[Sneak Peek] The Pedestrian

Bosen dengan game puzzle-platformer yang gitu-gitu doang. Pernah kepikiran kalo simbolsignage bisa bergerak dan punya dunianya sendiri? Mungkin hal yang pertama kali kebayang adalah adegan film Harry Potter di mana kumpulan "penghuni" lukisan bisa saling berinteraksi, dan dunianya saling terhubung satu sama lain.

Kurang lebih itu gambaran besar dunia The Pedestrian, game puzzle-platformer buatan studio asal Waldo, Ohio, yakniSkookum Arts.

DUNIA KECIL DI BALIK SIGNAGE




The Pedestrian mengisahkan tentang sepasang simbol karakter pria dan wanita yang berada di duniasignage. Dunia papan petunjuk publik ini saling terhubung dengan papan rambu yang lain, sehingga dunia yang dijelajah pun lebih luas. Terus apapremis cerita yang diusung The Pedestrian?

Selama ini papan restroom dengan ikon piktogrampriadan wanita sering banget kita temui di tempat umum. Tampilan visual ikonnya yang simpel selalu bisa jadi bahan kreasi desainer grafis hingga nelurin karya-karyapiktogram yang nyeleneh dan mengundang tawa, tapi tetep kreatif. Tapi siapa sangka kreatifitas hasil ngulik ikon piktogram ini bisa ke level yang lebih tinggi?Salah satunya jadi sebuah videogame. Bahkan bukan sekedar permainan biasa, tapi juga punya cerita sendiri di baliknya.

BERTUALANGMENJELAJAH DUNIA SIGNAGE




Dengan tagline "The game that takes puzzle platforming literally." sepertinya Skookum Arts pengen nunjukin secara harfiah bahwa dunia signageThe Pedestrian merupakankumpulan potongan puzzle yang saling terhubung dan bisa dijelajahi a la game platformer.

Gamer akan berperan sebagai ikon piktogrampriayang berusahamenyelamatkan sang kekasih, yang ga lain adalah ikon piktogramwanita. Dikisahkan kedua karakter piktogramini hidupberdampingan di dalam dunia signage, hingga suatu ketika sang ikon piktogram wanita hilang. Dugaan terbesar adalah sang ikon piktogram wanita telah diculik. Maka saatnya bagi karakterprotagonis kita untuk bertualang menjelajah duniasignagedemi menemukan sang kekasih.



Layaknya dongeng satria yang hendak menyelamatkan sang putri dari tangan orang jahat, akan banyak rintangan yang menghadang di sepanjang permainan. Coba bayangin, mulai dariroda gergaji, mesin press hidrolik, sampe sinar laser bakal menghalangi sepak terjang karakter kalian. Perasaan orang LDR juga ga gini-gini amat ya. Hahaha!

Ga cumaitu, akan ada juga puzzle di manakalianharus menyusun urutan bagian platform level untuk dihubungkan satu sama lain, sebelum akhirnya bisa dilewati. Jangan lupa kumpulincollectible item berupa kunci yang bertebaran untuk mengakses pintu tertentu.

PERJALANAN SKOOKUM ARTS MENGEMBANGKAN THE PEDESTRIAN




Skookum Arts terdiri dari 3 orang tim yaitu Jed, Joel, dan Daniel. Ketiganyamengaku mulai ngembanginide The Pedestrian sejak 2014, sebelumakhirnya dibawake Ohio Game Developer Expo (OGDE) tahun ini untuk dikenalin ke publik. Lewat acara itu juga, Jed, Joel dan Daniel jadi bisa memprediksi seberapa besaranimo gamer yang mampir kebooth game mereka untuk nyobainlangsung versi demo-nya.

Status indie bukan jadi halangan bagi Skookum Arts buat ngembangin The Pedestrian. Mulai dari ide karakter, desain game, sampevisual grafisnya masih terus dimatengin. Meski dari segi desain dunia signage merupakan dunia 2D yang membentang dari satu platform papan ke papan lain, nuansa latar dunia 3D yang dihuni manusia bikin The Pedestrian punya nuansa yang nyata. Para tokoh ikon piktogram ini hidupdan bergerak di tengah-tengah kesibukan rutinitas manusia. Selagi manusia sibuk dengan kesibukanhariannya, sang karakter piktogram sedang berusaha menyelamatkan sang putri di dunia 2D-nya sendiri.



Sejauh ini pengembangan dari aspek visual udah lumayan polished. Satu aspek yang masih kentara proses pengembangannya belum kelar adalah di sisi audio.Dari video demo gameplay sebelumnya, belum ada efekaudio yang signifikan selama permainan berlangsung. Efek audiohanya terdengar minor di beberapa bagian level. Bahkanbelum ada latar musik sama sekali. Apakah mereka belum punya tim untuk menggarap sisi audio-nya? Kalo belum, kira-kira mereka bakal menggandeng siapa ya yang bakal memegang peransound engineer-nya? Apakah Austin Wintory? AtauJim Guthrie yang juga terkenal jadi komposer di baliksoundtrack berbagai judul game indie?



Rencananya The Pedestrian bakal dirilis pada pertengahan 2016 nanti untuk platformPC. Kalian bisa mampir ke blog Skookum Arts buat baca-baca info terkini melalui situs resminya, dan jangan lupa pantengin ulasan seputar The Pedestrian cuma di Gamexeon! ;)

images : youtube.com | skookum.arts.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 21 November 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus