[Preview] Allison Road

Suasana mencekam. Efek suara yang mengerikan. Pemandangan yang suram, gelap dan kosong. Tiga hal ini adalah kesan yang sering ditemui gamer ketika main game horor. Genre ini emang punya fans beratnya sendiri. Makanya ga heran kalo genre game horor masih laku dari tahun ke tahun.



Saat ekspektasi fans game horor kandas lantaran Konami ngebatalin proyek Silent Hills, Allison Road tampaknya bisa jadi obat penawar kekecewaan buat fans yang udah terlanjur nungguin game kolaborasi Kojima-Del Toro tersebut. Allison Road merupakangame horor indie yang cukup berhasil bikin perhatian banyak orang terdistraksikarena kadar seremnya. Banjir komen tentang prototype trailer-nya yang sukses bikin banyak orang parno memastikanAllison Road masuk ke daftar kandidat gameyang paling ditunggu di tahun 2016.



Mengacu pada trailer gameplay Allison Road di atas, tiga hal inti yang bikin game horor makin serem berkumpul jadi satu. Suasana mencekam, efek suara mengerikan, sertapemandangan gelap dan suram. Kekosongan dan kesunyian terpancar di berbagai sudut ruang darirumah sederhana, dengan dekorasi klasik penuhpajangan foto-foto kuno. Dari situ, kesan pertama yang pertama kali terlintas begitu lihat view dari setting rumah ini adalah referensi haunted house stories seperti The Exorcist dan The Conjuring.



Ternyata ada benarnya, karena developer yang terlibat dalam proyek game ini, Lilith Ltd.mengaku dapetreferensi film horor old skool semacem The Exorcist ketika ngembanginAllison Road. Gw rasa akan banyak momen jump scare di versi finalnya nanti. Di dunia perfilman horor, banyak pendapat miring tentang trikjump scare yang banyak dipake sutradara film horor untuk nakut-nakutin para penonton. Karena trik ini dianggap murahan dan kurang bisa merepresentasikan nuansa horor yang sebenernya.

Tapi biarpundari demo gameplay Allison Road akan banyak momen ngagetin, kalo kita lihat dari sisi narasi sih sebenernya game ini punya potensi. Jujur aja gw bukan termasuk pecinta game horor, tapi gw bisa dibikin penasaran dengan plot cerita yang masih misterius karena pada dasarnya gw emang story-addict. Well, semoga aja dugaan gw kalo Allison Road punya premis cerita yang keren bener. Udah lama ga nemu game bergenre horor yang punya premis kualitas cerita seserem ini.



Dalamhal ini, founder Lilith Ltd, Chris Kesler pengen bikin Allison Road jadi game yang ga cumamenarik dari segiatmosfir horornya, tapi juga dari aspekcerita. Ketegangan yang menanjak dan intens adalah rumus yang terus dipegang Kesler dan timnya untuk menyajikan pengalaman horor ga terlupakan diAllison Road. Kesler sendiri bilang Allison Road adalah tribute untuk banyak game dan film horor terbaik seperti Alien, The Exorcist, dan seri game Silent Hill. Kalo kalian nemu nuansa horor di Allison Road yang mirip dengan P.T. (Silent Hills), maka tebakan kalian bener. Allison Road memang terinspirasi dari gamekolaborasi Kojima-Del Toro itu.



Keslerbilang game ini adalah homage buat Silent Hills yang dibatalin proyek pengembangannya oleh Konami. Silent Hills harusnya punya potensi luar biasa sebagai game horor mengingat nama-nama besar yang terlibat dalam pengembangannya. Hideo Kojima, Guillermo Del Toro, dan bahkan sempet beredar kabar bahwa salah satumangaka horor asal Jepang, Junji Ito sempet hampir ikut berkolaborasi dalam pengembangan Silent Hills. Sayangnya Silent Hills terlanjur batal mengingat Kojima juga udah keluar dari Konami. Di sinilah Allison Road masuk sebagai pengisi ruang rindu gamer penggemar horor yang susahmove on dari Silent Hills.



Allison Road mengambilgameplaysudut pandang orang pertama. Ga kebayang kan gimana tingkat seremnya Allison Road jadi berlipat ganda? Main Silent Hill pake sudut pandang TPS aja udah serem, apalagi ini pake sudut pandang FPS? Setiap langkah kecil di dalem rumah jadi kerasa kayakmimpi buruk. Sosok serem bisa muncul kapan aja di balik koridor rumah yang sempit, seolah menghadang pemain untuk lari dari bahaya.

Menurut deskripsi di laman Kickstarter-nya, plot Allison Roadmenceritakan seorang protagonis yang terbangun di rumahnya sendiri tanpa ingat apa yang terjadi. Ketika mulai mencari petunjukdi berbagai ruang, sang tokoh utama menyadari keluarganya mungkin udahjadi korban pembunuhan sadis. Di sinilah kemudian misteri dimulai dan tanda tanya tentang kengerian apa yang udah terjadimulai terkuak.



Meski daritrailer gameplayAllison Roadmengambil latar tempat di dalam rumah, Kesler bilang nantinya akan ada banyak latar lokasi yang bisa jadi jauh lebih serem dan bisa dijelajahi. Mungkin salah satu alasan tim developer Allison Road mengambil rumah sebagai latar tempat demogameplay karena ada mereka paham betul dengan ilmu kejiwaan manusia. Rumah adalah tempat yang banyak dianggap sebagai tempat berlindung, berteduh dari segala macam faktor marabahaya dari luar. Tapi, dalam Allison Road justru dibalik. Tempat yang seharusnya bisa ngasih seseorang yang tinggal di dalamnya merasa aman, justru mengalami kengerian yang ga diduga. Sama seperti yang diterapkanShinji Mikami dalam Resident Evil 3: Nemesis, di mana kantor polisi kota Raccoon jadi mimpi buruk para anggota S.T.A.R.S.



Saat inicampaignKickstarter Allison Roadudah separuh jalan dari target pengumpulan dana sebanyak250,000. Buat kalian yang pengen ikut berkontribusi, bisa mampir kelaman Kickstartermereka. Kalo dana berhasil melebihi target, ada kemungkinan Allison Road akan dirilis untuk PC, Mac, Linux, Xbox One, dan PC di tahun 2016 nanti.

images : kickstarter.com | ign.com | polygon.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 30 September 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus