Mungkin kamu berpikir bahwa fitur hot spot ini menyebabkan game menjadi kurang realistis. Pendapat tersebut merupakan pendapat yang salah. Electronic Arts telah meneliti kemampuan masing-masing pemain melalui video permainan mereka di lapangan. Sebagai contoh, Dwayne Wade yang seringkali berhasil melakukan shooting dari sebelah kanan keranjang musuh, dalam game hot spot juga muncul pada petak-petak di sebelah kanan. Bahkan juga disediakan video yang membuktikan bahwa Wade memang jago menembak dari lokasi tersebut. Beberapa pemain yang terkenal lainnya juga disertai dengan video aksi menembak mereka masing-masing. Jadi, hot spot ini sudah disesuaikan dengan kemampuan asli para pemain NBA, sehingga permainan menjadi lebih realistis, atau lebih mirip dengan keadaan aslinya.
Menggunakan teknik alley-oops juga tidak terlalu sulit dalam game ini, tergantung dari skill pemain yang kamu gunakan untuk menangkap dan memasukkan bola. Menekan tombol RB akan membuat pemain melemparkan bola ke arah keranjang musuh, yang kemudian akan ditangkap oleh pemain lain dalam timmu dan berusaha memasukkannya ke keranjang. Teknik ini akan secara otomatis memerintahkan pemain dari timmu yang terdekat dengan keranjang musuh untuk menyelesaikan alley-oops. Pemain bodoh seringkali gagal menyelesaikan sebuah alley-oops. Hal yang sama juga berlaku bagi pemain bertubuh pendek, yang mana mereka bahkan tidak mampu menangkap bola umpan dari temannya sendiri.
Free Throws tetap menggunakan Right Analog Stick, di mana kamu hanya perlu menggerakan stick ke bawah supaya pemain mengangkat bola ke atas. Kemudian, begitu bola berada di atas kepala, segera gerakkan stick ke atas untuk menembakkan bola ke keranjang. Timing sangatlah dibutuhkan dalam menyelesaikan free throw ini. Apabila kamu terlalu lama menahan RS ke arah bawah dan terlambat menggerakkannya ke atas, maka bola tidak akan masuk ke keranjang. Hal yang sama juga akan terjadi apabila kamu terlalu cepat menggerakkan stick ke atas. Tiap pemain memiliki gaya free throw yang berbeda-beda, sehingga timing untuk tiap pemain harus kamu perhatikan.
Jadi, pada seri NBA Live 08 ini, sudah dibedakan antara pemain yang jado dan pemain yang bodoh. Pemain yang jago memiliki hot spot yang cukup banyak, sedangkan pemain yang bodoh hanya memiliki satu hot spot saja, atau kadang-kadang tidak ada sama sekali. Alley-oops bagi pemain jago seringkali berhasil, sedangkan pemain bodoh seringkali gagal. Melakukan steal juga lebih mudah ketika yang melakukan dribbling adalah pemain bodoh. Dengan begitu, kehadiran seorang pemain jago dengan stats yang tinggi dapat memberikan kuntungan besar bagi tim.
Boring Loading Time
Satu hal yang mengalami penurunan dalam game ini, yaitu fitur loading yang sekarang terasa membosankan. Apabila pada NBA Live 07 kamu bisa mengendalikan seorang pemain untuk melakukan sedikit action pada saat loading, pada seri 08 ini kamu tidak bisa lagi melakukannya. Sebagai gantinya, pada saat loading hanya akan ditampilkan pertanyaan-pertanyaan beruntun untuk kamu jawab. Diberikan pertanyaan seputar tim dan pemain NBA, disertai dengan empat pilihan jawaban. Tugasmu adalah memilih jawaban yang benar dari keempat pilihan tadi. selama loading masih berlangsung, kamu bisa mengumpulkan poin dari memilih jawaban yang benar, walaupun poin ini tidak ada gunanya. Pertanyaan-pertanyaan yang disediakan kebanyakan menyangkut masa lalu sejarah NBA, baik itu pemain terkenal yang telah lama pensiun, pencetak poin terbanyak pada tahun tertentu, dan lain-lain.