finally OC resultnya selesai. Ini dia hasilnya..
Super Pi 8M
Pada kondisi overclocing, pengujian Super Pi tidak memperlihatkan perbedaan, dimana chipset P35 masih lebih unggul.
PC Mark 2005
Sedikit berbeda dengan pengujian super pi, pengujian PC Mark 2005 memperlihatkan adanya perbedaan, jika pada kondisi deafult chipset P35 lebih unggul, kali ini X38 yang menunjukkan angka yang lebih tinggi, namun gap skornya tidaklah terlalu signifikan.
Crysis CPU Benchmark
Pengujian Crysis CPU, juga kembali memberikan hasil yang sedikit berbeda, dimana pada kondisi default P35 sedikit lebih unggul, pada kondisi OC giliran X38 yang mengambil alih.
Everest Memory Read
Untuk pengujian memory read tidak terjadi perubahan, chipset P35 masih lebih unggul.
Everest Memory Write
pada pengujian memory write bisa dikatakan tidak terjadi perubahan, kedua seri chipset ini memberikan hasil yang bermbang
Everest Memory Latency
Pada strap 333, tampak chipset X38 mulai dapat memperkecil jarak dengan chipset P35 terutama dalam hal latency.
Everest Memory Copy
untuk pengujian yang satu ini, chipset X38 memperbesar jarak dengan P35.
F.E.A.R Mobo
Untuk pengujian FEAR tetap tidak terjadi perubahan.
CINEBENCH R10

Demikian juga halnya dengan pengujian cinebench R10. Chipset X38 juga masih tetap lebih unggul.
KESIMPULAN
Secara overall pada strap rendah (266) chipset P35 masih lebih unggul dibandingkan dengan X38. Istilah "
Backward Compatibility" pada X38 terhadap dukungan memory DDR2 tampaknya sedikit benar adanya. chipset X38 baru dapat mengimbangi dan mungkin bahkan dapat mengalahkan chipset P35 pada bus tinggi dan dengan strap tinggi (333) keatas. Gejala ini bisa dilihat dari hasil pengujian overclocking dimana pada bus 430 menggunakan strap 333, chipset X38 mulai dapat memperkecil jarak dengan chipset P35 pada beberapa pengujian diatas.