Mungkin kamu sudah bosan dengan game-game sport umum seperti basket, sepak bola, atau tenis, nah kalau demikian yang terjadi, tidak ada salahnya mencoba olah raga baru, hockey. Yup, olahraga yang berlangsung di atas lapangan es yang licin, di mana pemain kedua tim saling berebut bola dengan stik yang dipegangnya, sembari meluncur di atas sepatu skate-nya. Mungkin olahraga ini tidak populer di negara kita, tetapi setelah memainkannya, saya merasa cukup asyik juga, walaupun saya tidak hobi. EA setiap tahunnya merilis seri NHL ke pasaran game, dan terakhir EA merilis NHL 07 pada September tahun lalu. Apa sih yang ditawarkan game ini?
Control... Easy Schema, Difficult To Master…
Masih ingat review-review game EA Sports sebelumnya? Game-game EA selalu menghadirkan kontrol dengan stick analog kanan. FIFA 07 menggunakannya untuk turning dan first touch. NBA 07 menggunakannya untuk aksi-aksi superstar. Fight Night Round 3 menggunakannya untuk berbagai macam pukulan yang variatif. Nah, kini NHL 07 pun demikian. Stick analog kanan menjadi gerakan tongkat pemukul, sekilas, game ini mirip dengan Fight Night kontrolnya.
OK, untuk melakukan variasi tembakan, kamu cukup mengayunkan right analog dengan berbagai kombinasi arah. Menarik ke belakang, kemudian mendorong ke depan, akan memberikan efek tembakan keras. Untuk memainkan bola, beraksi dalam dribbling, kamu bisa menggoyang stik analog tersebut ke kiri kanan atau berputar 360 derajat. Kamu akan mendapati pemainmu dengan lincah memindah-mindah bola dari kiri ke kanan, dan melakukan aksi berputar 360 derajat sambil melindungi bola.
Kamu juga bisa melakukan tembakan melengkung, melambung, dan lain sebagainya. Kombinasi gerak stick analog kanan ini akan menimbulkan efek yang berbeda pada gerak tongkat. Kamu tidak perlu khawatir, NHL 07 telah menyertakan video tutorial yang akan mendemostrasikan bagaimana kamu bisa bermain-main dengan stik tersebut. Nah, tinggal membiasakan diri, dan kamu akan merasa kontrol game ini mudah dan sangat menarik. Mungkin EA mengutamakan prinsip, ”Aksi-aksi cantik dengan satu kontrol”, oleh karena itu seluruh aksi dalam game sportnya menggunakan stik analog kanan. Sedangkan sisanya, adalah tombol-tombol untuk passing, merebut bola, memberikan pressure ke lawan, dan kemudian tentu saja pergerakan pemain dengan stick analog kiri.
Kamu perlu beradaptasi dengan kontrol sebelum menjadi pemain hockey yang mahir. Untuk passing, tidak sulit. Seperti game-game sport bertim lainnya, cukup tekan tombol passing, dibarengi dengan arah pemain atau rekan yang dituju. Bola akan meluncur ke pemain tersebut. Begitu pula dengan pressure dan tackle untuk merebut bola, berlarilah ke arah pemain lawan, kemudian tempel dan tekan tombol presure, maka akan terlihat pemainmu mendempetkan bahunya ke bahu lawan, kamu bisa memilih merebut, atau bermain kasar dengan mendorong stick analog kanan ke arah musuh. Kamu bisa mendorong lawan, menutup jalan pemain dengan punggungmu, atau bahkan membenturkan lawan ke dinding lapangan hingga jatuh tersungkur.
Satu-satunya yang paling sulit adalah shot. Walaupun kontrolnya sangat mudah, hanya dengan satu tuas, tetapi kalau tidak terbiasa akan sangat buruk hasilnya. Tembakan yang melenceng, tidak terarah, atau justru lurus begitu saja ke dekapan kiper. Atau chip yang lemah, atu bahkan tembakan menyusur tanah yang sangat lambat, padahal posisi kiper lawan sudah kurang baik. Nah, semakin sering kamu berlatih, kamu akan terbiasa. Kecepatanmu memutar stick analog kanan ini akan menjadi besar kecilnya tenaga yang dilepaskan saat mengayun tongkat hockey.
Let’s Go On Ice
Well, cukup mengenai kontrol, berikutnya mari langsung kita lihat, bagaimana simulasi permainan NHL 07. Saat pertama kali memainkannya, saya merasa sangat asing dengan peraturannya, secara garis besar, hockey mirip dengan sepak bola, ada offside dan penalti, dan juga mirip dengan basket, karena mengimplementasikan peraturan tentang garis tengah, jadi kamu tidak akan bebas mondar mandir ke depan dan ke belakang.