The Association… Realistic Simulation of NBA
Mode permainan paling asyik tampaknya adalah The Association, mode ini mengingatkan kita pada Dynasty di NBA Live milik EA. Yap, di sini, kamu akan berperan penuh sebagai manager sebuah klub, dan kamu harus memenuhi permintaan dan ambisi chairman. Ada yang berambisi menjadi juara, ada yang menginginkan pemasukan dan keuntungan besar, ada pula yang tidak punya ambisi, hanya berharap timnya bisa jadi lebih baik.
Kemudian, kamu harus berkutat dengan training. Setiap minggu, kamu harus menentukan jenis latihan yang ada, plus intensitas latihannya. Semakin tinggi intensitasnya, memang hasilnya akan semakin baik, tetapi pemain akan menjadi kelelahan, alhasil di pertandingan berikutnya, mereka akan KO sebelum pertandingan usai.
Menariknya, latihan ini bisa meningkatkan statistik, latihan shooting akan menambah statistik yang berhubungan dengan tembak menembak, baik free throw, 3 point, layup, dan lainnya. Kamu bisa melatih kemampuan bertahan, tembakan jarak jauh, penguasaan bola, rebound, fast break, dan lain sebagainya.
Selanjutnya kamu juga bisa merekrut personel tambahan untuk mendampingimu. Kamu bisa menunjuk pelatih, scout, dan berbagai posisi staff lainnya. Setiap staff memiliki reputasi masing-masing, semakin tinggi reputasinya, tentu kualitas semakin baik.
Satu hal yang perlu digaris bawahi untuk scout, kamu benar-benar perlu scout, semakin banyak semakin baik. Kamu bisa mengutus scout ke sekolah-sekolah dan universitas, mencari talenta muda. Seperti diketahui, bintang besar macam LeBron James adalah mantan pemain bintang di college-nya dulu. Hampir semua pemain NBA berasal dari tim basket sekolahan, maka dari itu, 2K Games juga meluncurkan College Hoop 2K7, game basket yang mengambil tema kompetisi tim antar akademi.
Sebagai manager, kamu juga harus menetapkan starter, pemain cadangan, dan strategi bermain. Apakah tim akan cenderung bermain cepat, mengandalkan fast break, cenderung bermain di luar area dan melakukan long shot, semua ada di tangan pelatih, yaitu kamu.
Memperbaiki lubang di tim, tentu sudah jadi tanggung jawabmu. Mengganti pemain yang usur dengan bintang muda berbakat. Dalam game ini, kamu bisa melakukan trade pemain, bahkan 3 block trading, pertukaran pemain dengan 3 tim, serta merekrut pemain-pemain dari free agent kalau terpaksa. Memperpanjang kontrak di akhir musim juga menjadi bagian dari pekerjaanmu, dan tentunya, kamu harus memperhatikan budget tim untuk rekrutmen dan gaji pemain.
Untuk memarakkan suasana, ada sms-sms yang akan memberimu informasi, mulai dari kesan chairman terhadap kepelatihanmu, info transfer dan pemain yang cedera, hasil laporan scout akan disms ke mobile phone virtual-mu. Selain itu, ada persaingan voting all-star, di mana pemain yang dari pertandingan ke pertandingan mengalami peningkatan performa, akan mendapat voting lebih banyak dari waktu ke waktu, hingga akhirnya menjadi final MVP di akhir musim, atau setidaknya masuk dalam skuad NBA All-Star.
Nice Graphic... Just A Little Glitches...
Kualitas grafis game ini termasuk bagus. Dalam game sudah bisa dibilang keren, hampir tidak ada clipping, sangat minim dalam pertandigan di atas lapangan. Bahkan gerakan lay-up, slam, hoping, semua terlihat luwes. Bahkan gerakan ketika pemain jatuh tersungkur pun terlihat realistis, tidak ada bagian yang menembus dan mengganggu pemandangan.
Beberapa clipping justru terjadi di cuplikan cutscene, terkadang pemain yang terjatuh menembus papan billboard di pinggir lapangan, atau menembus tiang ring (this is crazy!). Tetapi itu terjadi tidak dalam permainan, tetapi dalam potongan cutscene menjelang free throw, atau jedah time out. Selain itu, kadang terjadi sedikit glitch di grafis, di mana celana atau baju pemain tidak terender, alhasil jadinya tahu sendiri kan... agak gimana gitu.
Overall, gambar-gambar tidak sempurna tersebut tidak mempengaruhi permainan sama sekali. Apalagi efek game juga bagus. Animasi staff, pelatih, dan wasit yang mondar mandir juga tidak kaku. Penonton yang bersorak-sorai juga asyik dilihat.gadis-gadis cheerleader plus maskot tim yang jungkir balik beratraksi di tengah time-out atau masa jedah juga cukup menghibur.