[Preview] ReCore

Video game karya Keiji Inafune (Mega Man) pasti ga jauh dari hal yang berbau robot. Begitu juga yang terlihat di judul baru game yang sedang beliau garap. IP baru Oom Inafune ini bernama ReCore. Di bawah naungan studio milik beliau, Comcept, kabarnya ReCore dikembangin eksklusif buat platform Xbox One. Seberapa keren kah premis dari ReCore akan coba kita ulas dalam artikel preview berikut.



Dalam pengembangan ReCore, Comcept berkolaborasi dengan Armature Studio. Meski game karya Oom Inafune ga lepas dari segala sesuatu tentang robot,di game besutannya yang baru ini, tema yang diangkat ga melulutentang robot. Oom Inafune mencoba mengangkat topik hubungan antara perlawanan manusia dengan robot. Mirip dengan Terminator, dahulu kala populasi umat manusia masih banyak.Hingga akhirnya populasi manusia mulai berkurang drastis ketika robot mulai membelot dan menyerang manusia. Umat manusia yang terlahir setelah pasca runtuhnya kejayaan umat manusia, banyak bertanya-tanya akan eksistensi robot-robot jahat yang ada di dunia. Yup, ketika ada robot jahat, tentu masih ada robot yang masih bersahabat dengan manusia.

ANALISA PLOT CERITA & GAMEPLAY DARI TRAILER RECORE




Meski masihbanyak hal yang jadi misteri di balik cerita ReCore, sebagian plot cerita dangameplay bisa kebaca dari video trailer yang disajikan secara cerdas.

Tokoh protagonis perempuan yang bernama Joule terlihat berkelana dengan robot anjingnya, Mack, menjelajahi puing-puing di padang pasir. Robot anjingnya memiliki inti bola berwarna biru yang sepertinya merupakan sumber energi dan memori data sang robot. Mereka berjalan hingga mendapati sebuah pintu raksasadi balik reruntuhan tebing, dengan kerangka robot humanoidtanpa inti energi teronggok di depan pintu.

Ketika mereka sedang dalam proses investigasi, mendadak sekawanan robot (laba-laba) berinti warna merah menyerang. Dari sini bisa dilihat ada dua faksi robot yang berseteru, yakni robot berinti energi biru dan merah. Sang karakterJoule dengan sigap mencabut dan menekan pelatuk senapan lasernya dengan presisi. Sayangnya, senjatanya tampak mengalamioverheat sehingga menyebabkan Joulerentansesaat. Tapi untungnya, Mack, robot anjingnya dengan gesit mengeluarkan semacam jurus raunganyang melumpuhkan robot musuh sesaat. Tampaknya jurusassist Mack butuh jeda waktu mengisi tenaga sebelum bisa melancarkan serangan berikutnya.Selagi menunggu energi terkumpul, Mack juga terlihat bisa melancarkan serangan fisik (melee) ke kawanan musuh.

Joule yang ga bisa pake senapannya, terlihat punya senjata lain berbentuk semacamgrapple gun yang bisa diarahkan ke arah inti energi robot musuh untuk kemudian ditangkap dan dicopot. Ketika mereka dalam keadaan terjepit, Mack melancarkan serangan "bunuh diri" dengan mengeluarkan ledakanelektromagnetik yang meluluhlantakkan badan robot musuh hingga berkeping-keping. Yang tersisa hanyalah inti energi dari Mack. Joule mencoba memasang inti energi Mack ke puing robot humanoid yang dia temui. Ga lama, robot humanoid itu hidup dan terlihat seperti memuat memori data peninggalan Mack, sebelum akhirnya melihat ke arah Joule dan seolah udah lama ga ketemu dengan "majikan"-nya itu.

Inti energi yang masih utuh dan ga tergores sedikit-pun, menyiratkan bahwa teknologi robot yang ada dengan inti energi misterius tersebut berasal dari dua teknologi yang berbeda. Apakah pada waktu itu, dunia tempat tinggal Joule sempat diinvasi oleh teknologi makhluk asing berupa inti energi? Sampe pada akhirnya ilmuwan berusaha mengaplikasikan sumber energi asing tersebut untuk robot buatan manusia, hingga berujung pada aksi pemberontakan robot akibat kekuatan jahat yang terkandung dalam inti energi asing tersebut?

Di bagian akhir trailer terlihat Joule berdiri berdampingan dengan beberapa jenis robot lain (yang juga dimiliki kubu robot musuh) dengan inti warna biru. Gambaran ini juga menyiratkan bahwa Joule bisa ngumpulinbeberapa robot untuk jadi partnernya dalam bertualang. Ga menutup kemungkinan, Joule bisa mencopot inti energi robot musuh, dan menggantinya dengan inti energi berwarna biru untuk direkrut jadi partner.

Melihat keakraban Joule dengan Mack, ada pesan khusus yang pengen disampaikan Oom Inafune dalam ReCore. Dari situs resminya sendiri disebutkan bahwa game ini mengisahkan tentangpersahabatan, kemanusiaan, pengorbanan, petualangan, usaha bertahan sebagai manusia terakhir di bumi.
You cant save mankind alone.

Dengan kutipan tersebut, akankah Joule bisa mengembalikan kedamaian dunia dari tangan robot-robot jahat?

NAMA BESAR DI BALIK PENGEMBANGAN RECORE




Dengan nama Oom Inafune sebagai orang di balik Comcept, dan Armature Studio yang berpengalaman ngembangin beberapajudul AAA seperti Metroid Prime 3: Corruption, Batman: Arkham Origins Blackgate, Injustice: Gods Among Us, dan bahkan Bloodstained: Ritual of the Night. Banyak media yang menyebutkan kolaborasi ini sebagaiEast meets West collaboration.

Selaku director, sosok Mark Pacini yang dipilih untuk terlibat dalam ReCore. Gacukup dengan itu, Chad Seiter yang merupakankomposer Pokemon dan The Legend of Zelda: Symphony of the Goddesses juga ikut terlibat. Maka lengkaplah udah kolaborasi unik dalam pengembangan game eksklusif yang satu ini.

KOLABORASI YANG TERTUNDA




Sebelum Comcept dan Armature Studio bekerja sama dalam ngembangin ReCore, jauh sebelumnya mereka pernah terlibat dalam satu proyek kolaborasi pengembangan game Maverick Hunter. Sayangnya entah kenapa proyek tersebut dibatalkan.

Mungkin kolaborasi dalam proyek ReCore kali ini adalah pengganti ide-ide yang muncul saat proses pengembangan Maverick Hunter.



Meski belum ada detail lebih lanjut soal gameplay atau battle system yang akan diterapkan, ReCore punya premis yang cukup menjanjikan di aspek cerita. Kisah hidup Joule sendiri cukup menarik untuk dikuak sedikit demi sedikit. Selain itu pihak developer menjanjikan bahwa ReCore ga hanya berlatar tempat gurun yang gersang. Akan ada tempat-tempat lain dengan desain yang akan mengundang decak kagum pemain.



Cukup bikin penasaran ya? Kita harussabar menunggu game ini rilis di kuartal kedua tahun 2016 mendatangdi platformX-Box One.

images : recoregame.com | xbox.com | kotaku.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 09 October 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus