View Single Post
Old
  (#2 (permalink))
x-pi (Offline)
Angel Agent
x-pi is on a distinguished roadx-pi is on a distinguished roadx-pi is on a distinguished roadx-pi is on a distinguished roadx-pi is on a distinguished road
 
View x-pi's System
Posts: 1,415
Join Date: Jan 2005
Location: Indonesia
Rep Power: 14
Points: (Donate)


Points: 87,000, Level: 30
Points: 87,000, Level: 30 Points: 87,000, Level: 30 Points: 87,000, Level: 30
Level up: 52%, 2,850 Points needed
Level up: 52% Level up: 52% Level up: 52%
Activity: 4%
Activity: 4% Activity: 4% Activity: 4%

[xbox 360] Fifa 08 - 01-01-08, 14:30

Sebagai contoh, Lionel Messi memang sangat gesit dan lincah, pemain ini mampu melakukan sprint yang cepat, kemudian tiba-tiba menghentikan bola, berbelok, melewatkan bola di antara kaki lawan, kemudian berbalik arah, dan lain sebagainya. Tetapi Messi tidak memiliki stamina yang tinggi, sehingga kalau dia melakukan akselesari dari belakang, mungkin hanya setengah lapangan sudah lelah dan speednya melambat. Jadi wing back seperti Gary Neville yang sudah usur dan lambat, masih punya kesempatan untuk menutupnya. Well, realistis bukan?



Saat menerima bola, kamu bisa menggerakkan analog kanan untuk variasi teknik menerima bola. Jadi, ketika bola diumpan ke arahmu, dan ada bek lawan yang mencoba menyerobot, kamu bisa menggunakan analog kanan untuk menerima bola sambil berbelok, atau menerima bola dan menggunakan punggungmu untuk menahan lawan, atau justru melambungkan bola ke belakang bek lawan dan kamu segera berbalik mengejarnya. Hal ini membuat perbedaan antara pemain berteknik tinggi dan pemain biasa, antara pemain lincah dan pemain bertubuh besar.

Selain itu, gaya menggocek bola juga tidak lagi menggunakan template sekali menggerakkan tuas analog kanan maka pemain akan melakukan dribble cantik, berputar 360 derajad, dan lain sebagainya. Dribble kali ini mirip dengan Pro Evolution Soccer 2008, kamu perlu mengubah-ubah kecepatan berlari, berbelok-belok, menahan bola dengan left bumper, mengubah-ubah jarak dribble, dan lain sebagainya, dengan kata lain, kamu menciptakan sendiri gaya dribble-mu, sekaligus menciptakan sendiri pergerakan-pergerakan yang cantik nan memukau.

Pemain besar dan pemain kecil pun akan terasa perbedaannya. Dalam melewati defender-defernder lawan, pemain mungil lincah seperti Carlos Tevez atau Obafemi Martins akan lebih mudah, dibandingkan menggunakan pemain besar, tetapi ada kelemahannya juga, kalau di-pressure oleh bek kuat seperti John Terry, ada kemungkinan pemain-pemain bertubuh kecil tersebut akan terjatuh.



Berbicara soal jatuh, game ini memiliki gaya jatuh yang lebih keren. Pemain bisa jatuh ke samping, ke belakang, bergulung-gulung, dan lain sebagainya, tergantung dari mana dia di-tackle. Bahkan, tidak hanya tackle saja, menginjak kaki teman yang sedang terjatuh saja bisa mengakibatkan seorang pemain ikut terjungkal. So, kalau bek-bekmu sampai bertabrakan dan keduanya terjatuh, alhasil akan menjadi blunder fatal. Satu lagi, ketika kamu melakukan sprint, kemudian tiba-tiba berhenti, berbelok atau membalikkan badan, pemain lawan kadang-kadang terkecoh sampai terjungkal-jungkal, salah satu kesempatan untuk melakukan penetrasi, celah sudah terbuka...

Pemain bisa terlibat saling dorong saat berebut bola udara, atau menerima passing dari rekan. Mendorong terlalu keras akan membuat lawan jatuh, dan juga pelanggaran bagimu. Tackle keras akan membuahkan kartu, beberapa wasit bahkan mengeluarkan kartu merah langsung, tetapi ada kalanya wasit luput perhatiannya, dan membiarkan pelanggaran lewat begitu saja. Well, hal ini membuat game menjadi seperti kejadian-kejadian di atas lapangan aslinya, seperti yang biasa ditonton di stadion sebenarnya atau di layar kaca. Nice work for FIFA 08 next-gen console!

Permainan lebih terasa kental karena mengandalkan teknik dan skill. Pemain berteknik tinggi akan lebih banyak baraksi dibanding pemain biasa. Dibanding musim lalu, lebih baik. Bola sekarang tidak bergerak mengandalkan kecepatan dan membuat tangan kita capek menekan stik controller, tetapi lebih beralur, passing-passing lebih realistis dan lebih ’bisa dilihat’, sehingga kita bisa memotong bola sebelum sampai di kaki lawan.



Perhitungan di balik layar juga disempurnakan, setidaknya begitu janji EA, dan tampaknya hal ini benar adanya. Hal-hal tidak terduga bisa terjadi, misalnya tendangan-tendangan mendadak dari pemain bintang bisa saja menghasilkan gol, momen-momen seperti ini kadang juga terjadi dalam sepak bola di dunia nyata.


   
Reply With Quote

Sponsored Links