Satu hal yang membuat game ini menjadi sangat mudah, yaitu tidak adanya game over. Hal ini dikarenakan ketika karaktermu mati, seorang valkyrie akan turun dari langit dan menghidupkan karaktermu kembali. Hal yang sama juga berlaku untuk anak buahmu yang telah mati, termasuk yang mati karena friendly fire sekalipun.
Ever Seen a Skill Tree?
Pernah memainkan Diablo II? Too Human juga menggunakan skill tree untuk menampilkan skill-skill yang bisa dipelajari oleh karaktermu. Skill dari tiap kelas memang tidak banyak, dan hampir semuanya merupakan skill passive. Terdapat 3 jalur dalam skill tree ini, dan kamu hanya bisa memilih satu dari tiga jalur tersebut. Apabila memilih salah satu, maka dua jalur lainya akan terkunci. Jadi, sampai akhir permainan kamu hanya akan memiliki 2 active skill saja. Sisanya merupakan passive skill. Namun support skill juga bisa kamu peroleh melalui armor dan persenjataan, namun efeknya tidak permanen, akan hilang apabila armor atau senjata yang bersangkutan kamu un-equip.
Terdapat lima kelas yang bisa kamu pilih ketika akan memulai permainan. Masing-masing kelas memiliki keunggulan tersendiri, misalnya saja ada kelas yang bisa menggunakan dua melee weapon sekaligus. Untuk permainan single-player, hanya satu hero saja yang berjuang mati-matian membantai musuh. Sedangkan dalam multiplayer, kamu bisa bekerja sama dengan rekan-rekanmu untuk memenangkan pertempuran.
Di tengah-tengah permainan, kamu nantinya diharuskan untuk memilih salah satu dari dua piihan yang ada, yaitu Human Path atau God Path. God Path berfokus pada damage dan persenjataan yang luar biasa kuat. Sedangkan Human Path bergantung pada combo seranganmu. Namun setelah memainkan human path, combo yang bisa kamu lakukan tetap saja seperti sebelumnya dan tidak terjadi peningkatan.
Managing Your Equipment
Equipment yang tersedia cukup banyak, terdiri dari melee weapon, ranged weapon dan armor yang meliputi head, torso, arm, leg, gloves dan boots. Masing-masing equipment ini juga ada yang memiliki slot kosong untuk diperkuat dengan menggunakan rune tertentu, sama seperti imbue dalam Diablo II.
Average Graphics and Sounds
Setelah sekian lama memainkan berbagai macam game pada next-gen console, beberapa diantarnya memiliki penampilan grafis yang memukau. Namun, ketika melihat penampilan Too Human untuk pertama kalinya, tidak membuat pemain kagum. Grafisnya tidak begitu berkualitas. Model karakter terlihat kaku, gerakannya juga sangat monoton, termasuk serangan-serangannya. Environment juga kurang menarik untuk dinikmati, apalagi kebanyakan terisi oleh bangunan dan peralatan berteknologi futuristikm sehingga tidak ada lagi pemandangan indah.
Selain itu, semua musuh yang kamu jumpai merupakan robot. Dan kebanyakan battle yang berlangsung mengikutsertakan banyak sekali musuh sehingga penjelajahan di suatu lokasi terasa sangat lama. Ketika musuh yang muncul sudah sangat banyak, maka frame rate mulai menurun sehingga pertarungan terasa kurang nyaman.
Kualitas suara juga tidak berbeda jauh. Selain dialog yang muncul dalam cutscene, ternyata tidak ada percakapan lainnya lagi. Selama penjelajahan berlangsung, hanya akan terdengar suara teriakan karakter dan anak buahnya, kemudian juga suara menembak dan memukul, dan akhirnya suara musuh yang meledak.
Want to Try It Out?
Ide yang dimunculkan memang kreatif, yaitu menciptakan suasana futuristik pada zaman mitologi Norse, namun grafisnya kurang mampu mendukung ide tersebut. Selain itu battle tidak begitu seru dan tidak lama kemudian akan terasa semakin membosankan. Replayability dari game ini juga sangat kecil walaupun telah menyediakan 5 kelas berbeda karena battle yang akan berlangsung tidak jauh berbeda satu sama lain.
Score
Grafis: 7
Sound: 5
Gameplay: 6
Value: 5
Reviewer: 5
Jumlah DVD: 1 keping
Publisher: Microsoft Game Studios
Developer: Silicon Knights
Genre: RPG
Release Date: 19 Agustus 2008