Suikoden: Game Klasik yang Tetap Dicintai Bag.1

NOSTALGIA. Satu kata ini mungkin terkesansederhana, tapi bisa banyak maknanya bagi tiap orang. Nostalgia ga pernah lepas dengan yang namanyamemori. Dan tiap orang pasti punya beragam memori baik rasasenang, sedih, berkesan, atau malah yang pengen dilupain.Kalokita udah ngomongin soal nostalgia dan kaitannya denganmasa kecil, ayo coba ngacungberapa dari kita yang bakal bilang video game termasuk dalamsalah satu memori berkesan itu? Sebagai generasi yang lahir di era 90-an, gw pribadi jujur banyak hal berkesan yang ga terlupakan ketika video game banyak berpengaruh dalam kehidupan pribadi gw.Saking banyaknya,bahkan gw yakin kalo sederet judul game yang pernah gw mainin, cukup untuk jadi batu-bata buat membangun sebuah rumah kecil sederhana.



Dari sekian banyakvideo game itu, ada satu game yang ga bisa gw lupakan.Suikoden salah satunya. Udah lewat 20 tahun sejak kemunculannya di tahun 1995, tapi kenapa Suikoden jadi game klasik yang bisa membekas dalam ingatan gw? Akan gw bahas alasannya dalamartikel yang akan terbit dalam 2 bagian. Di bagian pertama gwbakal jelasinalasan kenapa Suikoden merupakangame yang keren. Sementara di bagian kedua, gwbakal ulas tentangkarakter favorit yang ada di tiap seri Suikoden.

ALASAN KENAPA SERI SUIKODEN PATUT DICINTAI




Sebagai game yang mengusung genre RPG, Suikoden ga lepas dari aspek cerita yang menawan. Sebuah kisah kehidupan tentang persahabatan, cinta, dan keluarga, disajikan dengan apik dalam sejarah perjalanan seri Suikoden. Yah, meski ga semua seri Suikoden punya kualitas cerita yang sama, tapi intisari ceritanya ga terlalu jauh beda. Meski Suikoden muncul di tengah-tengah generasi gamer era 90-an, tema cerita yang diusung masih cukup mengena kalo diaplikasikan ke kehidupan manusia jaman sekarang.

Kalo pengen sedikit lebih melankolis, Suikoden punya sentuhan personal yang menyenggol perjalanan hidup manusia yang emosional. Emosional di sini ga melulu tentang hal-hal negatif lho ya. Manusia punya beragam emosi, baik yang sifatnya positif maupun negatif. Lewat alur cerita game Suikoden lah emosi gamer banyak "diobok-obok" dan jadi bahan pembelajaran gamer tentang kehidupan.

KISAHEMOSIONAL SUIKODEN




Terlepas dari aspek ceritanya, Suikoden juga menonjol dalam segi perkembangan karakternya. Perlu kalian tahu, kisah Suikoden sendiri mengambil kisah novel klasik Cina, berjudul Shui Hu Zhuansebagai referensinya. Tema dari tiap seri Suikoden sendiri ga jauh dari politik, korupsi, revolusi, dan unsur mistis kisah kristal misterius yang disebutTrue Runes, serta legenda 108 orang karakter protagonis yang dikenal denganStars of Destiny.



Gw rasa ga akan ada gamer Suikoden yang ga inget sama Tir Mcdohl. Dia merupakan karakter protagonis utama yang tampangnya paling eksis di kover game Suikoden. Selain Tir Mcdohl, ada juga Valeria, Kasumi, Jowy atau Ted. Bahkan gacuma karakter protagonis aja yang berkesan, tapi karakter antagonis yang terus terngiang karena awet nyebelinnyajuga ada. Luca Blight contohnya.

Saking banyaknya karakter dalam dunia Suikoden, main seri game ini berasa lagi masuk ke dalam sebuah "keluarga besar" dengan banyak pribadi unik di dalamnya. Tiap karakter punya kisahnya masing-masing. Ada yang bermimpi jadi pahlawan, atau sekedar balas dendam karena pengalaman masa lalunya yang kelam. Sepanjang cerita, tiap karakter tumbuh dengan beragam konflik yang terjadi di dalamnya.Konflik penuh peperangan dan kekerasan jadi bahan tempaan karakter sekaligus gamer yang secara ga langsung ikut merasa apa yang dirasakan karakter Suikoden.

