2916 Views
178 Replies
Opening Comment
Welcome back to Liberty City, the worst place in America. Yep, Rockstar kembali membawa kita ke dalam petualangan terakhir dari serial Grand Theft Auto IV di kota tercinta, Liberty City. Setelah sebelumnya kita memainkan karakter Niko Bellic dan Johnny Klebitz (The Lost and Damned), kini giliran Luis Lopez yang menjadi protagonist dalam expansion pack penutup yang berjudul The Ballad of Gay Tony. Banyak yang bertanya, kenapa Rockstar memberi judul The Ballad of Gay Tony? Kenapa tidak The Ballad of Innocent Luis? Jawabannya satu, karena game ini sesungguhnya bercerita tentang seorang businessman klub malam di LC yang bernama Anthony Prince (Gay Tony). Hanya saja kita melihat dan memainkannya lewat presepsi Luis Lopez, bodyguard dari Gay Tony.
Characters
Luis Lopez: Adalah seorang bodyguard untuk Anthony Prince. Ia merupakan keturunan Dominican American. Memiliki hubungan dengan geng Northwood Dominican di Liberty City. Ia adalah protagonist dalam game ini.
Anthony Prince: Dikenal dengan julukan Gay Tony. Ia adalah seorang homo yang sukses berbisnis di bidang nightlife entertainment. Ia adalah pemilik dari dua klub malam terkenal di LC, Hercules dan Maisonette 9. Memiliki hubungan erat dengan mafia Ancelotti.
Armando Torres dan
Henrique Bardas: Dua orang teman masa kecil Luis. Mereka berdua adalah anggota geng Northwood Dominican dan terlibat bisnis penjualan narkoba.
Yusuf Amir: Seorang businessman super kaya asal UAE yang bergerak di bidang pengembangan properti. Yusuf Amir adalah teman dekat dari Luis Lopez. Ia mempunyai cita-cita gila untuk membangun gedung tertinggi dan termegah di Liberty City, bahkan ia berencana ingin membeli segalanya yang ada di kota itu. Ia sangat terobsesi dengan segala sesuatu yang bernama emas. Apa pun bendanya, jika itu bisa dilapisi dengan emas, maka akan ia lakukan. Bisnis pengembangan propertinya mendapat tekanan dari salah satu klan mafia di LC.
Rodislav Bulgarin: Seorang bos besar dari salah satu organisasi kriminal terkuat di Rusia. Ia sangat menyukai musik dan olahraga. Kedatangannya ke LC adalah untuk mencari permatanya yang hilang. Ia juga berniat mencari Niko Bellic yang ia anggap bertanggung jawab atas hilangnya uang miliknya dalam insiden di laut Mediterranean.
Rocco Pelosi: Made man untuk mafia Ancelotti. Pemuda bodoh yang bangga dengan status sebagai made man untuk mafia. Pelosi kerap melakukan hal-hal bodoh hanya agar dianggap hebat oleh para 'gentlemen', khususnya Don Ancelotti sendiri. Ia menjadikan pamannya yang bernama Vincenzo sebagai tangan kanannya.
Adriana Yanira Lopez: Ibu dari Luis Lopez. Ia memiliki 2 orang anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Suaminya adalah seorang marinir yang telah menikah dengan wanita lain. Ia terbelit masalah hutang dengan seorang lintah darat di daerah Northwood.
Story
The Ballad of Gay Tony memiliki waktu yang parallel dengan Grand Theft Auto IV dan The Lost and Damned. Esensi cerita dari game ini sesungguhnya adalah tentang
the missing diamonds yang juga membuat heboh Niko Bellic dan Johnny Klebitz. Hilangnya permata milik Rodislav Bulgarin inilah yang menyatukan cerita Grand Theft Auto IV, The Lost and Damned dan The Ballad of Gay Tony.
Developer dengan lihainya berhasil meracik dan menyatukan cerita yang terjadi di Liberty City secara utuh tanpa kejanggalan sedikit pun. Bagi yang telah memainkan Grand Theft Auto IV, mereka akan bertanya pada saat akhir misi Museum Piece, "Ke mana permata itu hilang?" Jawabannya berlanjut pada The Lost and Damned. Di mana para pemain akan kembali menanyakan hal serupa setelah menyelesaikan misi Collector's Item. Namun dalam The Ballad of Gay Tony inilah, jawaban akhir dari pertanyaan "kepada siapakah permata itu jatuh" bisa kita dapatkan.
Gameplay
The Ballad of Gay Tony pada dasarnya adalah Grand Theft Auto IV yang diberi 'bumbu penyedap rasa' oleh developer. Ini adalah puncak dari kegirangan para fans ketika mereka memainkan Grand Theft Auto IV dan The Lost and Damned. Bagaimana tidak? Developer menyuguhkan daftar kendaraan dan persenjataan baru yang sangat luar biasa. Belum lagi fitur parachute dari Grand Theft Auto: San Andreas kembali dihadirkan di sini. Untuk kendaraan, Rockstar menghadirkan sebuah APC (kendaraan lapis baja) yang dilengkapi dengan gun turret di atasnya. Selain itu juga ada heli tempur yang bernama Buzzard. Acara televisi baru seperti kartun animasi Jepang juga bisa kita tonton kali ini.
Luis kini memiliki cellphone dengan tampilan baru yang lebih stylish ketimbang milik Niko Bellic dan Johnny Klebitz. The Ballad of Gay Tony juga memiliki minigame dan side mission baru yang tak kalah serunya. Seperti bermain golf di driving range atau pun menjadi security di klub milik Gay Tony. Buat gue pribadi, yang paling favorite adalah BASE jumping dan underground fight club. Dalam underground fight club, kita diharuskan melawan para petarung dalam suatu sangkar kawat besi. Di sini kita juga dapat bertaruh sejumlah uang. Hati-hati, semakin tinggi levelnya, lawan kita akan menggunakan sejumlah senjata melee seperti tongkat baseball dan pisau.
Misi-misi dalam The Ballad of Gay Tony lebih menjurus ke arah full action, dengan artian lebih kepada otot dan peluru. Tidak seperti dalam Grand Theft Auto IV dan The Lost and Damned yang memiliki misi kejar-kejaran berkecepatan tinggi menggunakan motor dan mobil. Meskipun begitu, The Ballad of Gay Tony tetap memiliki sejumlah misi yang melibatkan kebut-kebutan di jalan raya. Apalagi dalam game ini ada salah satu misi balapan yang menggunakan mobil ber-nitrous. Yep, mengingatkan kita dengan Grand Theft Auto: San Andreas.
Apa yang paling revolusioner dalam The Ballad of Gay Tony adalah fitur replay mission dan mission scoring. Fitur replay mission ini sama persis dengan apa yang sering kita lihat dalam serial Hitman. Kita bisa mengulang kembali misi-misi yang pernah kita tuntaskan. Sedangkan mission scoring adalah semacam penilaian terhadap kinerja pemain selama misi berlangsung.
Karena The Ballad of Gay Tony adalah sebuah expansion pack, misi utama yang ditawarkan game ini cukup sedikit. Antara (gue nggak yakin) 24 sampai 25 misi utama. Oleh karena itu, waktu yang dibutuhkan untuk menamatkannya pun tidak terlalu lama. Kecuali pemainnya seperti gue, yang doyan menghemat misi, ini baru bisa tamat dalam waktu 6 hari (gue dapat game-nya tanggal 8 kemarin dan langsung dimainkan, sore tadi baru tamat).
Sound and Music
Satu kata untuk mengungkapkan judul di atas; brilliant! Rockstar benar-benar ahlinya dalam urusan seperti ini. Ini adalah sebuah video game, tapi mereka berhasil merubahnya seperti sebuah produk Hollywood. The voice acting is top notch. Seolah-olah kita ada di tengah-tengah perbincangan dan berbagai aksi yang dilakukan oleh para tokoh dalam game ini.
Jika kita membeli The Ballad of Gay Tony lewat bundle Episodes from Liberty City, maka kita mendapatkan satu buah stasiun radio exclusive bernama Vice City FM. Stasiun radio ini membawakan musik-musik terkenal dari era 80an. Telinga kita akan dimanjakan oleh lagu-lagu yang dibawakan para grup musik dan juga penyanyi seperti Roxette, Marillion, Andrew Roachford dan sebagainya. Dipandu oleh Fernando Martinez yang sebelumnya menjadi disc jockey di Emotion 98.3 dalam game Grand Theft Auto: Vice City.
Closing Comment
The Ballad of Gay Tony adalah game penutup serial Grand Theft Auto IV terbaik yang pernah dibuat. Segalanya yang dihadirkan di sini adalah buah kerja keras dari tim developer. Mereka menciptakan cerita penutup 'terindah', misi-misi penuh aksi à la Michael Bay dan juga atmosphere paling amazing yang bisa merepresentasikan warna-warni dari kisah dan kehidupan Liberty City. Tokoh-tokohnya seperti Gay Tony dan Yusuf Amir terasa akan sangat sulit untuk kita lupakan. Mereka benar-benar memorable. Bahkan gue berani bilang kalau Yusuf Amir adalah karakter terbaik yang pernah dibuat oleh Rockstar dalam serial Grand Theft Auto. Ia mengalahkan tiga orang favorite gue; Ken Rosenberg, Kent Paul dan Ryder.
Kesimpulannya, jika kalian mempunyai Xbox 360 di rumah, The Ballad of Gay Tony wajib kalian mainkan. Kalian bisa membelinya via Xbox Live Marketplace atau membeli bundle Episodes from Liberty City (termasuk dengan The Lost and Damned). Selamat mencoba.