuan mempunyai nilai jual? Apa maksudnya perempuan itu menarik? Lalu dengan alasan menarik itu kalian, kaum laki-laki, dengan seenaknya saja mempelajari dan membedah perempuan bukan saja secara visual tetapi juga secara riil. Dokter-dokter kandungan mengobok-obok perempuan mulai dari labia mayora, labia minora, saluran falopii, uterus, bahkan menjadikannya kelinci percobaan untuk proses inseminasi, bayi tabung, bahkan mungkin program cloning di kemudian hari, dengan alasan kemajuan ilmu kedokteran."

"Itu namanya kodrat. Karena itu perempuan berharga..."
"Apa katamu?" Ia seperti harimau meradang.
Matanya semakin berapi. Lidahnya semakin membara.

"Perempuan berharga?! Kalau perempuan berharga kenapa undang-undang perkawinan hanya mengatur tentang poligami? Kenapa tidak mengatur tentang poliandri? Kenapa kalau perempuan tidak bisa memberikan keturunan bisa menjadikan alasan bagi laki-laki untuk kawin lagi? Bagaimana dengan laki-laki yang impoten, azospermia, ejakulasi dini, atau apa saja namanya..., bisakah dijadikan alasan buat perempuan kawin lagi? Di mana hukum perkawinan kita menempatkan bahwa perempuan itu berharga?"

"Ah…kau lebih baik menjadi aktivis perempuan dan ikut demo di bundaran Hotel Indonesia saja sambil membawa spanduk besar-besar membela hak asasi perempuan," aku mulai kalah omong.

Nah…nah…nah…, wajar kan kalau perempuanku kupasung lima tahun lalu? Memang semua yang dikatakannya benar dan masuk akal. Tetapi juga benar-benar membuat posisi laki-laki berbahaya.

"Kalian, kaum laki-laki, masih belum cukup puas dengan itu. Semua wartawan koran masih saja menulis tentang perempuan yang diperkosa dengan visum et repertum vagina sobek dan selaput dara rusak, lalu dibunuh, dipotong-potong dan dibuang. Kenapa tidak pernah ada berita seperti ini...hm..." Ia kelihatan berpikir sejenak. "Begini...: Telah ditemukan mayat seorang laki-laki di atas tempat tidur dalam keadaan telanjang dengan bagian-bagian tubuh terpotong-potong, kepala lepas dari tubuhnya, dan menggigit penis yang dijahitkan ke mulutnya sendiri. Bagaimana?"

Huek!
Tetapi perempuanku justru tertawa terkekeh-kekeh sampai air matanya meleleh.

Setelah lima tahun, baru kali ini aku melihat matanya mengeluarkan air mata lagi, bibirnya menyeringai tertawa, dan ada nada suara yang keluar dari labirin tenggorokannya.

Aku tidak tahu apa makna tertawanya. Ia sukakah? Gelikah? Getirkah? Atau mungkin aku terlalu lama memasung perempuanku sehingga aku sendiri tidak mengenal makna tertawanya dan tidak bisa membaca arti air matanya? Aku tidak kenal dengan perempuanku sendirikah?

Sehabis tertawanya yang cukup lama, ia menarik nafas panjang. Mengambil sebatang rokokku di atas meja, menyulutnya dengan lidahnya yang berapi. Ia memang tidak memerlukan korek api lagi karena lidahnya sudah berapi.

"Sekarang, kalian yang mengaku penulis, juga beramai-ramai menulis tentang perempuan. Kalian telanjangi perempuan di atas kertas sampai tidak ada ruang untuk sembunyi lagi untuk perempuan. Kalian geluti dan perkosa perempuan beramai-ramai dari visualnya, haknya, organnya, emosinya, air matanya, juga kelaminnya!"

"Ng… karena perempuan menarik. Ia marah menarik, ia tertawa menarik, ia menangis juga menarik, ia telanjang…apalagi. Menarik sekali!"
"Ya, kalian telanjangi perempuan habis-habisan."

"Karena menelanjangi perempuan itu nikmat."
"Kenapa tidak menelanjangi pemikirannya, ide-idenya, semangatnya, kekuatannya, atau telanjangi penderitaan dan rasa sakitnya?" kata-katanya seperti peluru keluar dari moncong senapan.

Sementara itu asap rokoknya mengepul sambung-menyambung seperti asap lokomotif kereta api.

Aku terdiam.
"Atau... karena kalian cuma main-main dengan perempuan..." Ia menutup kata-kata dengan nada sumbang.

Mungkin ya.
Mungkin?

