Quote:
Originally Posted by unwinged
Game pada PC
Secara keseluruhan, PC adalah the most powerful and scalable device, untuk memainkan sebuah game. Kenapa begitu ? Karena di dalam PC, selain hardwarenya, kita memiliki hak akses penuh kedalam file file yang ada pada sebuah game, dan diberi kemudahan untuk membuat modifikasi dan atau menambah fitur yang sebelumnya tidak ada, menjadi ada, dengan sedikit bahasa pemrogramman ( bagi yang mampu ). Bagi yang malas pun pasti bisa akan ada komunitas supporter yang membuat mod mod untuk game nya sendiri.
Keunggulan besar game PC dibandingkan di tempat lain ada pada mod nya. Sekali lagi, flexibilitas untuk merubah sebuah game menjadi game lain. Dalam kasus ini seperti garry's mod untuk HL2, yang merubah HL2 menjadi media composing film. Atau mod mod TES yang selalu amazing untuk di sebut sebagai sebuah mod. Kadangkala, sebuah mod untuk game PC merupakan sebuah chapter baru yang penuh dan dapat dimainkan, malah menambah nilai dari sebuah game itu sendiri. Dan kadang kala, untuk sebagian yang otaknya miring, PC gaming bisa dijadikan ajang pelampiasan nafsu karena banyaknya nude patch di hampir semua game PC. Lara croft nude ? Udah dari tahun 90-an guys. Waktu blom pake breast patch 
|
Jadi inget kalo gak salah kan ada mod Mechwarrior yg pake engine Cryengine2 ya ??? Kok gak ada kabarnya ya ???
Yang diperlukan oleh mereka yang bermain game di console adalah cerita menarik dan memorable. Bukan grafis menarik dan kemampuan screenshot gambar ke dalam memory card untuk dijadikan wallpaper. Seri Gran Turismo memiliki kemampuan ini, tapi dengan segera kemampuan tadi menjadi tidak populer karena gamer nya lebih suka memainkan game nya ketimbang poto poto.
Console juga mengembangkan pola hidup kebersamaan, berbeda dengan game PC yang kebanyakan gamenya bersifat single player, console hampir selalu menawarkan kemampuan untuk multiplayer ( 2 player lah ya ) walaupun dalam splitscreen .Tidak splitscreen pun, mereka tetap bisa bermain bersama. Hal ini ada pada game game action, olahraga, atau kompetisi. Pola kebersamaan ini lah yang memicu banyaknya genre di console.
Quote:
Originally Posted by unwinged
Hal ini jugalah yang mengakibatkan console menjadi semacam sandbox bagi developer iseng yang suka membuat 1 judul game dan ditawarkan dalam beberapa versi, hanya dengan tambahan sedikit pernak pernik atau mungkin sedikit tambahan polygon saja, yang seharusnya bisa ditawarkan dalam 1 versi ultimate saja. DragonBall series di PS2 contohnya.
|
Jangan lupakan Final Fantasy yg udah jadi sapi perahannya si SquareEnix.
Quote:
Originally Posted by unwinged
Baik X360, PS3 ataupun Wii ( mungkin satu satunya console yang bodo amat sama next-gen gimmick ), menggunakan sebanyak banyaknya dana mereka untuk pengembangan console next gen ini. Dan ini, bukan pertanda baik. Terakhir yang gw tau, sampai sekarang, untuk menekan mahalnya harga jual console mereka ( karena berubah fungsi jadi media center ) maka Microsoft harus merugi sekitar $30 setiap 1 x360 terjual, dan Sony, lebih parah lagi, malah merugi $200 per PS3 yang terjual. Satu satunya yang mendapatkan laba hingga $25 per console terjual adalah wii. Satu satunya yang tidak mengikuti perang nextgen, dan lebih berfikir ke arah inovasi.
|
Satu kata. Gameplay. Gameplay Wii emang mantap.
Quote:
Originally Posted by unwinged
Sedikit tambahan dari gw..
Pada tahun 2008 ini, semangat console sebenarnya menular ke PC lho. Game game yang tadinya console only mulai di rilis di PC. Lost Planet, Gears of Wars dan Devil May Cry 4, bisa jadi merupakan pembuka jalan bersatunya lagi game game PC dan Console. Dan gaung kebersamaan mereka di game itu juga mencuat tinggi. Capcom dan Microsoft sudah melakukan langkah berani dan patut dipuji dengan menyediakan game console yang di porting ke PC. Mass effect dan yang lainnya sudah mulai mengikuti, sehingga nantinya, gw rasa, akan lebih banyak game console yang dapat dimainkan dengan baik di PC. Paling tidak, one of my best friend yang paling anti console malah mendownload dan memainkan game consolist yang bernama Mass Effect di PC. And I think he enjoyed it. Mass effect tetap produk console, karena dari situ core ide nya. Tapi di porting ke PC, dan mendapatkan sambutan luar biasa. Gw rasa, game lain akan mulai mengikuti.
Jadi, thanks to microsoft yang sudah menggunakan arsitekstur console mirip PC, sehingga memudahkan game game X360 untuk di port ke PC. Paling enggak, PC sekarang cukup mumpuni jika dibandingkan dengan X360, walaupun jelas masih kalah jauh processing power nya dibanding ke dua super console. Oh ya, capcom juga bilang kalo memport dari X360 ke PS3 dan PC, tidak sesulit yang dikira. Katanya mereka bisa melakukannya secara simultan. Mari berharap capcom akan lebih banyak meluangkan game nya ke pasar PC. Dan jangan lupa, support them!
|
Oh ya jangan lupa Street Fighter 4 juga ada di PC lho !!!
Nambahin mungkin yg bikin banyak game sekarang tu cross platform adalah mahalnya biaya pengembangan suatu game di consol next gen. Tentu aja untuk mengeruk pendapatan developer ingin membuka pasar baru dengan merilisnya cross platform. Mungkin hanya Wii aja yg paling banyak punya game exclusive but untungnya biaya pengembangan di Wii lebih murah daripada PS3 n XBOX360.