[Preview] Indivisible

Terinspirasi dari game klasik Valkyrie Profile dan Super Metroid, gaheran proyek game Indivisible pun langsung menarik perhatian gamer penggemar action-RPG. Setelah pengumuman penggalangan dana Indivisiblevia situs indiegogo, rasanya penting buat kita tahu lebih banyak soal game ini beserta alasankenapa bisa jadi salah satu game yangpatut ditunggu nantinya.



Indivisible datang dari Lab Zero Games,pengembang Skullgirls, game fightingdengan hand-drawn style yang dapetbanyak apresiasi positif dimasa rilisnya. Kekhasangaya gambar tangan 2D a la Skullgirls bakal diaplikasikanlagi ke dalamIndivisible. Udah kebayang kan bakal sekeren apa jadinya? Selain faktor animasi hand-drawn 2D tersebut, nama besar Hiroki Kikuta (Secret of Mana) yang bakal berkontribusi sebagai komposer musik juga ikut menambah antusiasme gamer RPG.

DUNIA INDIVISIBLEDANPENGARUH BUDAYAASIA TENGGARA




Indivisible mengisahkan seorang gadis bernama Ajna, yang mengembara untuk mencari tahu asal-muasal kekuatan misterius miliknya. Ajna merupakan sosok gadis yang tomboi dan tumbuh bersama sang ayah di pemukiman jauh dari pusat kota. Ayahnya melatih Ajna untuk bisa tumbuh dengan wawasan terbuka. Selain itu dia juga dibekali kemampuan bela diri oleh sang ayah, untuk jaga-jaga kalo desa kelahiran mereka terancam bahaya.




Meski Lab Zero Games mengaku latar ceritaIndivisible terinspirasi darikisah mitos dan budaya di Asia Tenggara, tapi latar tempat Indivisible berada banyak menunjukkan pengaruh dari berbagai kulturbangunan di Asia dan Timur Tengah.

BALUTAN ACTION RPG A LA VALKYRIE PROFILE




Ketika pertama kali nonton cuplikanprototypegameplay Indivisible, ada mekanisme yang familiar dari game ini. Salah satu judul game RPG yangterlintas namanya adalah Valkyrie Profile. Dari cara karakter mengantisipasi kehadiran musuh, hingga ketika memasuki modebattle, mirip banget dengan Valkyrie Profile. Yah wajar sih karena memang game itu inspirasi dari Indivisible.



Tapi meski terinspirasioleh Valkyrie Profile, gaberarti Indivisible bakal monoton dan ngebosenin. Tim Lab Zero Games sendiri menjanjikanbanyak hal spesial di dunia Indivisible nantinya. Baik dari segi karakter, cerita, maupunperkembangan desain visual.



Selama bertualang, Ajna akan bertemu banyak karakter baru yang nantinya akan ikut berjuang bareng melawan kekejaman sederet tokoh antagonis dalam game ini. Tiap karakter tentu punya jurus dan gaya bertarungnya masing-masing. Serangan dari rekan karakter ini bisa dikombinasikan membentuk serangan combo mematikan.

PERKEMBANGAN KARAKTER INDIVISIBLE




Mitos seputar kultur Asia yang terlihat begitu kental, tentu juga berpengaruh pada gaya perancangan karakter dalam Indivisible. Ajna digambarkan selayaknya gadis berkulit sawo matang layaknya perempuan Asia berkulit eksotis. Tungar digambarkan mirip banget dengan tokoh ahli pedang dari India. Masih ada beberapa karakter lain yang punya unsur kultur Asia baik dari segi visual kostum maupun nama.



Pengaruh kultur Asia ga berhenti cuma sampe di tokoh protagonis aja. Bahkan musuh-musuh yang terdapat dalam Indivisible juga diambil darimakhluk-makluh mitos dari negara Asia. Salah satu contoh yang paling menonjol adalah monster berwujud kepala terbang berambut panjang mirip Leak Bali atau Kuyang di Kalimantan. Ada juga monster yang mirip jelmaan penjaga kuil kuno seperti Barong Bali.

CITA RASA MUSIK ORIENTAL HIROKI KIKUTA




Penggemar game RPG keluaranSquare, pasti familiar banget ama aransemen soundtrack-nya yang memorable. Coba kalian tanya deh ke fans berat seri Final fantasy. Ga adayang ga kenal nama Oom Nobuo Uematsu. Ciri khas yang sama juga kentara banget di gameSecret of Mana, di mana komposernya adalah Oom Hiroki Kikuta.

Oom Hiroki juga yang menggarap sisi audio di Indivisible kali ini. Darialunan melodi aransemen Oom Hiroki buat Indivisible, ngerasa kedengeran oriental ga sih? Seolah-olah kalian sedang berada di situs candi bersejarah di sebuah desa di Thailand. Nuansa etnik Asia Tenggara-nya dapet. Unik, megah, dan eksotis. Coba aja puter video di atas dan dengerin sendiri gimana Oom Hiroki Kikuta berusaha menjabarkan kultur etnik Asia ke dalam aransemen musiknya.



Kalo kalian tertarik buat bernostalgia dengan gameaction-RPG a la Valkyrie Profile bercita-rasa Asia, ga ada salahnya untuk mendukung kampanye penggalangan dana Indivisible melalui laman Indiegogo mereka. Hingga artikel ini terbit, total penggalangan dana udah mencapai sepertiga dari target angka$1,500,000. Kabarnya Indivisible akan dirilis sekitar tahun 2017 mendatang untukplatform PlayStation 4, Xbox One, danSteam (Windows/Mac/Linux).

images : neogaf.com | indiegogo.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 21 October 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus