[Sneak Peek] Detroit: Become Human

Bagi yang ngikutin perkembangan berita soal game terbaru dari Quantic Dream ini, pasti sempet kepikiran sama salah satu judul film yang kurang lebih bertema sama.Udah nonton film Ex Machina? Yap, film yang membawa tema Artificial Intelligence (AI) itu merupakansatu dari sekian banyak filmyang mengusungtema serupa. Mulai dari I, Robot, Bicentennial Man, A.I. (Artificial Intelligence) sampai yang paling baru ada Her, Automata, Chappie, dan Ex Machina sendiri. Mayoritasfilm tersebut ga cumamempertontonkan kecanggihan robot dengansinematografi ciamik aja, tapi juga kental dengan isu seputar kemanusiaan di dunia yang dipenuhi robot.



Mungkin film Ex Machina dengan tokoh wanita cantik yang diperankan oleh Alicia Vikander juga lah yang menginspirasi David Cage, founder dan kreator dari Quantic Dream, untuk bikin game Detroit: Become Human. Seperti apa sih gambaran gamenya? Akan kita kupas selengkapnya di artikel kali ini.

INTERACTIVEMOVIE VIDEOGAMEQUANTIC DREAM




Banyak hal menarik untuk dibahas dari game ini. Dari debut trailernya, kita dapet gambaran game ini kemungkinan besar bakal punya gaya presentasi yang ga jauh beda, seperti game buatan Quantic Dream sebelumnya.Predikatinteractive movie video game dengan mekanisme QTE (Quick Time Event) mungkin akan disandang lagi oleh Detroit: Become Human. Kalo sebelumnya kalian udah pernah main dua game karyaQuantic Dream sebelumnya, yaitu Heavy Rain dan Beyond Two Souls, pasti ga pengen melewatkan game yang satu ini.



Detroit: Become Human awalnya berasaldari sebuah tech demo yang dipublikasikanpihak pengembang di tahun 2013 berjudul Kara. Tadinya Kara belumdipastikanakan jadivideo game, tapi waktu itu David Cage tertarik untukmengeksplorasi idenya lebih jauh lagi.

Melihat darijudulnya, alur cerita dari Detroit: Become Human harusnya udah cukup tergambarkan dong.Game ini mengisahkanperjalanan dan perjuanganKara, sang android wanita untuk belajar menjadi manusia. Ketika robotandroid masih dianggap hanya sebagai "alat" dan pelayan manusia, kita diajak berusaha mempelajari arti kehidupan lebih dalam lagi dari sudut pandang sebuah robot.

KISAH TENTANG MENJADI MANUSIAWI DAN BELAJAR KEHIDUPAN




Sebagai interactive movie video game, plot ceritatentu memegang perananpenting. Hal yang sama yang sebelumnya terbukti sukses di gameHeavy Rain dan Beyond Two Souls. Aspek ceritamenjadi komponen utama yang membantu dua game tersebut terdongkrak meski dipenuhi mekanisme gameplay QTE. Poin plus dari genre game yang menitikberatkan pada aspek ceritaadalah terbukanya opsi kontrol dan ending alternatif untuk gamer. Selain gamer bisa menikmati aspek ceritanya, gaya pengambilan sudut pandang juga punya kualitasselayaknya film, dengansinematografi yang sinematik dan perkembangankarakter dalam game itu sendiri.



Kalo melihat sejarah game buatan Quantic Dream, udah ga perlu diragukan lagi lah gimana kualitas visual dan audionya. Dijamin ga cuma gamer doang, tapi pecinta film juga bakal suka.



David Cage sendiri pernah bilang bahwa ide tentang seorang robot yang bisa merasa dan bahkan lebih peka dari manusia adalah tema yang cukup menarik.
I'm interested in exploring anything that's human. - David Cage

Itulah kenapa David Cage yakin kalau Detroit: Become Human akan punya feel penceritaan yang beda dari dua game sebelumnya. Tema teknologi, kemanusiaan, dan gambaran sistem sosial di dalam masyarakat jadi elemenpenting dari Detroit: Become Human.



Terusgimana tentang proses pengembangan gamenya sendiri? Menilik proses pembuatan Beyond: Two Souls, tentu pengembangan Detroit: Become Human bukan ga munkin akan makan waktu cukup lama. Aspekalurcerita, penggambaran karakter, multiple skenario dan ending,hingga teknik visual dan audio bener-bener kudu digarap dengan matang. Observasi dan riset yang ditempuh juga bakal jadi penentu apakah Detroit: Become Human layak menyandang gelar interactive movie video game.



Sejak pertama kali tech demo Kara inidiperkenalkan ke publik dengan nama Detroit: Become Human di acara Paris Games Week pada tanggal27 Oktober lalu, rasanya sayang kalo kalian ga pantengin info terkini game ini. Masih belum ada tanggal pasti kapan Detroit: Become Human akan dirilis. Tapi yang pasti bisa ditebak kalo Detroit: Become Human akan dirilis eksklusif untukplatform PS4.

Seperti apa perkembangan selanjutnya dari Detroit: Become Human? Simak terus berita dan ulasannya di Gamexeon!

images : blog.eu.playstation.com | gameinformer.com | ign.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 18 November 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus