Tidak tanggung-tanggung demi untuk mempromosikan Dragon Nest di Jepang, publisher Hangame ( yang merilis Dragon Nest di sana ), ‘menyulap’ outlet-outlet di Akihabara dan FamilyMart ( convenience store di Jepang )menjadi surganya untuk para pecinta dan pemain Dragon Nest.
Mungkin hanya di Jepang, kita bisa menikmati nasi kari dengan daging Minotaur ( tentu bukan Minotaur di dalam game yang sebenarnya, hehe ) Setiap porsi nasi kari Minotaur ini dibandrol seharga 500 Yen, atau sekitar 6 dolar.
Tidak hanya icip-icip nasi kari dengan ‘daging monster’ ( tentu akan sangat keren jika bisa seperti itu ), banyak toko-toko di daerah Akihabara ikut mempromosikan Dragon Nest dengan mengadakan semacam undian lotere. Well, hadiah undian tentu saja item-in game di dalam Dragon Nest.
Dragon Nest adalah MMO action non-targeting dengan visual ala anime , produksi dari developer asal Korea Selatan, Eyedentity. Fokus dari permainan ini adalah dungeon instance. Selain itu, karena Dragon Nest merupakan action non-targeting, skill pemain dalam menggerakan karakternya juga sangat penting di sini


















