Memulai act baru, termasuk Act I, akan ditampilkan sebuah cutscene yang menarik dan seru untuk ditonton, menceritakan tentang perjuangan Reaper dan rekan-rekannya untuk menghabisi Necris. Masing-masing cutscene berdurasi cukup panjang dan terasa sangat memuaskan.
Single-player campaign bisa kamu mainkan dalam empat macam tingkat kesulitan, yaitu casual, normal, hard, dan insane. Tentunya semakin tinggi tingkat kesulitan, maka musuh akan jadi semakin tangguh dan game akan semakin sulit untuk diselesaikan. Tetapi keempat tingkat kesulitan ini tidak digunakan dalam mode instant action.
Interesting Gameplay Modes
Selain single-player campaign, tentunya juga ada instant action seperti biasanya. Dalam instant action, pemain akan bermain dengan bot yang dijalankan oleh AI yang pandai. Dibandingkan dengan sekuel Unreal Tournament 2004, mode permainan yang tersedia dalam UT3 sangat jauh lebih sedikit. Mode yang bisa kamu pilih antara lain Duel, Deathmatch, Team Deathmatch, Capture the Flag, Vehicle Capture the Flag, dan Warfare. Sayangnya, mode-mode seperti Bombing Run, Double Domination, dan Assault sudah tidak hadir kembali.
Duel merupakan permainan satu lawan satu. Dalam peta yang cukup besar, kamu hanya berhadapan dengan satu musuh saja. Dalam mode ini, pemain bisa memfokuskan diri pada satu musuh saja, tetapi untuk menemukan lawan kadang terasa cukup sulit karena areanya lumayan luas.
Berikutnya adalah Deathmatch, yang bisa dibilang merupakan sebuah keharusan dalam setiap game first-person shooter. Mode permainan yang satu ini mengumpulkan sejumlah peserta ke dalam suatu tempat, kemudian setiap peserta harus berlomba membunuh satu sama lain hingga mencapai target score yang diminta. Seperti pendahulunya, UT3 juga menyediakan Team Deathmatch, yang membagi para peserta ke dalam dua tim, yaitu tim merah dan tim biru. Kedua tim harus saling berlomba mencapai score yang diminta guna memenangkan pertandingan.
Selanjutnya adalah mode Capture the Flag yang pasti sudah banyak yang tahu. Dalam mode ini, para peserta dari kedua tim harus berusaha mengambil bendera musuh, kemudian membawanya ke bendera timmu sendiri untuk mencetak angka. Juga ada mode Vehicle Capture the Flag yang menyertakan kendaraan-kendaraan tempur untuk membantumu dalam merebut bendera musuh.
Yang terakhir adalah mode Warfare, yang bisa dibilang merupakan pergantian nama dari Onslaught pada sekuel sebelumnya, dengan disertai beberapa fitur baru di dalamnya. Dalam mode ini, kamu tetap berusaha menguasai beberapa node untuk menghubungkan red core dengan blue core, kemudian menyerang core musuh hingga hancur. Berbagai macam kendaraan tempur bisa kamu gunakan untuk bergerak lebih cepat maupun untuk menyerang. Untuk menguasai suatu node, sekarang terdapat orb yang bisa kamu ambil dari markas, kemudian kamu bawa ke suatu node, baik itu node netral maupun node musuh, orb akan membuat node tersebut langsung menjadi milik kelompokmu. Membawa orb tidak bisa sambil mengendarai kendaraan, tetapi kamu bisa menggunakan hoverboard. Selain itu, juga terdapat support node yang tidak berhubungan dengan core maupun node lain. Menguasai support node akan memberikan bonus bagi pemiliknya. Efek dari support node berbeda-beda untuk tiap peta, misalnya ada support node yang bisa memproduksi tank super kuat, atau mengurangi health dari core musuh. Tetapi tujuan dari Warfare tetap sama, yaitu menghancurkan core milik musuh.
Various Weaponries at Your Disposal
Persenjataan yang ada dalam game sama dengan pendahulunya. Hanya ada sedikit yang berubah, bahkan juga ada yang menghilang dari game. Impact hammer sebagai satu-satunya senjata jarak dekat kali ini tidak bisa lagi menghasilkan sinar pelindung, melainkan hanya untuk mementalkan musuh dengan keras dari jarak yang sangat dekat.
Assault rifle telah berganti menjadi Enforcer, yang merupakan senjata pertamamu setiap kali memulai suatu pertandingan. Enforcer tidak memiliki granat kecil seperti assault rifle, melainkan primary fire berupa tembakan single shot, dan alternate fire berupa automatic shot. Mengambil enforcer yang dijatuhkan oleh musuh, kamu bisa menggunakan dual Enforcer.