Melihat kesuksesan yang berhasil diraih oleh film kartunnya, film Transformers dalam versi animasi 3D pun akhirnya juga diciptakan. Otomatis film keren seperti ini juga akan dimunculkan dalam versi video game. Developer telah memberikan game ini judul berupa “Transformers: The Game”, yang mana pembuatannya didasarkan pada penampilan dan cerita asli dari film layar lebarnya. Karena game ini dirilis untuk multi-platform, maka game ini juga hadir untuk XBOX 360. Apa saja fitur-fitur yang ditawarkan oleh developer dalam game aksinya yang satu ini?
The Hunt for AllSpark
Dikisahkan sebuah planet misterius yang letaknya jauh dari bumi dan dihuni oleh kaum robot, yang tidak lain disebut sebagai ‘Transformers’. Kaum robot ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok baik dan kelompok jahat. Kelompok pembela kebenaran diberi nama ‘Autobots’, sedangkan kelompok penghancur yang jahat disebut sebagai ‘Decepticons’. Kedua kelompok ini terus berperang satu sama lain, hingga pada suatu saat mereka mendapatkan informasi bahwa sebuah artefak yang bernama ‘AllSpark’ telah mendarat di bumi. Artefak dianggap sangat penting karena merupakan sumber kehidupan bagi para Transformers. Artefak berbentuk kubus raksasa ini juga memiliki kekuatan untuk mengubah mesin biasa menjadi robot yang dilengkapi dengan persenjataan berat. Kedua kelompok bergegas menuju ke bumi, dengan tujuan utama yaitu menemukan AllSpark terlebih dahulu sebelum kelompok lainnya.
Setibanya di bumi, kedua kelompok menyamar menjadi kendaraan-kendaraan yang umum dijumpai di bumi. Setelah mendapatkan informasi bahwa seorang remaja bernama Sam Witwicky ternyata memegang kunci utama untuk menemukan AllSpark, di mana kunci tersebut berupa kacamata peninggalan kakeknya. Di sinilah pertempuran antar kedua kelompok kembali muncul, di mana keduanya berlomba-lomba untuk menemukan Sam terlebih dahulu. Decepticons berencana menemukan kembali AllSpark, kemudian menguasai bumi dengan cara mengubah semua mesin menjadi robot. Kelompok Autobots berupaya untuk menyelamatkan Sam dan juga dunia dari kehancuran. Kelompok yang akan keluar sebagai pemenang terletak di tanganmu.
Choose Your Side
Dalam game ini, pemain bisa memilih untuk bermain sebagai Autobots ataupun Decepticons. Keduanya memiliki jalan cerita yang hampir sama dengan filmnya. Hanya saja untuk Decepticons akan mendapatkan ending tersendiri. Juga disertakan sejumlah pertempuran sengit yang sebenarnya tidak muncul pada film aslinya. Apalagi sebagian pertempuran ini akan mengikutsertakan banyak sekali robot yang juga tidak pernah terlihat di filmnya. Setiap kelompok akan berhadapan dengan tiga atau empat macam robot dalam jumlah yang cukup banyak selama permainan berlangsung. Robot-robot ini tidak terlalu sulit untuk dikalahkan, berbeda dengan bos yang memiliki kekuatan jauh lebih besar. Bos-bos yang akan kamu hadapi tidak lain adalah karakter-karakter utama yang sebenarnya muncul dalam filmnya.
Masing-masing kelompok terdiri dari 5 anggota. Kelima anggota Autobots tidak lain adalah Optimus Prime (berupa truk besar Peterbilt 379), Bumblebee (Chevrolet Camaro), Jazz (Pontiac Solstice), Ironhide (GMC Topkick C4500), dan Ratchet (Hummer H2). Para anggota Decepticons terdiri dari Megatron (jet tempur Cybertron), Blackout (Helikopter Pave Low MH-53), Starscream (F-22 Raptor), Barricade (Saleen S281 Mustang), Bonecrusher (kendaraan anti ranjau Buffalo H) dan Brawl (Tank M1 Abrams). Blackout memiliki robot scorpion kecil bernama Scorponok yang bisa memisahkan diri dan berperang secara independen. Apabila robot-robot ini berubah ke bentuk mobil, persenjataan tetap tersedia untuk kamu tembakkan ke arah musuh. Sayangnya, Ratchet hanya muncul dalam cutscene, Bonecrusher dan Brawl hanya menjadi NPC saja. Ketiga karakter ini tidak bisa kamu kendalikan dalam game.
Masing-masing robot memiliki persenjataan yang berbeda-beda. Yang jelas, untuk tiap robot disediakan dua macam persenjataan, yaitu light weapon dan heavy weapon. Light weapon merupakan persenjataan ringan yang bisa ditembakkan dengan rate of fire yang cukup tinggi. Sedangkan heavy weapon memiliki rate of fire yang lebih lambat tetapi daya hancurnya jelas lebih besar. Sayangnya, walaupun disediakan persenjataan berat untuk tiap robot, pertempuran melawan robot lain sangat jarang memanfaatkan tembak-tembak ini. Hal ini dikarenakan tiap robot yang mampu menggunakan shield tanpa batasan waktu atau energi. Shield ini akan mampu melindungi robot dari tembakan musuh tanpa memberikan damage sedikitpun. Jadi, tembak kebanyakan hanya digunakan untuk menghancurkan bangunan dan mobil biasa.