View Single Post
Old
  (#1 (permalink))
julietta (Offline)
Tool Maker
julietta is a glorious beacon of lightjulietta is a glorious beacon of lightjulietta is a glorious beacon of lightjulietta is a glorious beacon of lightjulietta is a glorious beacon of lightjulietta is a glorious beacon of light
 
View julietta's System
Posts: 4,149
Join Date: Dec 2003
Location: Bandung
Rep Power: 46
Points: (Donate)


Status : Do your best, and let God do the rest...
Points: 73,634, Level: 28
Points: 73,634, Level: 28 Points: 73,634, Level: 28 Points: 73,634, Level: 28
Level up: 17%, 4,616 Points needed
Level up: 17% Level up: 17% Level up: 17%
Activity: 28%
Activity: 28% Activity: 28% Activity: 28%
User owns 1x Stik

Gimana pendapat kalian tentang cerai? - 21-09-07, 15:04

Gimana sih? Boleh? Ngga boleh?
Gua punya sodara sepupu cewe yg dah merit, perkawinannya ada masalah, dan ini sebenernya dah terjadi dr sebelum merit, alias sesaat sblm merit si cowo selingkuh. Waktu itu gua dah nasehatin dia untuk batalin merit, tapi akhirnya dia mutusin untuk tetap lanjutin, dgn salah satu pertimbangannya adalah takut bkn malu keluarga, krn undangan dah disebar. Dan menikahlah mereka.
Akhirnya kejadiannya keulang lagi. Si cowo yg sekarang statusnya adalah suami, kembali berselingkuh ria.
Sekali ini si cewe dah ngga mau maapin, dia pgn cerai, tapi ortunya ngelarang, dgn alasan klise, bkn malu keluarga
Dia curhat ma gua, gua bingung juga mau kasi nasehat apa............
Kalo gua bilang jangan cerai, ntar besok2 tu cowo selingkuh lagi gimana?
Kalo gua bilang cerai, duh, dah merit kok cerai ya, mana dah ada bayi lagi
Si cewe malah bilang kalo justru krn anaknya masih bayi, dia mau cerai aja, supaya anaknya ngga usah pernah tau bapaknya
Gimana nih, bantu kasi masukan dong
Gua jadi ikut pusing, hampir tiap hari dia dateng ke gua, cerita sambil nangis, ngga tega dah gua ngeliatnya



My Seven Magic Words


Close your eyes, and counting..1..2..3..4..5..6..7..now open your eyes, all the goods things will surround you

"aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu, aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu
karena langkahku rapuh tanpa dirimu, karena hati telah letih...
aku ingin menjadi sesuatu yang selalu bisa kau sentuh, aku ingin kau tahu bahwa kuselalu memujamu
tanpamu sepinya waktu merantai hati, bayangmu seakan-akan..."

   
Reply With Quote

Sponsored Links