Ya. Mungkin.
Perempuan memang obyek yang menarik untuk dijadikan mainan kata-kata, mainan imajinasi, mainan emosi, juga mainan inspirasi. Tetapi jika ternyata "permainan" dengan perempuan itu akhirnya menimbulkan ketimpangan dan ketidakadilan seperti yang dirasakan oleh perempuanku, aku masih tidak tahu harus meletakkan masalahnya di mana.

Apakah memang perempuan adalah obyek lemah yang mudah dipakai sebagai mainan? Atau memang perempuan justru obyek kuat yang menikmati dirinya ketika dipergunakan sebagai mainan? Apakah perempuan memang begitu menarik dan berharga dari segala segi sehingga menjadi komsumsi pasar, teknologi, sampai kepada para pujangga dan seniman? Atau sebaliknya, perempuan justru sangat rendah sehingga tidak mempunyai persamaan hak di dalam hukum dan seks?

Tetapi bagaimanapun perempuan, apakah ia kuat atau lemah, apakah ia berharga atau rendah, ternyata ia tetap menjadi "obyek". Karena begitu ia ingin mengganti posisinya menjadi "subyek", maka seperti aku, kaum laki-laki akan memasungnya. Karena sebagaimana yang kupikirkan, jika perempuan menjadi "subyek" maka ia akan membahayakan posisi laki-laki.

Karena ia adalah mahluk lemah sekaligus kuat, ia direndahkan tetapi dibutuhkan, ia tidak berarti apa-apa tetapi sangat berharga!
Tengah aku masih sibuk dengan debat kusirku sendiri, perempuanku mendekat dan berkata, "aku ingin bercinta denganmu malam ini…"

Ia hembuskan sebuah udara dari mulutnya yang merupakan campuran dari nafasnya yang wangi dan kepulan asap rokok. Begitu seksi dan menggoda. Tetapi aku lebih merasakan itu sebagai sebuah perintah daripada sebuah permintaan.

Aku gemetar.
"Tidak, aku tidak berani main-main dengan perempuan..." ***

sumber : kumpulan-cerpen: Jangan Main-Main dengan Perempuan!


Hold on, who is it here that I see?
Wasn't she a favorite bitch in the Academy?
I don't know if I wanna lead on this woman,
You know I've done that before.
She's actually a good girl,
Or at least a cheap ho.

   
Reply With Quote

Sponsored Links

Old
  (#2 (permalink))
AvinChandra (Offline)
Infiltrator
AvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished road
 
AvinChandra's Avatar
 
View AvinChandra's System
Posts: 879
Join Date: Apr 2006
Location: Dodolduren.org
Rep Power: 13
Points: (Donate)


Status : CPT+_(Certified_Perjaka_Tulen_+) Suwer_dah_ga_boong.. Siap_Sedia_untuk_Diuji_Balistic
Points: 17,899, Level: 14
Points: 17,899, Level: 14 Points: 17,899, Level: 14 Points: 17,899, Level: 14
Level up: 36%, 1,751 Points needed
Level up: 36% Level up: 36% Level up: 36%
Activity: 34%
Activity: 34% Activity: 34% Activity: 34%
User owns 1x Stik

09-07-08, 11:10

wiihhhh puyeng lor.... bacanya
   
Reply With Quote
Old
  (#3 (permalink))
renzhe (Offline)
Angel Agent
renzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enough
 
renzhe's Avatar
 
View renzhe's System
Posts: 1,261
Join Date: May 2004
Location: Necropolis (Batam)
Rep Power: 20
Points: (Donate)


Status : Single Wor~
Points: 25,487, Level: 16
Points: 25,487, Level: 16 Points: 25,487, Level: 16 Points: 25,487, Level: 16
Level up: 95%, 163 Points needed
Level up: 95% Level up: 95% Level up: 95%
Activity: 0%
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%

09-07-08, 12:11

bukan puyeng aja tapi rumit and complex




"padi makin berisi makin nunduk" by BoszZ Macan Putih

   
Reply With Quote
Old
  (#4 (permalink))
bahagiaselalu (Offline)
Tool Maker
bahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to allbahagiaselalu is a name known to all
 
bahagiaselalu's Avatar
 
View bahagiaselalu's System
Posts: 4,206
Join Date: Oct 2007
Location: Aku Cinta Jogja!
Rep Power: 61
Points: (Donate)


