Sebuah game simulasi basket fantastis telah dirilis, yaitu NBA 2K7 keluaran 2K Sports, publisher yang juga sukses merilis game tennis Top Spin. Di saat NBA Live 07 milik EA yang kesohor itu masuk ke jurang kegagalan, NBA 2K7 justru memberikan sebuah permainan yang begitu enjoyable dan realistis. Saya bisa bilang, NBA 2K7 merupakan kandidat juara baru untuk game basket. Game ini tampil superior dibandingkan NBA Live terakhir milik EA Sports. Penasaran akan fitur-fitur dan gaya bermain yang disajikan? Simak review di bawah ini.
First... Unique Players... Unique Play...
OK, hal pertama, ketika memainkan game ini, saya terkesan oleh gerakan dari para pemain. Game ini tampak beda dibandingkan game basket lainnya yang pernah ada. Apa itu? Gaya... yap gaya dari beberapa pemain bintang telah direkam dan direkayasa sedemikian rupa untuk diterapkan dalam game. Gaya dribble khas Steve Nash, liukan-liukan cantik khas Kobe Bryant, permainan giras Shaq O’Neal di bawah ring, semua terlihat mirip dengan pemain sebenarnya. OK, untuk upaya Visual Concepts menerapkan gaya pemain yang khas ini, saya acungi 2 jempol, kesan pertama yang begitu menggoda, selanjutnya… lebih menggoda lagi.
Berikutnya, masih soal pergerakan pemain. Statistik dalam game ini sangat terasa, pemain bergerak berbeda-beda satu sama lainnya. Ada pemain yang terasa lincah, ada pemain yang terasa berat digerakkan tetapi memiliki passing yang akurat, ada pemain yang memiliki body balance yang begitu tinggi, semuanya membuat permainan menjadi realistis saat dikontrol.
Pada saat passing dan shooting pun kamu akan merasakan bedanya game ini dengan NBA Live 07. Pemain akan menyesuaikan keadaan, mereka bisa melakukan back pass, overhead pass, lead pass, passing biasa, maupun passing-passing lain layaknya yang kamu tonton di NBA. Aksi shooting juga begitu kompleks, tidak sekedar jump shot saja, kamu juga bisa melakukan fade away jumper, sky-hook, bahkan mencetak poin dengan hanya men-tip bola muntahan hasil shoot rekan setim, layaknya yang biasa dilakukan center tenar macam Shaq atau Ben Wallace.
Dan seperti biasamya, aksi cantik dan memukau tetap disajikan. Kamu akan melihat passing-passing ke mulut ring yang kemudian diteruskan dengan aksi slam yang gila, atau biasa kita sebut alley-oops. Selain itu, aksi-aksi lay up dan slam dunk juga bervariasi, dan terlihat unik antar bintangnya. Pemain akan melakukan gaya yang berbeda, lengkap dengan aksi tambahannya, seperti berteriak pada camera-man, bergelantungan di ring, berjingkrak, bergaya memberondongkan peluru, dan berbagai aksi provokasi lainnya. Ini menambah realisme game, sungguh, boleh dibilang, kamu seolah menyaksikan pertandingan basket NBA yang sebenarnya. Luar biasa realistis.
Hal yang tidak lupa diterapkan di dalam game ini adalah dribble, pro-hop dan pivot yang sempurna, boleh saya bilang demikian. Hal ini kurang terasa perannya pada NBA Live 07 karena banyaknya jaggies pada game tersebut. Tetapi untuk NBA 2K7, ketiga hal itu sangatlah berpengaruh. Dribble akan berbeda-beda gerakannya, misalkan kamu mendapati musuh di depanmu, pemain yang kamu kontrol bisa mendribble dan melakukan cross-over ke samping. Kalau kemudian pemain menyenggol tanganmu dan tidak foul, bola akan menjadi tidak stabil, akan terlihat pemainmu membungkuk dan berusaha memantulkan kembali bola ke kondisi yang stabil. Bahkan ada kalanya, pemain berusaha meloncat sampai tersungkur hanya untuk merebut bola liar atau sekedar menyelamatkan bola dari out of bound rule.
Ketika pemainmu ditempel ketat oleh defender lawan, maka gerakannya akan berubah lagi, pemain akan menempelkan bahu atau punggunnya ke arah lawan, dan memindah bola ke sisi tangan yang jauh dari jangkauan musuh, naluri alami seorang pebasket yang hendak melindungi bola tentunya. Ini tidak terasa pada NBA Live 07, yang cenderung terlihat dipaksakan gerakannya.