Rekam Jejak Franchise Resident Evil Dulu Hingga Sekarang Bag.1

Siapa yang ngga kenal Resident Evil? Franchise game Capcom ini termasuk video game veteran yang turut mempopulerkan genre game survival horror dengan zombie sebagai tema antagonisnya. Meskipun banyak yang memperdebatkan bahwa Resident Evil bukanlah pionir video game genre survival horror yang pertama, tapi franchise game Capcom ini patut dibahas prestasinya karena udah menelurkan puluhan seri. Franchise game Resident Evil sendiri banyak melalui pasang surut dan twist penuh drama sejak pertama kali dirilis tahun 1996, dan berhasil jadi franchise Capcom yang paling sukses dengan total penjualan lebih dari 60 juta unit. Dengan dirilisnya seri terbaru Resident Evil HD dan versi episodic game dari Resident Evil: Revelations 2, rasanya sekarang momen yang tepat untuk menilik kilas balik rekam jejak seri game survival horror yang populer ini.



Catatan: Artikel ini berisi spoiler dari segi cerita maupun gameplay dari seri game Resident Evil. So, buat yang alergi spoiler silakan stop baca artikel sampai paragraf ini. Bagi kalian yang ngga masalah dengan spoiler, bisa lanjut baca ke paragraf berikutnya.

RESIDENT EVIL (1996)




Resident Evil bukan cuma terkenal karena sederet nama karakternya yang ikonik, seperti Chris Redfield, Jill Valentine dan Albert Wesker, tapi juga mekanisme gameplaynya yang khas dan jadi bagian dari sejarah perkembangan seri franchise Resident Evil. Sudut pandang kamera statis, pergerakan karakter yang mirip dengan cara mengemudikan tank, pengelolaan item, puzzle penguras otak, dan ketegangan akan serangan mendadak zombie, semuanya terpadu dengan apik yang turut membesarkan nama konsol Sony PlayStation. Tampilan grafisnya yang suram berhasil membawakan nuansa kengerian ketika menjelajah mansion Spencer. Karena kesuksesan seri pertama inilah Shinji Mikami mulai dikenal sebagai sosok bapak dari seri Resident Evil.

RESIDENT EVIL: DIRECTORS CUT (1997)




Aslinya ada dua versi dari game Director's Cut, yakni yang udah mendukung gamepad DualShock dan yang belum. Seri game ini sendiri merupakan versi update dari seri sebelumnya dengan dukungan fitur baru seperti mode untuk pemula, lokasi baru untuk beberapa item kunci, kostum baru untuk tiap karakter, dan ngga ketinggalan senjata-senjata yang lebih mematikan.

RESIDENT EVIL 2 (1998)




Kehadiran Leon S Kennedy makin mematenkan seri Resident Evil 2 sebagai salah satu seri RE terbaik. Berlatar dua bulan setelah kejadian dari seri game pertama, sekuel Capcom ini semakin memperjelas plot cerita yang terjadi di dunia RE. Skala lokasi lebih luas dengan lokasi utama kejadian di kantor polisi Raccoon City. Secara visual grafis RE 2 mengalami banyak peningkatan pada jamannya. Yang paling menarik dari RE 2 adalah meskipun skenario cerita seringkali berada di lokasi yang sama, perkembangan puzzle dan alur cerita berkembang cukup drastis, semuanya ngga lepas dari campur tangan sutradara Hideki Kamiya dalam menampilkan nuansa sinematis ke dalam adegan RE 2.

Di seri ini karakter pendukung seperti Ada Wong mulai diperkenalkan. Ada Wong muncul di beberapa adegan dan bisa dimainin secara temporer. Kalo ngga salah, seri RE 2 ini juga jadi seri game RE pertama yang menampilkan perubahan ekspresi dan animasi karakter yang langsung dipengaruhi dengan kondisi kesehatan karakter. Bisa dibilang RE 2 merupakan seri lonjakan besar yang inovatif dibawah campur tangan Shinji Mikami.

RESIDENT EVIL 3: NEMESIS (1999)




Ketika pertama kali Nemesis muncul, cukup banyak gamer yang beranggapan bahwa ini merupakan suatu kemunduran bagi seri RE. Tapi karena kemunculan Nemesis juga, beberapa mekanisme kendali baru mulai muncul. Salah satu yang paling fenomenal adalah kontrol untuk karakter bisa berputar 180 derajat, dan gerakan menghindari serangan hanya dengan satu tombol. Kedua mekanisme kontrol yang baru ini dinilai membantu banget karena gerakan karakter jadi lebih lincah. RE 3: Nemesis memang lebih linier dibanding game sebelumnya. Tapi dengan kemunculan serangan Nemesis yang terus-terusan mengincar Jill Valentine, fitur memodifikasi amunisi dan item, serta penggunaan item situasi tertentu (seperti meledakkan drum minyak untuk membunuh gerombolan zombie sekaligus) bikin RE 3: Nemesis berasa lebih action.