Status : one heart, one love, one dreams!!!
Points: 126,098, Level: 36
Points: 126,098, Level: 36 Points: 126,098, Level: 36 Points: 126,098, Level: 36
Level up: 53%, 3,352 Points needed
Level up: 53% Level up: 53% Level up: 53%
Activity: 13%
Activity: 13% Activity: 13% Activity: 13%
User owns 1x Stik

09-07-08, 12:55

ntar deh bacanya
kalo malem biar ga mumat
   
Reply With Quote
Old
  (#5 (permalink))
bekha13 (Offline)
Angel Agent
bekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura aboutbekha13 has a spectacular aura about
 
bekha13's Avatar
 
Posts: 1,135
Join Date: Mar 2007
Location: bogor
Rep Power: 20
Points: (Donate)


Points: 32,034, Level: 18
Points: 32,034, Level: 18 Points: 32,034, Level: 18 Points: 32,034, Level: 18
Level up: 94%, 216 Points needed
Level up: 94% Level up: 94% Level up: 94%
Activity: 26%
Activity: 26% Activity: 26% Activity: 26%

09-07-08, 14:29

banyak banget kyk cerpen.. review aja dunk



SPEC PC KU: 20x133mhz; 200x4mb ram; 8x133 pci vga

   
Reply With Quote
Old
  (#6 (permalink))
AvinChandra (Offline)
Infiltrator
AvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished roadAvinChandra is on a distinguished road
 
AvinChandra's Avatar
 
View AvinChandra's System
Posts: 879
Join Date: Apr 2006
Location: Dodolduren.org
Rep Power: 13
Points: (Donate)


Status : CPT+_(Certified_Perjaka_Tulen_+) Suwer_dah_ga_boong.. Siap_Sedia_untuk_Diuji_Balistic
Points: 17,899, Level: 14
Points: 17,899, Level: 14 Points: 17,899, Level: 14 Points: 17,899, Level: 14
Level up: 36%, 1,751 Points needed
Level up: 36% Level up: 36% Level up: 36%
Activity: 34%
Activity: 34% Activity: 34% Activity: 34%
User owns 1x Stik

09-07-08, 16:13

intinya apa nih ... masa ga boleh bermain dengan wanita ??
jadi nanti nya wanita hanya bermain dengan sesama wanita gitu ??
   
Reply With Quote
Old
  (#7 (permalink))
the_artic_monkey (Offline)
Underground mod
the_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of lightthe_artic_monkey is a glorious beacon of light
 
the_artic_monkey's Avatar
 
View the_artic_monkey's System
Posts: 5,976
Join Date: Jan 2007
Location: Rumah Monyed q[^,^]p
Rep Power: 48
Points: (Donate)


Status : do it your self before your self di duit-in =))
Points: 99,467, Level: 32
Points: 99,467, Level: 32 Points: 99,467, Level: 32 Points: 99,467, Level: 32
Level up: 56%, 2,783 Points needed
Level up: 56% Level up: 56% Level up: 56%
Activity: 47%
Activity: 47% Activity: 47% Activity: 47%

09-07-08, 18:02

intinya pengendalian diri


Hold on, who is it here that I see?
Wasn't she a favorite bitch in the Academy?
I don't know if I wanna lead on this woman,
You know I've done that before.
She's actually a good girl,
Or at least a cheap ho.

   
Reply With Quote
Old
  (#8 (permalink))
renzhe (Offline)
Angel Agent
renzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enoughrenzhe will become famous soon enough
 
renzhe's Avatar
 
View renzhe's System
Posts: 1,261
Join Date: May 2004
Location: Necropolis (Batam)
Rep Power: 20
Points: (Donate)


Status : Single Wor~
Points: 25,487, Level: 16
Points: 25,487, Level: 16 Points: 25,487, Level: 16 Points: 25,487, Level: 16
Level up: 95%, 163 Points needed
Level up: 95% Level up: 95% Level up: 95%
Activity: 0%
Activity: 0% Activity: 0% Activity: 0%

10-07-08, 15:11

^ intinya PENGERTIAN terhadap wanita (hak opsi wanita, martabat wanita, dll)... kalo pengendalian diri seorang co terhadap yg namanya XXX selain biksu, pendeta, bencong g ga yakin dech bisa terkendali... apalagi ce itu manis, imut, seksi, and mature yang ngajak bercinta... wekekeke




"padi makin berisi makin nunduk" by BoszZ Macan Putih

   
Reply With Quote
Old
  (#9 (permalink))
Panji 18 (Offline)
El Comandante
Panji 18 is a name known to allPanji 18 is a name known to allPanji 18 is a name known to allPanji 18 is a name known to allPanji 18 is a name known to allPanji 18 is a name known to all