Seri Close Combat terdiri dari 5 seri yang terkenal sebagai RTS (Real Time Strategy) dengan setting Perang Dunia II (PDII). Close Combat terkenal salah satunya adalah karena menerapkan variabel realistik di bidang armor tank. Tidak hanya sekedar perbedaan armor di kiri, kanan, depan, dan belakang

, tetapi bahkan sampai ke tingkat sudut penetrasi dan jarak efektif "Anti Armor weapon"

. Di game ini, jangan heran kalau seorang prajurit GI yang bawa Bazooka bisa mengalahkan tank Tiger hanya karena prajurit itu berada di lantai 3 suatu rumah

, dan memang kenyataannya tank Tiger bisa dikalahkan kalau Bazooka ditembak ke atap tank Tiger.
Dengan kata lain,
Hit Point tidak dikenal di game ini.
Feature ke-2 yang amat jarang diimplementasikan di game RTS PDII modern adalah efek psikologi. Efek ini mensimulasikan kondisi psikologi prajurit-prajurit di game Close Combat. Jadi, di game ini, tidak ada lagi istilah seorang prajurit berani mati menantang tank dengan persenjataaan rifle

, atau sudah diihujani dengan mortar tapi mentalnya tidak terpengaruh

. Close Combat juga menggunakan sistem regu (1 regu terdiri dari 2-8 orang tergantung jenis regunya), dan setiap regu ada pemimpinnya layaknya aslinya. Setiap kematian pemimpin suatu regu, akan membuat keseluruhan psikologi regu itu menjadi berantakan.
Close Combat 3 : Russian Front, adalah salah satu dari ke-5 seri tersebut. Setiap seri tidak berbeda banyak dari seri2 sebelumnya dari segi grafik dan gameplay. Hanya berbeda dari segi sejarah, yaitu di medan perang Rusia

, dan Campaign Systemnya, yang di CC3, menggunakan sistem "next map". Artinya, peta-peta peperangan sudah disusun layaknya main Unreal Tournament Death Match, hanya bisa maju kalau nggak mundur

.
Medan perang Rusia, terkenal sebagai medan yang paling ganas dan paling banyak menyedot resource Jerman. Di situ juga terkenal sebagai medan perang yang paling banyak adu tank. Maka, jangan heran kalau di game CC3 ini lebih banyak mengatur-ngatur tank daripada seri2 sebelumnya atau sesudahnya

. Sayangnya CC3 memperlihatkan kekurangan engine game Close Combat, yaitu kurang mampunya menampilkan perang massal. Masalah ini sangat kelihatan di game Close Combat V : Normandy yang petanya sangat luat tapi unitnya sangat sedikit.
Untuk versi lebih advanced-nya dan lebih serunya juga lebih bikin stress kepala-nya

, elu-elu pade bisa memainkan game yang berjudul Combat Mission : Barbarossa to Berlin

...