SERI SUIKODEN TERFAVORIT




Suikoden rilis pertama kali ditahun 1995, dan seri utamanya berakhir di seri kelima yang rilis tahun 2006. Setelah itu, seri Suikoden cumadisambung oleh sederetprekuel atau spin-off yang dampak porsi ceritanya ga sekuat seri utama Suikoden. Selain terdapat perubahan dari segi cerita, perubahan paling mencolok dari seri Suikoden terletak pada kualitas grafis dan peralihan visual dari 2D ke 3D. Memang seri Suikoden mengalami peralihan di mana konsol kebanggan Sony mengalami transisi dari PlayStation (PSX) ke PlayStation 2 (PS2).

Gw sempet iseng minta pendapat gw ajukan ke beberapa temen gamer seangkatan tentang seri game Suikoden mana yang jadi favorit mereka. Dari hasilsurvei abal-abal itu, jawaban paling banyak ternyata jatuh pada Suikoden II. Ternyata pilihan mereka sama. Apa yang jadi alasan Suikoden II lebih populer di kalangan fans-nya?

Banyak alasan yang intinya ga jauh beda dengan alasan seri Suikoden begitu populer sebagai game RPG. Alur cerita dan perkembangan karakter jadi alasan paling banyak, selainsoundtrack-nya yang jugamemorable. Di seri Suikoden II lah semua aspek tersebut tereksekusi dengan apik. Ga heran Suikoden II dinobatkan sebagai seri Suikoden terbaik oleh para fans-nya.





Seri Suikoden yang begitu populer dan membekas dimemori para fans, udah banyak nelurin beragam produk selain video game demi memuaskan fans beratnya. Mulai dari manga,musiksoundtrack, film, hinggaaction figure. Tapi bisa nebakga apa yang paling diharapkan oleh fans Suikoden?

Suikoden VI.

APA YANG MELATARBELAKANGI FAKTOR KONAMI MELANJUTKAN PENGEMBANGAN SERI SUIKODEN?




Sedikit berspekulasi dari hasil pengamatan amatir, ada beberapa faktor yang jadi kemungkinan penyebab seri Suikoden terbaru belum dikembangin hingga saat ini.

  • Seri Suikoden bukanlah Suikoden tanpa campur tanganYoshitaka Murayama. Beliau lah bapak seri Suikoden yang ngembangin beberapa seri Suikoden sebelum akhirnya berhenti di seri ketiga. Kualitas seri Suikoden yang udah lepas dari sang kreator asli, jelas terasa banget bedanya. Seri Suikoden yang rilis setelah Suikoden III dianggap kurang mampu bersanding dengan seri pendahulunya. Dan gw rasa Konami ga pengen ambil resiko ngembangin game yang belum tentu sebagus ketika dipegang oleh kreator aslinya.

  • Dari segi penjualan, seri Suikoden mengalami penurunan dan mencapai titik drastis di penjualan Suikoden V yang cuma terjual sebanyak194.780 kopi dibanding seri pendahulunya.




Kalo mengacu pada hasil wawancara dengan Yoshitaka Murayama setahun lalu oleh Suikoden Revival Movement, Oom Yoshitaka sempet ditanyai pendapatnya tentang kesuksesan Kickstarter Oom Keiji Infaune dan Oom Yasumi Matsuno. Tersirat ketertarikan Oom Yoshitaka akan Kickstarter sebagai platform yang mungkin menjadi jawaban atas mahalnya biaya untuk mengembangkan sebuah game.Lisensi nama Suikoden memang masih dipegang Konami, tapi itu ga menutup kemungkinan bagi Oom Yoshitaka buat bikin penerus Suikoden dengan nama baru.

Akankah hal tersebut jadi kenyataan? Cuma waktu yang bisa menjawab.

image : konami-europe.com | suikoden.wikia.com | giantbomb.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 18 September 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus