Pengalaman pertama, kamu mungkin akan merasa sulit, walaupun level terendah sekali pun. Hal ini karena permainan berlangsung sangat cepat, para pemain dengan gesit melesat di atas lapangan licin. Sementara itu, saya masih harus beradaptasi dengan skema kontrol NHL.
Hal pertama yang saya dapati, menyerang, dribbling dan passing tidak masalah, bukan hal sulit. Tetapi melakukan tembakan yang terarah, tembakan keras, atau variasi tembakan lain, sangat sulit karena kita dibayang-bayangi oleh defender lawan yang tidak segan-segan menebas tongkat yang kamu pegang. Ditambah lagi, pemain lawan sangat rapat, berkumpul di depan gawang, dan tackle-nya cukup sering, sehingga kamu harus segera mencari lubang. Kalau tidak, bola sangat mungkin direbut.
Lebih parah lagi, penjaga gawang sangatlah super. OK, untuk penjaga gawang, sangat sulit ditaklukkan. Hampir semua tendangan berhasil dipatahkan. 10 pertandingan pertama saya, berakhir dengan hanya mencetak satu atau dua biji gol, terkadang bahkan tidak mencetak gol, sedangkan lawan selalu mencetak gol ke gawang saya. Penjaga gawang bukan hebat secara skill, tetapi penempatannya saja. Hal ini terlihat ketika penjaga gawang menghadapi pukulan keras yang tiba-tiba. Bola bisa saja mengenai dada, atau bahkan helm, tanpa si penjaga gawang bergerak sedikitpun, atau memang dia sengaja menepis dengan dada dan helm? Jadi kadang terlihat konyol, seperti patung yang bergeser-geser saja.
Dari sini, saya simpulkan bahwa, lagi-lagi AI untuk rekan setim sangat parah, seperti pada game EA Sports lainnya. Lawan ketika bertahan akan segera mundur, sedangkan ketika kamu bertahan, rekan-rekanmu tidak sepenuhnya mundur, walaupun strategi bertahanmu telah diubah sedemikian rupa. Alhasil, pertahananmu tidak serapat lawan. Kamu harus mengganti kursor seleksi pemain dan menutup pemain yang mendekati gawang secara manual, so kamu harus berjuang dengan kemampuanmu sendiri, AI tidak banyak membantumu di sini.
Saat bermain, kamu tentu merasa ada yang kurang dengan game ini. Yup, [lagi-lagi] seperti biasanya, game ini kurang sekali dalam unsur strategi. Tim lawan yang dikendalikan komputer akan segera berkumpul di depan gawang saat bertahan, dan segera maju ke depan saat menyerang, secepat mungkin seperti melakukan counter attack. Jadi tidak ada inisiatif untuk mengecoh defender lawan, memainkan passing-passing yang bisa membuka lubang di pertahanan. Sedangkan saat kamu menyerang, rekan-rekanmu terlihat pasif dan malas, kamu akan sering berada sendirian di depan, sementara rekan-rekanmu sedikit tertinggal di belakang, dengan demikian, kamu perlu menunggu teman-temanmu maju semua baru bisa melakukan team work yang cantik.
Walaupun kamu bisa mengutak-atik model penyerangan, model pertahanan, dan berbagai setting strategi lainnya, efeknya nyaris tidak terasa dalam pertandingan. Lebih buruknya lagi, atribut pemain tidak terlalu terasa, kamu tidak akan bisa membedakan mana pemain yang passingnya tinggi dan mana yang rendah, karena keduanya akan sama-sama melepaskan operan yang akurat.
Just A Few Modes
Game ini mengalami penyusutan dibandingkan dengan NHL 06. Kali ini kamu hanya bisa memilih mode franchise, yaitu managerial dan simulasi, di mana kamu akan menjadi manager dari sebuah tim, mengatur segala keperluan tim, dan menjalani setiap pertandingan bersama tim tersebut. sedangkan sisanya adalah mode turnamen dan shoot-out. Mode shoot-out adalah sebuah permainan di mana kamu akan berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang. Well, dengan minimnya, bahkan sangat minim, mode yang ada, permainan jadi kurang bervariasi dan saya boleh bilang membosankan.
