
09-10-09, 11:02
|
 |
Posts: 1,707
Rep Power: 67
Join Date: Dec 2005
|
|
Level : Patcher
|
|
|

Share
227 Views
8 Replies
Quote:
|
TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Amerika Serikat menunjuk David Huebner, seorang homoseks dan pengkampanye pembela hubungan senjenis, menjadi duta besar Selandia Baru merangkap Samoa. Penunjukkan ini tinggal menunggu persetujuan Senat.
Penunjukkan ini diumumkan Gedung Putih, Rabu (7/10). Jika disetujui, Huebner akan menjadi homo ketiga yang menjadi duta besar Amerika Serikat. Penunjukkan ini juga bisa melunakkan kelompok-kelompok homoseks/lesbian di Amerika Serikat.
Saat pelantikan, Obama mengundang Pendeta Rick Warren. Kelompok homoseks/lesbian marah karena Warren ini mendukung penolakan pernikahan sejenis di negara bagian California.
Belakangan, dalam satu acara lain, Obama kemudian mengundang Uskup Episkopal V. Gene Robinson untuk melunakkan kaum homoseks itu. Robinson, patut diketahui, adalah uskup Episkopal pertama yang homoseks.
Obama menyatakan Huebner bakal bisa mewakili Amerika Serikat di negara Pasifik di sebelah Australia itu.
Huebner saat ini tinggal di Shanghai. Lulusan Princeton dan Yale ini menjadi ahli hukum bagi sebuah perusahaan Amerika Serikat di Shanghai. Selain itu, Huebner menjadi penasehat kelompok pembela hak hubungan sejenis, Gay and Lesbian Alliance Against Defamation.
Saat ini ia juga memimpin Komisi Revisi Hukum California dan mengajar di di fakultas hukum University of Southern California.
Sejak memerintah, Obama belum mengambil langkah kongkrit soal homoseks atau lesbian. Menolak tidak, menerima juga tidak sepenuhnya. Presiden terakhir yang mengambil langkah jelas adalah Bill Clinton. Ia memerintahkan seluruh tentara untuk "tidak bertanya, tidak bercerita" soal orientasi seksual mereka.
AP/NURKHOIRI
sumber : Tempo
|
Nggak heran sih, klo para homoseksual disana dihormati. Tp, gw terkejut klo ad uskup yang homoseks... 
|