RESIDENT EVIL SURVIVOR (2000)




Seri ini adalah seri spin-off pertama dari franchise RE dan termasuk yang kurang dapet respon bagus dari publik. Ngga seperti seri-seri pendahulunya, RE Survivor termasuk ke genre light gun game, sama seperti game tembak-tembakan arcade yang sering kita temui di mall. Sebenernya usaha Capcom untuk memperkenalkan sudut pandang baru RE Survivor sebagai game RE FPS pertama cukup bagus. Tapi sayangnya ada sedikit kesalahan fatal yang diperbuat Capcom. Versi US dari RE Survivor ngga dapet dukungan untuk dimainkan dengan kontroler light gun yang kompatibel dengan konsol PSX, jadi gamer terpaksa pake kontrol D-pad yang kaku buat membidik zombie di layar. Tapi menurut gue pribadi, cukup seru sih mainin RE Survivor. Berasa main game dingdong di rumah.

RESIDENT EVIL CODE: VERONICA (2000)




Ketika pertama kali dirilis, RE Code: Veronica sempat menuai sedikit protes dari fans seri RE karena RE Code: Veronica adalah seri RE pertama yang dirilis bukan untuk konsol PlayStation, melainkan Dreamcast. RE Code: Veroinca juga termasuk RE pertama yang menggunakan background 3D dan kamera non-statis (bergerak mengikuti karakter) di beberapa lokasi tertentu. Selain itu perubahan sudut pandang dari TPS ke FPS juga terjadi ketika karakter pemain membidik dengan senjata tertentu. Satu-satunya fitur mekanisme gameplay yang dirasa paling berfungsi maksimal adalah pemakaian item herb secara otomatis ketika inventory pemain udah penuh. Mengingat RE Code: Veronica punya tingkat kesulitan yang sama-sama hardcore dari seri sebelumnya, fitur ini cukup membantu banget. Dari segi design game secara keseluruhan, RE Code: Veronica lebih mengutamakan keseruan bertempur melawan zombie selain tetep mempertahankan nuansa survival. Bisa dibilang seri ini cikal bakal mode Mercenaries-nya RE 4.

RESIDENT EVIL CODE: VERONICA X (2001)




Ngga lama setelah kontroversi kemunculan RE Code: Veronica untuk platform Dreamcast, versi untuk PlayStation 2 rilis dengan sedikit revisi. Secara garis besar, gamenya sih sama dengan seri RE Code: Veronica sebelumnya. Perubahan mendasar cuma terletak di kualitas grafis dan beberapa adegan tambahan yang sengaja disisipkan untuk mendongkrak popularitas karakter Albert Wesker. Pada paket versi original-nya, ada tambahan keping DVD yang dinamai 'Weskers Report'. Sesuai namanya, DVD tambahan ini berisi kisah lebih mendalam akan sosok karakter Albert Wesker. RE Code: Veronica X dirilis ulang dalam versi HD di tahun 2011 bersamaan dengan diumumkannya versi remastered dari RE 4 untuk platform PlayStation 3 dan Xbox 360.

RESIDENT EVIL GAIDEN (2001)




RE Gaiden menjadi seri RE yang untuk pertama kalinya digarap diluar Jepang oleh developer asal Inggris, M4. Di bawah arahan Shinji Mikami dan penulisan Hiroki Kato, RE Gaiden mendapat reputasi cukup baik di kalangan para fans RE meski dirilis untuk platform Game Boy Color. Sosok karakter Barry Burton jadi makin terkenal setelah jadi karakter utama dalam game ini. Meski nuansa seri RE nya berbeda dengan versi awal platform PlayStation, RE Gaiden cukup dikenal karena punya sistem pertarungan yang dinamis dan unik. Salah satunya adalah perubahan sudut pandang kamera ke mode FPS ketika pemain melawan zombie.

RESIDENT EVIL SURVIVOR 2 CODE: VERONICA (2001)




Sesuai namanya, RE Survivor 2 Code: Veronica merupakan versi penerus dari seri Survivor dimana mekanisme gameplay FPS a la light gun jadi fokus utamanya. Versi ini mengalami peningkatan cukup pesat dalam mekanisme kontrol untuk seri RE Survivor, tapi justru makin menjauh dari unsur survival horror. Di seri ini gamer bisa bermain sebagai Claire Redfield atau Steve Burnside. RE Survivor 2 Code: Veronica punya dua mode unik: Dungeon dan Arcade. Selain itu ada fitur baru dimana AI kawan bakal membantu pemain menembaki zombie. Dari sekian banyak fitur peningkatan seri RE Survivor, fitur gameplay paling nyeremin adalah countdown timer yang ketika mencapai angka nol, Nemesis bakal muncul memburu pemain sampe mati.

RESIDENT EVIL REMAKE (2002)




Sewaktu Capcom mengumumkan RE Remake (dan RE 4) akan dirilis eksklusif untuk GameCube, muncul protes dari kalangan fans RE. Untungnya Capcom berhasil memulihkan keadaan.



Tapi ngomongin soal RE Remake, versi ini termasuk remake terbaik pada masanya. Selain punya peningkatan kualitas grafis, perbaikan mekanisme gameplay beserta fitur-fitur yang udah ada seperti pergerakan memutar 180 derajat dan perubahan animasi kondisi kesehatan karakter juga makin disempurnakan. Beberapa lokasi yang sebelumnya ngga diikutsertakan ke dalam game versi aslinya akhirnya dimunculin dalam versi remake ini. Variasi musuh juga bertambah dengan munculnya zombie jenis Crimson Head, yaitu zombie biasa yang kembali bangkit sekitar 20 menit hingga sejam setelah dibunuh tapi udah mengalami mutasi lanjutan dengan kemampuan yang lebih mengerikan. Zombie Crimson Head bisa lari, melompat, dan mencakar pemain jauh lebih gesit ketimbang zombie biasa. RE Remake kembali dirilis untuk platform Wii pada tahun 2009 tapi ngga terlalu banyak berbeda dari versi GameCube. Belum lama ini RE Remake kembali dirilis untuk platform

RESIDENT EVIL ZERO (2002)




Ketika RE Zero rilis di pasaran, kabarnya game ini kurang begitu populer di kalangan fans game RE. Mungkin karena musuh zombie mutant berjenis hewan melata lebih mendominasi ketimbang zombie yang mulanya manusia. Meski begitu keseruan permainan terletak di mekanisme gameplay Partner Zapping-nya, dimana pemain bisa mengontrol kedua karakter, yaitu Rebecca Chambers dan Billy Coen secara bergantian untuk memecahkan puzzle yang tersebar selama permainan. Kombinasi peran Rebecca dan Billy menciptakan keseimbangan dalam bermain. Rebecca memang gesit, tapi secara fisik dia lemah. Kelemahannya ini bisa ditutupi oleh Billy dengan badannya yang lebih kekar dan kuat. Awalnya RE Zero ditargetkan akan rilis untuk platform Nintendo 64, tapi akhirnya Capcom memutuskan untuk merilis RE Zero di platform GameCube. Versi portingan untuk Wii baru rilis 6 tahun setelahnya.

RESIDENT EVIL: DEAD AIM (2003)




RE: Dead Aim adalah seri penutup dari seri RE Survivor yang termasuk paling bagus dari segi grafis tapi secara umum kualitasnya masih dirasa kurang. Seri ini termasuk seri Survivor pertama yang mengkombinasikan kontrol sudut pandang kamera FPS & TPS. Sayangnya kontrol yang masih terasa kaku seperti seri pendahulunya masih ditemui di RE: Dead Aim ini.

RESIDENT EVIL OUTBREAK (2003)




Rencana pengembangan RE Outbreak udah bergulir selama 5 tahun di studio Capcom sebelum akhirnya dirilis ke publik. Perencanaan yang cukup lama ini diakibatkan adanya fitur baru yang cukup fenomenal secara "baik" sekaligus "buruk". Fitur paling terkenal dari RE Outbreak adalah mode permainan online multiplayer. Ada 8 karakter dan lima jenis skenario cerita yang bisa dipilih pemain. Sayangnya mode online multiplayer ngga bisa dijalankan untuk versi PAL game RE Outbreak. Fokus Capcom yang berlebihan terhadap mode online multiplayer mengakibatkan efek samping yang buruk terhadap kualitas skenario cerita yang dianggap terlalu dangkal dan singkat. Selain itu juga timbul masalah ketika pemain mengakses menu "Start" yang ternyata berjalan secara Real Time saat bermain online. Pemain yang sedang sibuk mengakses dan bertukar item ke sesama pemain jadi rentan terkena serangan zombie. Meski punya konsep yang bagus, banyaknya poin negatif dari hasil review gamer di seluruh dunia menunjukkan bahwa eksekusi Capcom dalam menggarap RE Outbreak ini kurang maksimal.

Bersambung ke artikel Rekam Jejak Franchise Resident Evil Dulu Hingga Sekarang Bag.2

image: wikipedia | residentevil.wikia | metro.co.uk | nintendolife.com | gamekult.com | emuparadise.me | digitalspy.co.uk

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 27 February 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus