Saat ini kamu sepertinya masih menjadi tamu saja yang hanya dapat memanfaatkan situs ini secara terbatas. Dengan bergabung bersama kami, kamu dapat menanyakan semuanya mulai dari panduan sebuah game sampai utak atik game dan hardware. Banyak fitur lain seperti blogging, fasilitas realtime feeds, video post, poll dan lain sebagainya sebagai sarana diskusi juga disertakan dan siap digunakan oleh siapapun. Registrasinya cepet dan gampang kok, nggak bertele tele, makanya itu daftar sekarang!
Kalo ada masalah mengenai pendaftaran dan lain sebagainya, hubungi kami segera.
Kalau mau lihat index forum aktif yang sedang melakukan diskusi, kamu bisa klik disini .
Kalau mau tau apa saja yang sedang berlangsung di GX secara realtime, kamu bisa klik Newpost. Nggak usah di tutup lagi, nanti dia update sendiri :)
Konami, developer asal Jepang, kini semakin aktif memasuki gemerlap dunia XBOX 360. Beberapa waktu lalu dirilis sebuah game fighting ala WWE, berjudul Rumble Roses XX. Di sini, semua pesertanya adalah cewek-cewek seksi yang mana semuanya telah siap menyuguhkan atraksi-atraksi maut yang penuh gaya. Fighter-fighter cantik nan brutal telah siap menghibur di atas ring.
Sebelumnya, Rumble Roses adalah game wrestling yang dirilis Konami untuk Playstation 2 di tahun 2004 silam. Di tahun 2006 ini, Rumble Roses memulai debutnya di konsol next gen, XBOX 360. Nah, penasaran seperti apa game ‘seksi’ yang satu ini? Berikut akan saya ulas isi dari Rumble Roses XX.
First Impression
Pertama kali masuk, sebuah cuplikan FMV yang begitu keren langsung disuguhkan ke hadapan kita. Sejumlah petarung cantik dalam balutan fashion yang seksi saling beraksi. Masing-masing menunjukkan kemampuan dan bakatnya. Dibalik paras yang cantik, para gadis petarung ini tampaknya cukup beringas dan brutal di atas arena.
Setelah menyaksikan FMV, langsung kita masuk ke dalam game. Kamu dapat memilih karakter yang akan digunakan. Tidak hanya itu, karakter tersebut juga dapat diedit, mulai dari kostum, perlengkapan yang dibawa, hingga bentuk tubuh dan otot. Game ini mungkin mengingatkan kita pada perpaduan sedikit unsur WWE dan Dead or Alive.
Pada awalnya beberapa karakter masih terkunci, seperti game-game fighting umumnya, kamu harus memainkan game ini, melalui berbagai misi, barulah karakter-karakter baru akan terbuka satu demi satu. Selain itu, kamu juga perlu mengumpulkan uang dari setiap pertandingan yang dijalani. Dari uang perolehanmu, dapat digunakan untuk membeli item-item tambahan, di mana item tersebut akan menjadi bumbu penyedap di atas arena.
Karakter dalam game ini masih sama dengan versi PS2-nya 2 tahun lalu, dan Rumble Roses XX juga masih menyediakan setiap karakter dalam 2 versi, good and evil, baik dan jahat. Yang tampak berbeda adalah versi ”superstar” dari tiap karakter. Setelah berhasil mengunlock item-item tertentu, kamu akan diberi bonus ”superstar”, yang akan tampil lebih seksi dan jurus-jurus sadis yang disajikan akan semakin banyak, semakin brutal, dan semakin ekstrim.
Bagi kamu yang baru pertama kali memainkan game ini, ada baiknya mencoba tutorial terlebih dahulu. Tersedia puluhan tutorial dalam bentuk klip animasi, kamu akan diajari berbagai teknik, plus petunjuk kombinasi tombol yang ada dalam game ini. Tutorial kurang baik menurut saya, karena terlalu cepat dan tidak interaktif. Kita tidak diberi kesempatan mempraktekkan, hanya sekedar menonton dan mengingat. Kata-kata narasi dalam tutorial juga kurang mendetil, sehingga setelah mendengar tutorial ini, kita masih perlu mencoba-coba pada pertandingan di arena nanti. OK, but that’s better than no tutorial at all, masih lebih mending daripada tidak ada tutorial sama sekali.
Hit... Punch... Kick... Grapple...
Yap, mengacu pada perkataan di atas, game ini sangat brutal untuk ukuran cewek-cewek cantik seperti ini. Kamu dapat memerintahkan karaktermu untuk meninju, menendang, mencengkeram, dan mematahkan persendian lawan. Seperti halnya pada WWE, segudang aksi sadis, brutal, dan sekaligus memukau sudah disediakan, tergantung kemahiranmu memainkan stick XBOX di tangan. Semakin sering mencoba, tentunya akan semakin banyak tombol combo (kombinasi) yang kamu ketahui, dan itu berarti akan semakin banyak aksi menawan tersaji.
Kalau di prekuel sebelumnya Konami menyajikan cerita tersendiri untuk setiap karakter, untuk versi XBOX360 kali ini berbeda. Tidak ada cerita spesifik. Setiap pemain memilih seorang karakter, dan akan menjalani karir bersama petarung pilihannya. Akan disuguhkan sebuah peta yang berisi tempat-tempat yang bisa dikunjungi, mulai dari locker room, berbagai arena pertarungan, hingga toko dan museum.
Pertama kamu akan ditempatkan di locker room. Di sini disediakan fasilitas untuk mengedit penampilan petarung andalanmu. Selain itu, dapat dilakukan berbagai pose fotografi jika kamu sudah membeli kamera terlebih dahulu. Statistik pertandingan juga dapat dilihat di locker room ini. Dengan kata lain, locker room adalah markasmu, tempat latihan, sekaligus homebase-mu.
Setelah karaktermu siap, maka kunjungilah arena-arena pertarungan yang ada. Telah disediakan berbagai lawan yang bisa dihajar, atau justru sebaliknya akan menghajarmu. Setiap kemenangan akan meningkatkan popularitas, dan setiap kekalahan akan berakibat sebaliknya. Tujuanmu adalah menjadi populer, dengan demikian kamu dapat masuk ke pertarungan puncak untuk merebutkan gelar, siapa yang terbaik di antara para petarung seksi ini. Sedikit kerancuan dalam game ini, tidak ada info mengenai misi apa yang harus kamu jalankan, berapa kali kamu harus menang, atau siapa saja yang harus dikalahkan. Yang kamu bisa lakukan hanya mencoba satu per satu lawan yang disediakan. Tidak tahu sampai kapan harus bertarung, bahkan ketika popularitas sudah maksimal, kamu masih tetap harus bertarung. Tidak ada kejelasan, apa sih syarat bisa menjalani pertandingan final. So, that’s bad Konami.
Arena dibagi menjadi beberapa macam. Pertama adalah Street Fight, bertarung di jalanan. Kamu akan ditempatkan di sebuah tempat bersama dengan lawanmu. Kerumunan orang akan menyaksikan pertarungan brutal ini. Di tengah sorak sorai penonton, kamu harus segera menghabisi petarung lawan. Health bar akan muncul (seperti pada game fighting klasik ala Mortal Kombat dan Street Fighter). Hajarlah lawanmu sampai helath bar kosong, and you win.
Pertarungan kedua adalah Skycrapper, intinya sama dengan model pertama tadi, hanya saja kali ini berada di puncak gedung pencakar langit, tidak ada penonton, hanya kamu dan lawan. Prosedur pertarungan sama, siapa berhasil menghabisi health bar lawan, dia menang.
Pertarungan berikutnya cukup unik, sekaligus menggelikan. Queen’s Match, sebuah mode yang seru sekaligus lucu. Kamu boleh menentukan hukuman untuk si pecundang (pemain yang kalah). Apakah yang kalah harus menari, berpose seksi, atau melakukan berbagai hukuman lain yang bersifat memalukan. Setelah itu, pertarungan dimulai, dan kali ini kamu bebas menggunakan alat-alat yang ada, seperti dayung, bola, dan berbagai benda lain dapat digunakan untuk meremukkan lawan. Item-item tersebut dapat bertambah setelah kamu membelinya di toko. Gunakan uang yang dihasilkan sebagai hadiah setiap pertarungan. Setelah salah satu lawan kalah, maka konsekuensinya adalah menjalani hukuman yang telah ditentukan. Akan ada FMV yang berisikan bagaimana si petarung menjalani hukuman memalukan tersebut.
Puncak pertarungan adalah game di arena. Boleh dikata, game ini mirip WWE Smack Down, hanya saja karakternya wanita. Aksi pukul-pukulan, saling menjatuhkan, saling mengunci satu sama lain, persis apa yang disajikan dalam WWE. Secara umum, pertarungan di arena cukup menarik.
Diawali dengan prosesi masuknya para petarung ke dalam arena. Setiap karakter bergaya, menunjukkan aksi-aksi yang enak ditonton, apalagi dibalut dalam kualitas 3D yang mengesankan dan sangat halus. Setelah kedua karakter naik ke atas ring, pertandingan pun dimulai. Adu jotos pun tak terelakkan.
Kamu bisa meninju kepala lawan, menjegal kaki, mencengkeram, membanting, dan memelintir tubuh lawan. Juga disediakan kombinasi untuk mengunci kaki, lengan, leher, dan berbagai persendian lawan yang lain. Game ini cukup menarik, kamu harus memilih posisi yang tepat untuk menyerang. Serangan dari depan dan dari belakang menghasilkan kombinasi dan pergerakan berbeda. Tidak hanya itu, kamu juga bisa membenturkan kepala lawan ke tiang di sudut ring, atau menggantung tubuh lawan di tali tepian ring, bahkan lebih ekstrim lagi melempar musuhmu keluar arena.
Akan terlihat lawan memegangi lengannya yang baru saja dipelintir, tergolek lemah setelah dibanting dengan keras, atau memegangi kakinya yang baru saja kamu injak. Karakter yang tergolek lemah, tak berdaya, juga bisa dihajar lebih lanjut. Kalau kamu mendekati kepala, maka kamu dapat memekik lahernya, menghantam kepala dengan siku, menindih leher, dan lain sebagainya. Kalau kamu mendekati bagian kaki, kamu dapat memelintir kaki lawan hingga dia mengerang kesakitan, atau menginjak kaki dan paha lawan. Begitu pula kalau kamu mendekati lengan maupun bagian tubuh lawan yang lain, akan dipertunjukkan berbagai aksi sadis yang berbeda.
Selain itu, kamu juga dapat memblok serangan lawan. Bahkan kamu dapat membalikkan pukulan lawan, menghindar, dan memukul kembali. Mirip dengan Dead or Alive, dengan menekan tombol yang tepat sebelum lawan menyerang, secara otomatis karaktermu akan menghindar atau menangkis, dan berbalik menyerang. Well, pertarungan cukup seru walaupun ada beberapa kekurangan dalam game ini.
OK, Enough for The Beauties, Now The Ugly Side...
Sekarang giliran membahas keburukan dibalik kecantikan yang tersaji. Game ini awalnya cukup seru, tetapi kelamaan akan membosankan, tidak hanya dari segi misi yang tidak jelas tadi, tetapi lebih dari itu, pertarungan di arena juga kurang begitu sempurna.
Jika kamu baru main satu jam atau tiga jam pertama, it’s OK, this game just fine. Tetapi kamu akan segera mengetahui, kalau petarung A akan memukul seperti ini, petarung B akan menangkis seperti ini, dan petarung C akan menghindar dan berbalik menyerang. Yup, AI sangat payah dan monoton. Setelah beberapa jam permainan, kamu akan tahu bagaimana karakter lawan, dan game akan jadi membosankan.
Pergerakan masih terlihat aneh di beberapa sesi, misalnya pada saat membanting lawan di ujung ring, akan terlihat sekali gerakan dipaksakan, seolah-olah tali ring adalah tembok. Tali-tali tidak bergerak sedikitpun. Selain itu, pemain yang turun ke bawah ring terkadang melakukan hal aneh, berlari-lari tanpa tujuan yang jelas. Bahkan terkadang, AI dengan konyolnya berpose-pose gaya sambil mengejekmu, padahal karaktermu berdiri tegak dan siap melayangkan bogem ke cewek tolol tersebut.
Tidak ada penjelasan yang detil dan mudah dimengerti mengenai bagaimana sih game ini berjalan. Popularitas bertambah dan berkurang dengan sangat tidak jelas, kadang bekurang langsung 20 poin ketika kamu kalah, dan tidak bertambah ketika kamu menang. Tidak ada penjelasan yang baik mengenai sistem konyol Konami ini.
Good Graphic, Noisy Sound
Beralih ke masalah teknis, game ini memiliki kualitas gambar yang keren. Detil karakter begitu nampak jelas. Desainnya pun begitu sip, sehingga pemain tidak akan bosan memandangi gadis cantik beraksi di layar. Masih ada clipping, pada posisi tertentu rambut terkadang menembus tubuh karakter, tetapi sudah sangat minimal. Secara grafis, game ini bagus, sangat menyenangkan melihat pertarungan seksi dengan kualitas gambar seperti ini.
Tetapi untuk sound, tidak istimewa, walaupun musik yang diperdengarkan cukup enjoyable, tapi overall suaranya kurang menunjang. Teriakan karakter yang berulang-ulang, suara tubuh terbanting, sendi-sendi bergemertak ketika dipilin, serta suara tinju-tinju mengenai badan. Sound effect sangat repetitif dan membosankan, kurang membawa suasana.
Last Word, Just for Seen, Not for Play
OK, akhir kata, game in tidak layak dimainkan. Yang menarik hanya cuplikan FMV yang eksotis, pose cewek-cewek petarung yang seksi, serta berbagai aksi banting membanting yang penuh gaya. Satu-satunya yang asyik adalah pertarungan di atas arena, satu-satunya mode permainan yang masih ada unsur gulat. Mode selain arena terkesan biasa saja, bahkan jelek, tidak digarap dengan baik, dan terkesan hanya sebagai pelengkap. Kualitas suara juga monoton dan tentu akan membuat telinga gerah. So, Rumble Roses XX adalah game yang berisi gadis cantik dalam kualitas grafis tinggi, dipadu dengan sedikit aksi tarung yang seru, sisanya adalah buang-buang waktu.
Score
Grafik : 8
Sound : 6
Gameplay : 6
Value : 5
Reviewer : 5
Jumlah DVD : 1 keping
Publisher : Konami
Developer : Konami
Genre: Action / Wrestling
Release Date: 28 Maret 2006