Crytek mengatakan bahwa hanya akan memproduksi game-game triple A dan free to play (online game) nantinya,tentu saja setelah perusahaan tersebut menyelesaikan kontrak-kontrak mereka dengan game yang tidak free to play. Jika kontrak tersebut sudah selesai, mungkin setelahnya kita akan melihat lebih banyak produk game free to play dari Crytek.
Well, seperti yang dikatakan oleh CEO Cevat Yerli dari Crytek kepada pihak VideoGamer.com, game-game premium itu seperti ‘memeras uang gamer secara terus menerus’. Baginya DLC dan konten premium dalam game seperti memeras uang gamer, dan dirinya tidak begitu menyukai hal tersebut.
Crytek melihat bahwa masa depan gaming adalah free to play, dan online. Perusahaan tersebut akan memasuki masa transisi di mana mereka akan memproduksi game online yang free to play saja. Mereka ingin membuat game berkualitas baik dan berbudget, namun bisa didapatkan oleh pemain secara gratis.
Game free to play dan online pertama dari Crytek? Well, tentu saja Warface. Game MMO gratisan ini sudah dirilis di Rusia, dan dalam masa close beta di Cina. Sedangkan untuk kawasan Eropa dan Amerika, kabarnya Trion Worlds-lah yang akan menjadi publishernya.














Ntar di dalam game nya banyak billboard billboard iklan kek di dalam Crysis 2 ? Hihihi…. Sip!
Sebenernya fitur free to play with item mall lebih ngerogoh kocek lebih dalam oke misalkan premium 10USD/bulan = 1200 usd/tahun padahal kalau gamenya aj 49USD dlc 15USD per 1/2 tahun lebih untung free to play.
EA dagh habis akal maunya duit
Mengerti perasaan gamer yang selalu menyesal membeli game pak tani karena kocek yang terlalu dalam. 2thumbsup buat crytek. Dari namanya saja " Cry ", sedih melihat gamer ngeluarin duit yang banyak. Hihihi
wihh kereeen nih cytek, mengerti perasaan para gamer /;/0